Headline.co.id, Lumajang ~ Empat putra-putri Kabupaten Lumajang menjadi bagian dari Kafilah Jawa Timur pada Musabaqah Tilawatil Qur’an Nasional (MTQN) XXXI Tahun 2026. Mereka mengikuti ajang tingkat nasional yang berlangsung di Kota Semarang, Provinsi Jawa Tengah, pada 11–20 September 2026. Keempat peserta tersebut ialah Faruq Syarifuddin Baihaqi, Alyajazilaturrochmah, Bahirus Syiheb, dan Ahmad Syaifuddin Amin. Keikutsertaan mereka menjadi bagian dari pembinaan kemampuan Al-Qur’an di Lumajang sekaligus kesempatan untuk bersaing dengan peserta dari berbagai wilayah Indonesia.
Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kabupaten Lumajang, Agus Triyono, mengapresiasi keterlibatan empat duta daerah tersebut dalam MTQN XXXI 2026. Menurut dia, keikutsertaan itu menjadi kebanggaan bagi Kabupaten Lumajang dan diharapkan memberi dampak positif bagi generasi muda.
“Keikutsertaan empat duta Lumajang di tingkat nasional tentu menjadi kebanggaan bagi daerah. Yang lebih penting, semoga pengalaman mereka dapat menjadi inspirasi bagi anak-anak dan generasi muda lainnya untuk semakin dekat dengan Al-Qur’an dan terus mengembangkan kemampuannya,” ujar Agus di Kabupaten Lumajang, Provinsi Jatim, pada Senin (14/9/2026).
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Empat Duta Lumajang Ikuti MTQN XXXI 2026
Faruq Syarifuddin Baihaqi, Alyajazilaturrochmah, Bahirus Syiheb, dan Ahmad Syaifuddin Amin membawa hasil pembinaan serta pengalaman yang diperoleh di daerah untuk tampil dalam MTQN XXXI 2026. Mereka menjadi bagian dari Kafilah Jawa Timur pada ajang yang digelar di Kota Semarang.
MTQN XXXI 2026 mengusung tema “Menebar Cahaya Al-Qur’an dalam Harmoni Menuju Indonesia Emas yang Berkeadaban”. Melalui ajang tersebut, para peserta berkesempatan berkompetisi pada tingkat nasional bersama peserta dari berbagai wilayah Indonesia.
Bagian dari Pembinaan Al-Qur’an di Lumajang
Agus menyebut keikutsertaan peserta asal Lumajang dalam kompetisi nasional merupakan bagian dari proses pembinaan kemampuan Al-Qur’an yang dilakukan secara berkelanjutan. Pengalaman mengikuti MTQN di tingkat nasional diharapkan dapat meningkatkan kemampuan dan kepercayaan diri para peserta.
Selain bagi peserta, pengalaman tersebut diharapkan dapat memberikan motivasi kepada generasi muda di Lumajang. Keikutsertaan empat duta Lumajang juga menjadi dorongan agar anak-anak dan generasi muda semakin tertarik untuk mempelajari, membaca, menghafal, dan memahami Al-Qur’an.
Perkembangan Penilaian Dapat Dipantau
Masyarakat dapat mengikuti perkembangan hasil penilaian peserta melalui sistem informasi resmi MTQN XXXI 2026. Informasi tersebut menjadi sarana untuk mengetahui perkembangan keikutsertaan para peserta dalam ajang nasional tersebut.
Keikutsertaan Faruq Syarifuddin Baihaqi, Alyajazilaturrochmah, Bahirus Syiheb, dan Ahmad Syaifuddin Amin diharapkan dapat memperkuat Kafilah Jawa Timur sekaligus menginspirasi generasi muda Kabupaten Lumajang untuk terus mengembangkan kemampuan di bidang Al-Qur’an.
















