Headline.co.id, Banyuwangi ~ — Pasar Banyuwangi mulai diaktifkan kembali pada Kamis (1/10/2026) dengan 560 pedagang sebagai penghuni lapak pada tahap awal. Para pedagang memindahkan barang dagangan dari lokasi pasar sementara dan menata lapak sejak Rabu (30/9/2026) agar dapat mulai berjualan di lokasi baru. Pengoperasian kembali dilakukan secara bertahap, sementara Pemerintah Kabupaten Banyuwangi menyiapkan pengaturan parkir dan koordinasi lintas dinas untuk memastikan aktivitas pasar berjalan lancar.
Sehari menjelang aktivasi, sejumlah pedagang terlihat mengangkut barang, memasang rak, serta menyiapkan perlengkapan di dalam lapak. Pemindahan dilakukan secara bertahap karena sebagian pedagang masih harus mengambil barang dari tempat tinggal mereka.
Pedagang Mulai Memindahkan Barang ke Pasar Banyuwangi
Muhammad (80), pedagang pakaian, mengatakan pemindahan barang dilakukan sedikit demi sedikit sambil menata dagangan di lapak. Ia mulai mengangkut barang sehari sebelum pasar kembali beroperasi.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
“Diangkut dari sekarang, nyicil-nyicil sambil menata dagangannya,” kata Muhammad.
Agus, pedagang sembako, juga telah dua hari memindahkan barang dari Gedung Wanita yang selama ini digunakan sebagai lokasi pasar sementara. Namun, ia belum dapat langsung berjualan pada hari pertama aktivasi karena proses pemindahan barang belum selesai.
“Besok sudah bisa jualan. Tapi besok saya belum bisa, karena belum selesai. Barang-barang juga masih banyak yang belum dipindah dari rumah,” kata Agus.
Selain memindahkan stok dagangan, pedagang menyiapkan kebutuhan lapak masing-masing. Sejumlah rak dan perlengkapan usaha terlihat mulai dipasang di dalam area Pasar Banyuwangi.
Pemkab Banyuwangi Atur Parkir dan Operasional Pasar
Sekretaris Daerah Banyuwangi, Suyanto Waspo Tondo Wicaksono, meninjau persiapan menjelang soft launching Pasar Banyuwangi pada Kamis. Dalam peninjauan tersebut, ia mengoordinasikan jajaran Dinas Perhubungan, Satpol PP, Dinas Koperasi, Usaha Mikro, dan Perdagangan, serta Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan.
Koordinasi itu dilakukan untuk memastikan operasional pasar dapat berlangsung lancar sejak tahap awal pengoperasian kembali. Suyanto juga meminta pengaturan kendaraan dilakukan secara terpisah mobil dan sepeda motor.
Mobil diarahkan ke area seperti kawasan Taman Sritanjung. Sementara itu, sepeda motor ditempatkan di area parkir yang tersedia di dalam pasar.
“Pastikan tidak ada kendaraan yang parkir di luar pasar. Kalaupun mau bongkar muat tidak boleh lama parkir di depan,” pintanya.
Pengaturan tersebut ditujukan untuk menjaga area depan pasar tetap tertib, terutama saat pedagang memindahkan barang dan melakukan bongkar muat. Pemerintah daerah meminta kendaraan yang melakukan bongkar muat tidak berhenti terlalu lama di depan pasar.
560 Pedagang Ditargetkan Pindah dalam Sepekan
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro, dan Perdagangan Banyuwangi, Heni Sugiharti, mengatakan 560 pedagang akan mengikuti pengoperasian tahap pertama. Mereka merupakan pedagang yang telah mendapatkan lapak di Pasar Banyuwangi.
“Sesuai kesepakatan bersama, pasar mulai diaktivasi kembali pada tanggal 1 Oktober. Untuk tahap pertama, ada 560 pedagang yang kami harapkan langsung memasuki lapak masing-masing,” ujar Heni.
Heni berharap seluruh pedagang yang telah memperoleh lapak dapat menyelesaikan perpindahan dalam waktu sekitar satu minggu. Pedagang juga diminta segera mengalihkan aktivitas jual beli dari lokasi sementara ke Pasar Banyuwangi.
“Kalau 560 itu kita harapkan dalam satu minggu ke depan ini semua pedagang sudah pindah ke Pasar Banyuwangi,” ujarnya.
Ia menegaskan pedagang yang sudah memperoleh lapak perlu segera memulai aktivitas di lokasi baru.
“Jadi, harus segera geser ke sini (Pasar Banyuwangi),” tegas Heni.
Setelah tahap pertama, Pemerintah Kabupaten Banyuwangi akan melakukan verifikasi dan validasi untuk mengatur penempatan pedagang berikutnya. Pemerintah daerah juga akan mengupayakan pedagang yang belum mendapatkan lapak dapat terakomodasi sesuai ruang yang tersedia dan ketentuan yang berlaku.
Dukung jurnalis Headline.co.id secara gratis Atau Berkontribusi Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media
Gambar tidak dapat dimuat.

















