Headline.co.id ~ Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengapresiasi dukungan ASEAN Capital Markets Forum (ACMF) terhadap reformasi pasar modal Indonesia. Dukungan itu disampaikan dalam 45th ACMF Chairs Meeting di Manila, Filipina, pada 25 Oktober 2026. Forum regulator pasar modal ASEAN tersebut mendukung langkah Indonesia untuk meningkatkan transparansi, memperkuat penegakan hukum, serta mendorong likuiditas dan pengembangan pasar modal yang berkelanjutan.
Deputi Komisioner Stabilitas Sistem Keuangan OJK Agus E. Siregar menjelaskan, ACMF menyatakan dukungan terhadap reformasi strategis yang dijalankan Indonesia untuk meningkatkan kualitas pasar modal nasional. Pernyataan tersebut disampaikan Agus dalam siaran pers yang diterima pada Jumat (30/10/2026).
Dukungan ACMF terhadap reformasi pasar modal Indonesia
ACMF merupakan salah satu ASEAN sectoral bodies yang berfungsi sebagai forum regulator pasar modal. Forum ini memiliki 11 negara anggota, dengan OJK yang terlibat secara aktif dalam seluruh kelompok kerja dan High-Level Meeting.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Pengumuman dukungan terhadap reformasi pasar modal Indonesia disampaikan dalam pertemuan yang dipimpin Securities and Exchange Commission (SEC) Filipina. Pertemuan tersebut diikuti para pimpinan otoritas pasar modal ASEAN, termasuk OJK.
Agenda pertemuan membahas penguatan integrasi, ketahanan, dan keberlanjutan pasar modal di kawasan ASEAN. Dalam forum itu, ACMF mengakui kemajuan reformasi regulasi Indonesia serta menegaskan dukungan terhadap keberhasilan dan dampak jangka panjang dari berbagai reformasi yang tengah dijalankan.
“Dalam pernyataan resminya, ACMF memberikan dukungan kuat terhadap langkah reformasi strategis yang tengah Indonesia jalankan untuk membawa pengembangan pasar modal nasional ke tingkat yang lebih tinggi. ACMF juga mengakui kemajuan reformasi regulasi Indonesia serta menegaskan dukungannya terhadap keberhasilan dan dampak jangka panjang berbagai reformasi tersebut,” sebut Agus.
Fokus pada transparansi dan penegakan hukum
Dukungan ACMF menunjukkan posisi Indonesia sebagai salah satu anggota penting dalam kerja sama regulator pasar modal ASEAN. Kerja sama tersebut diarahkan untuk memperkuat kualitas dan integritas pasar modal di kawasan.
Salah satu fokus yang disoroti adalah peningkatan transparansi pasar. Selain itu, otoritas pasar modal ASEAN berkomitmen meningkatkan efektivitas penegakan hukum terhadap berbagai pelanggaran pasar.
ACMF juga mendorong peningkatan likuiditas serta pengembangan pasar modal yang berkelanjutan. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya bersama untuk membangun pasar modal yang lebih kredibel, berintegritas, dan mampu bersaing secara global.
Bagi Indonesia, dukungan regional itu menjadi pengakuan atas langkah-langkah reformasi yang telah dilakukan. OJK menilai dukungan tersebut juga menjadi momentum untuk melanjutkan penguatan integritas, kredibilitas, dan daya saing pasar modal nasional.
OJK lanjutkan agenda reformasi
Agus menegaskan OJK akan melanjutkan agenda reformasi pasar modal secara konsisten dan berkelanjutan. Reformasi itu mencakup penguatan tata kelola serta peningkatan kualitas keterbukaan informasi.
Selain itu, OJK akan memperkuat efektivitas pengawasan dan penegakan hukum. Pengembangan struktur pasar yang lebih transparan, likuid, dan efisien juga menjadi bagian dari agenda tersebut.
“OJK berkomitmen melanjutkan agenda reformasi pasar modal secara konsisten dan berkelanjutan melalui penguatan tata kelola, peningkatan kualitas keterbukaan informasi, efektivitas pengawasan dan penegakan hukum, serta pengembangan struktur pasar yang semakin transparan, likuid, dan efisien,” kata Agus.
Berbagai agenda itu diarahkan untuk memperkuat pelindungan investor dan meningkatkan kepercayaan pelaku pasar. OJK juga memastikan pasar modal Indonesia terus berkembang sejalan dengan praktik terbaik dan standar internasional.
Dengan dukungan ACMF, reformasi pasar modal Indonesia mendapat pengakuan dari forum regulator pasar modal ASEAN. OJK menjadikan dukungan tersebut sebagai dorongan untuk menjaga kesinambungan reformasi sekaligus memperkuat peran pasar modal nasional dalam kerja sama pasar modal kawasan.
Dukung jurnalis Headline.co.id secara gratis Atau Berkontribusi Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media
Gambar tidak dapat dimuat.

















