Headline.co.id, Jakarta ~ Sebanyak 35 calon anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) di Kota Dumai menjalani masa karantina yang berfokus pada pembentukan karakter dan kedisiplinan. Kegiatan ini berlangsung sebagai bagian dari persiapan mereka untuk upacara peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus mendatang. Karantina ini bertujuan untuk memastikan para calon Paskibraka siap secara mental dan fisik dalam menjalankan tugas penting tersebut.
Proses karantina ini dimulai pada awal bulan Agustus dan dijadwalkan berlangsung selama dua minggu. Selama masa karantina, para peserta mendapatkan pelatihan intensif yang mencakup latihan baris-berbaris, pembinaan mental, serta penguatan nilai-nilai kebangsaan. Pelatihan ini diharapkan dapat membentuk karakter yang tangguh dan disiplin pada setiap peserta, sehingga mereka dapat menjalankan tugas dengan baik dan penuh tanggung jawab.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Dumai, yang bertanggung jawab atas pelaksanaan karantina ini, menekankan pentingnya pembinaan karakter bagi para calon Paskibraka. “Kami ingin memastikan bahwa mereka tidak hanya siap secara fisik, tetapi juga memiliki mental yang kuat dan karakter yang baik. Ini adalah bagian dari upaya kami untuk membentuk generasi muda yang berintegritas dan berjiwa nasionalis,” ujarnya.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Setelah masa karantina selesai, para calon Paskibraka akan menjalani evaluasi akhir untuk menentukan kesiapan mereka dalam menjalankan tugas pada upacara bendera. Evaluasi ini mencakup penilaian terhadap kemampuan teknis, kedisiplinan, serta sikap dan perilaku selama masa karantina. Dengan persiapan yang matang, diharapkan upacara peringatan Hari Kemerdekaan di Kota Dumai dapat berlangsung dengan khidmat dan sukses.
















