Headline.co.id, Menteri Komunikasi Dan Informatika ~ Meutya Hafid, mengumumkan bahwa konektivitas di Nusa Tenggara Timur (NTT) telah pulih sepenuhnya setelah mengalami gangguan akibat gempa bumi. Pernyataan ini disampaikan pada Senin, 17 Agustus 2026, menandai pemulihan 100 persen jaringan komunikasi di wilayah tersebut. Pemulihan ini menjadi prioritas pemerintah setelah bencana yang melanda beberapa waktu lalu.
Meutya Hafid menjelaskan bahwa upaya pemulihan dilakukan dengan cepat dan terkoordinasi. Tim teknis dari Kementerian Komunikasi dan Informatika bekerja sama dengan operator telekomunikasi untuk memastikan jaringan kembali normal. “Kami berkomitmen untuk memastikan masyarakat dapat kembali berkomunikasi dengan lancar,” ujar Meutya Hafid. Langkah ini penting untuk mendukung aktivitas sehari-hari dan upaya penanganan bencana di lapangan.
Selain itu, Menkomdigi menekankan pentingnya kesiapan infrastruktur telekomunikasi dalam menghadapi bencana alam. Pemerintah berencana untuk memperkuat sistem komunikasi di daerah rawan bencana guna meminimalisir dampak serupa di masa depan. “Konektivitas adalah kunci dalam situasi darurat, dan kami akan terus meningkatkan kapasitas dan ketahanan jaringan,” tambahnya.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Pemulihan konektivitas ini disambut baik oleh masyarakat NTT yang terdampak gempa. Dengan jaringan yang kembali normal, warga dapat mengakses informasi penting dan berkomunikasi dengan keluarga serta pihak berwenang. Pemerintah juga mengajak masyarakat untuk tetap waspada dan mengikuti arahan dari instansi terkait dalam menghadapi potensi bencana di masa mendatang.



















