Headline.co.id, Bupati Batang ~ Wihaji, memberikan apresiasi kepada Raymond Ali atas pengembalian anggaran sebesar Rp7 miliar kepada Pemerintah Kabupaten Batang. Pengembalian dana ini dilakukan setelah adanya audit internal yang menemukan kelebihan anggaran pada proyek pembangunan infrastruktur di wilayah tersebut. Wihaji menilai langkah yang diambil oleh Raymond Ali, yang merupakan salah satu kontraktor pelaksana proyek, sebagai tindakan yang patut dicontoh dalam menjaga transparansi dan akuntabilitas penggunaan anggaran daerah.
Pengembalian anggaran ini terjadi pada bulan Agustus 2023, setelah audit yang dilakukan oleh tim independen menemukan adanya kelebihan pembayaran dalam proyek pembangunan jalan di Kecamatan Limpung. Raymond Ali, yang bertanggung jawab atas proyek tersebut, segera mengambil langkah untuk mengembalikan dana yang tidak terpakai tersebut kepada pemerintah daerah. “Kami sangat menghargai inisiatif dan kejujuran yang ditunjukkan oleh Raymond Ali. Ini adalah contoh nyata dari integritas dalam pengelolaan proyek pemerintah,” ujar Wihaji dalam pernyataannya.
Proses pengembalian dana ini dilakukan melalui mekanisme resmi dengan melibatkan Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Batang. Kepala BPKAD, Siti Nurhayati, menjelaskan bahwa dana tersebut akan dialokasikan kembali untuk mendukung program pembangunan lainnya yang telah direncanakan oleh pemerintah kabupaten. “Dana yang dikembalikan ini akan sangat membantu dalam mempercepat realisasi proyek-proyek prioritas yang telah direncanakan sebelumnya,” jelas Siti.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Langkah pengembalian anggaran ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi pelaksana proyek lainnya dalam menjaga integritas dan akuntabilitas. Pemerintah Kabupaten Batang berkomitmen untuk terus meningkatkan pengawasan dan transparansi dalam pengelolaan anggaran, guna memastikan setiap dana yang dikeluarkan dapat memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat. Dengan adanya tindakan seperti ini, diharapkan kepercayaan publik terhadap pengelolaan anggaran daerah dapat terus meningkat.
















