Headline.co.id, Donggala ~ SPPG Yayasan Panca Insan Mandiri Dua di Desa Dalaka, Kecamatan Sindue, Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah, diaktifkan pada Jumat (2/10/2026). Aktivasi ini menjadi bagian dari perluasan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) ke wilayah prioritas dan dilakukan untuk memperluas akses pelayanan gizi hingga tingkat desa. Pada waktu yang sama, Badan Gizi Nasional (BGN) mengaktifkan 480 SPPG di 16 provinsi dan 116 kabupaten/kota di kawasan Indonesia Timur, termasuk Sulawesi Tengah.
SPPG Dalaka Donggala diaktifkan setelah dapur tersebut memenuhi persyaratan dan dinyatakan siap melayani masyarakat. Aktivasi ditandai dengan pengguntingan pita yang dihadiri Direktur Penyediaan dan Penyaluran BGN Wilayah III, Ranto, di SPPG Yayasan Panca Insan Mandiri Dua.
Aktivasi SPPG Donggala Tambah Dua Dapur
Pelaksana Tugas Kepala Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG) Kota Palu Wilayah Sulawesi Tengah, Muhammad Aril Putra, mengatakan aktivasi tersebut menambah dua SPPG baru di Kabupaten Donggala. Dengan penambahan itu, sebanyak 24 SPPG di Donggala dinyatakan telah memenuhi syarat standar operasional dan siap beroperasi.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Menurut Aril, kesiapan dapur menjadi bagian penting dalam menjaga mutu pelaksanaan MBG. BGN mensyaratkan tenaga pengolah makanan memiliki pengalaman kerja profesional dan sertifikasi kompetensi yang diakui, termasuk sertifikat dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).
Penguatan standar juga mencakup higiene, sanitasi, dan keamanan pangan dalam operasional SPPG. Direktur Penyediaan dan Penyaluran Wilayah III BGN, Ranto, menegaskan pentingnya pemenuhan aspek tersebut dalam sejumlah kegiatan resmi BGN.
BGN Aktifkan 480 SPPG di Indonesia Timur
Kepala BGN Sudaryono mengatakan aktivasi pada 2 Oktober merupakan langkah awal untuk mengoperasikan dapur-dapur SPPG yang telah memenuhi persyaratan dan siap melayani masyarakat. Perluasan layanan selanjutnya dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan kebutuhan masyarakat serta kesiapan setiap dapur.
“Ini adalah awalan kita membuka, mengaktivasi dapur-dapur yang sudah siap,” kata Sudaryono dalam peresmian SPPG wilayah 3T dan daerah dengan prevalensi stunting tinggi di Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan, Jumat (2/10/2026).
Dari 480 SPPG yang diaktifkan BGN di kawasan Indonesia Timur, sebanyak 211 merupakan mitra mandiri dan 269 berada di wilayah terpencil. BGN mencatat hingga saat itu terdapat 27.022 dapur SPPG yang telah beroperasi di seluruh Indonesia.
Dukungan Pemkab Donggala dan Tahapan Operasional
Mewakili Pemerintah Kabupaten Donggala, Asisten III Setda Donggala Isngadi mengatakan kehadiran SPPG di Desa Dalaka penting untuk memperluas akses pelayanan gizi di tingkat desa. Ia menyebut tantangan geografis dan sebaran penduduk di Kabupaten Donggala membuat penguatan layanan yang dekat dengan masyarakat menjadi penting.
“SPPG bukan hanya tempat layanan, tetapi menjadi simpul intervensi nyata negara agar akses gizi benar-benar sampai kepada masyarakat,” ujar Isngadi.
Pemkab Donggala, kata Isngadi, siap mendukung operasional SPPG melalui koordinasi lintas sektor dan keterlibatan pemerintah desa. Dukungan tersebut diarahkan untuk memperkuat pelaksanaan layanan gizi di wilayah setempat.
Secara nasional, BGN memproyeksikan SPPG yang diaktifkan pada 2 Oktober mulai beroperasi sekitar tiga hingga empat pekan setelah aktivasi. Waktu pelaksanaannya menyesuaikan kesiapan masing-masing dapur.
Sebelum layanan berjalan penuh, terdapat tahapan pelatihan penjamah makanan serta penyiapan dan penetapan jumlah penerima manfaat. BGN menyatakan penentuan dan aktivasi SPPG dilakukan berdasarkan sistem dan database BGN dengan memprioritaskan dapur yang telah memenuhi persyaratan dan siap beroperasi.
Aktivasi tersebut bukan menjadi tahap akhir perluasan layanan. Pembukaan SPPG akan dilanjutkan secara bertahap ke wilayah yang membutuhkan dan memiliki kesiapan layanan. Dengan demikian, SPPG Yayasan Panca Insan Mandiri Dua di Desa Dalaka menjadi bagian dari perluasan layanan MBG di Sulawesi Tengah sekaligus menghubungkan kebijakan nasional dengan pelayanan pemenuhan gizi masyarakat di daerah.
Dukung jurnalis Headline.co.id secara gratis Atau Berkontribusi Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media
Gambar tidak dapat dimuat.





















