Headline.co.id, Jakarta ~ Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memastikan bahwa seluruh bandara di wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), tetap beroperasi secara normal setelah gempa bumi yang mengguncang daerah tersebut. Kepastian ini disampaikan oleh juru bicara Kemenhub pada Selasa, 18 Agustus 2026. Gempa yang terjadi tidak mempengaruhi aktivitas penerbangan di bandara-bandara tersebut, sehingga masyarakat dapat tetap melakukan perjalanan udara tanpa hambatan.
Menurut laporan, gempa bumi yang melanda NTT tidak menyebabkan kerusakan pada infrastruktur bandara di Flores. Kemenhub telah melakukan inspeksi menyeluruh untuk memastikan keamanan dan kelayakan operasional bandara. “Kami telah melakukan pengecekan dan memastikan bahwa semua fasilitas bandara dalam kondisi baik dan aman untuk digunakan,” ujar juru bicara Kemenhub.
Selain itu, Kemenhub juga berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memantau situasi dan memastikan kesiapan jika terjadi kondisi darurat. Langkah-langkah antisipatif telah disiapkan guna menjamin keselamatan penumpang dan kelancaran operasional bandara. “Kami terus berkoordinasi dengan BMKG dan pihak terkait lainnya untuk memantau perkembangan situasi,” tambahnya.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Kemenhub menegaskan komitmennya untuk menjaga kelancaran transportasi udara di tengah situasi bencana. Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan mengikuti informasi resmi dari pihak berwenang terkait kondisi penerbangan. Dengan langkah-langkah yang telah diambil, diharapkan operasional bandara di Flores dapat terus berjalan lancar tanpa gangguan berarti.


















