Headline.co.id, Menteri Perhubungan ~ Dudy Sumadi, menegaskan bahwa akses transportasi di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) yang terdampak gempa bumi akan tetap terhubung. Pernyataan ini disampaikan pada Selasa, 18 Agustus 2026, setelah gempa berkekuatan 6,2 magnitudo mengguncang wilayah tersebut. Dudy menekankan pentingnya memastikan kelancaran transportasi untuk mendukung distribusi bantuan dan mobilitas masyarakat.
Dalam upaya menjaga konektivitas, Kementerian Perhubungan telah berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan instansi terkait. Dudy menyebutkan bahwa tim teknis telah dikerahkan untuk menilai kondisi infrastruktur transportasi, termasuk jalan, jembatan, dan pelabuhan. “Kami berkomitmen untuk segera melakukan perbaikan jika ditemukan kerusakan yang signifikan,” ujar Dudy.
Selain itu, Dudy juga menyoroti pentingnya kolaborasi pemerintah pusat dan daerah dalam menangani dampak bencana. Ia menegaskan bahwa langkah-langkah pemulihan harus dilakukan secara cepat dan tepat sasaran. “Kami akan memastikan bahwa semua jalur transportasi utama dapat digunakan kembali secepat mungkin,” tambahnya.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Sebagai tindak lanjut, Kementerian Perhubungan akan terus memantau perkembangan situasi di lapangan. Dudy mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan mengikuti arahan dari pihak berwenang. “Keselamatan dan kenyamanan masyarakat adalah prioritas utama kami,” tutup Dudy dalam pernyataannya.


















