Headline.co.id, Merauke ~ Bupati Merauke Yoseph Bladib Gebze meminta percepatan pendataan di tingkat distrik dan kampung karena data tersebut menjadi basis pemerintah daerah dalam menyusun perencanaan pembangunan. Pernyataan itu disampaikan di Baperida Merauke, Rabu (30/9/2026), saat pemerintah daerah mendorong penguatan penginputan data melalui dukungan jaringan telekomunikasi. Data dari distrik dan kampung akan digunakan sebagai acuan penyusunan indikator Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD), Rencana Strategis (Renstra), hingga Rencana Kerja (Renja) perangkat daerah.
Menurut Yoseph, ketersediaan data yang sama dan akurat dibutuhkan agar pemerintah dapat mengetahui kondisi masyarakat serta perkembangan pembangunan di setiap wilayah Kabupaten Merauke. Data tersebut juga diharapkan mempercepat penanganan persoalan masyarakat karena informasi dapat dipantau melalui sistem dan aplikasi.
Data Jadi Basis Perencanaan Pembangunan
Yoseph menilai pendataan di distrik dan kampung merupakan program penting dan mendasar bagi pemerintah daerah. Data yang dikumpulkan dan diinput oleh kedua tingkatan pemerintahan tersebut akan menjadi salah satu rujukan dalam menentukan indikator perencanaan pembangunan.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
“Ini program yang penting dan mendasar karena akan menjadi basis data kita dalam penyusunan perencanaan untuk setiap indikator dalam RPJMD. Ini penting untuk kita ketahui, dan juga Renstra, Renja perangkat daerah, semua acuannya nanti ke data yang akan kita input,” tegasnya.
Ia meminta para kepala distrik memberi perhatian serius terhadap proses pendataan. Distrik yang progres penginputan datanya masih rendah akan diminta menjelaskan kendala yang dihadapi dalam pelaksanaannya.
“Bagi kepala distrik yang belum bisa melaksanakan itu, nanti kita kasih kesempatan untuk memberikan informasi kepada kita kira-kira kendalanya di mana. Apakah kurang informasi, apakah menggerakkan stafnya susah, atau mungkin operator di lapangan tidak ada,” kata Yoseph.
Penguatan Sinyal Masuk Perubahan APBD
Untuk mendukung penginputan data, Yoseph memerintahkan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) agar penguatan jaringan telekomunikasi di distrik menjadi perhatian dalam APBD Perubahan. Penguatan itu mencakup peningkatan kualitas sinyal dan penambahan bandwidth di setiap distrik.
“Saya sudah perintahkan kepada Kepala Dinas Kominfo, di perubahan APBD kita dorong untuk penguatan sinyal di masing-masing distrik, termasuk penambahan bandwidth,” ujarnya.
Dengan dukungan jaringan tersebut, kepala distrik diharapkan membantu dan memandu kepala kampung di wilayah masing-masing dalam menginput data. Apabila penginputan tidak dapat dilakukan langsung di kampung karena keterbatasan jaringan, proses penguatan dan penginputan dapat dilakukan melalui distrik.
Menurut Yoseph, dukungan jaringan dibutuhkan agar proses pendataan tidak terhambat oleh kendala teknis di lapangan. Kepala distrik juga diharapkan dapat menjadi penghubung dalam memastikan data dari kampung tetap masuk ke dalam sistem yang digunakan pemerintah daerah.
Aplikasi untuk Percepat Penanganan
Yoseph mengatakan pemerintah daerah harus memiliki data yang sama dan akurat mengenai kondisi masyarakat serta pembangunan di seluruh wilayah. Ia mencontohkan penanganan kekeringan di Distrik Wan dan Kontuar.
Melalui sistem data yang tersedia, pemerintah diharapkan dapat segera mengetahui jumlah masyarakat yang terdampak serta kondisi wilayah yang mengalami kekeringan. Informasi tersebut kemudian dapat digunakan untuk mempercepat penanganan persoalan di masyarakat.
“Kalau misalnya hari ini kita tahu di Distrik Wan, Kontuar itu ada kekeringan, berapa orang yang terdampak kekeringan, itu semua by aplikasi. Sehingga semakin cepat kita bisa melakukan penanganan terhadap persoalan-persoalan yang ada di masyarakat,” jelasnya.
Saat ini, sejumlah aplikasi telah diperkenalkan kepada pemerintah daerah, lain eCPD, eSIKD, dan eCP3. Seluruh perangkat daerah dan distrik diminta mengikuti serta menerapkan sistem tersebut.
Ke depan, pemerintah daerah akan mengembangkan akses data lintas kementerian dan lintas organisasi perangkat daerah (OPD). Dinas Kominfo diarahkan menjadi wali data. Pemanfaatan teknologi, kata Yoseph, akan memudahkan pimpinan daerah dan pimpinan OPD memantau perkembangan program secara lebih cepat.
“Daerah lain itu sudah sangat maju. Setiap hari mungkin pimpinan OPD-nya menggunakan HP atau bupatinya menggunakan HP, dia bisa tahu kira-kira program ini di distrik ini sudah berjalan atau tidak, kondisi kesehatan ibu dan anak bagaimana,” katanya.
Data Infrastruktur Menentukan Prioritas
Selain untuk memantau kondisi masyarakat, Yoseph menekankan pentingnya data dalam sektor pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur yang merupakan urusan wajib pemerintah daerah.
Dalam sektor infrastruktur, pemerintah harus memiliki data yang jelas mengenai kondisi jalan, jembatan, dan fasilitas pendukung lainnya di seluruh Kabupaten Merauke. Dinas Pekerjaan Umum (PU) diminta menyampaikan informasi tersebut bersama kepala distrik dan kepala kampung agar seluruh pihak memiliki data yang sama.
“PU harus bisa sampaikan informasi bersama dengan kepala distrik dan kepala kampung. Semua harus memiliki data yang sama,” ujarnya.
Yoseph mencontohkan, apabila pemerintah memperbaiki enam box culvert atau jembatan pada suatu tahun, data harus memuat lokasi dan kondisi infrastruktur yang telah ditangani. Dengan demikian, pemerintah dapat menentukan prioritas pembangunan pada tahun berikutnya.
Hal serupa berlaku untuk pembangunan jalan. Pemerintah harus mengetahui total panjang ruas jalan kabupaten, jumlah kilometer yang telah dibangun, serta ruas jalan yang sudah diaspal, ditimbun, atau mendapat penanganan lainnya, termasuk jalan usaha tani.
“Program kita itu harus berjalan sesuai dengan data yang kita miliki dan kita menjawab persoalan itu. Kalau kita tidak bisa menjawab persoalan ini, berarti kita belum berbuat apa-apa,” tegasnya.
Dukung jurnalis Headline.co.id secara gratis Atau Berkontribusi Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media
Gambar tidak dapat dimuat.




















