Headline.co.id, Jakarta ~ Festival Pacu Jalur yang diadakan di Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Riau, memberikan dampak positif terhadap perekonomian lokal. Acara tahunan ini tidak hanya menjadi ajang perlombaan tradisional, tetapi juga menjadi momentum bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta sektor penginapan untuk meraih keuntungan. Festival yang berlangsung pada bulan Agustus ini menarik perhatian ribuan pengunjung, baik dari dalam maupun luar daerah.
Para pelaku UMKM di Kuansing merasakan peningkatan penjualan selama festival berlangsung. Produk-produk lokal seperti makanan khas, kerajinan tangan, dan suvenir menjadi incaran para wisatawan. Salah satu pedagang, Siti, mengungkapkan bahwa penjualannya meningkat hingga dua kali lipat dibandingkan hari biasa. “Pacu Jalur memang selalu membawa berkah bagi kami para pedagang,” ujarnya.
Selain UMKM, sektor penginapan juga mengalami lonjakan permintaan. Hotel dan penginapan di sekitar lokasi acara dilaporkan penuh oleh pengunjung yang datang untuk menyaksikan perlombaan. Pemilik salah satu penginapan, Budi, menyatakan bahwa tingkat hunian mencapai 100% selama festival. “Kami bahkan harus menolak beberapa tamu karena kamar sudah penuh,” kata Budi.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Pemerintah Kabupaten Kuansing berharap festival ini dapat terus menjadi daya tarik wisata yang berkelanjutan. Kepala Dinas Pariwisata Kuansing, Andi, menyampaikan bahwa pihaknya akan terus berupaya meningkatkan kualitas acara dan fasilitas pendukung. “Kami ingin Pacu Jalur tidak hanya dikenal di tingkat nasional, tetapi juga internasional,” tegas Andi. Dengan demikian, diharapkan festival ini dapat terus memberikan dampak positif bagi perekonomian daerah.

















