Headline.co.id, Bandung ~ Ikatan Keluarga Alumni Universitas Padjadjaran (IKA Unpad) menargetkan Universitas Padjadjaran masuk lima besar perguruan tinggi nasional dan jajaran 300 besar universitas terbaik dunia dalam satu hingga dua tahun ke depan. Target itu disampaikan Ketua Umum IKA Unpad sekaligus Menteri Koperasi, Ferry Juliantono, dalam agenda penguatan peran alumni di Kota Bandung, Rabu (23/9/2026). Selain mendorong peningkatan daya saing kampus, IKA Unpad memperkuat dukungan melalui peluncuran Program Beasiswa GENZI, pembinaan Quranic School of Leader, serta rencana pengembangan koperasi masjid. Langkah tersebut ditempuh dengan mengonsolidasikan potensi alumni dan membangun sinergi dengan unsur kampus, lembaga zakat, serta pemangku kepentingan lainnya.
Ferry mengatakan, IKA Unpad memiliki tanggung jawab untuk membantu universitas meningkatkan posisinya. Saat ini, Unpad disebut berada di peringkat keenam di Indonesia.
“Bagi IKA Unpad, kita memiliki tanggung jawab besar untuk membantu universitas. Posisi Unpad saat ini berada di peringkat keenam di Indonesia. Mari kita berjuang bersama agar dalam waktu satu hingga dua tahun ke depan, Unpad bisa naik kelas menjadi lima besar nasional dan tembus 300 besar dunia,” tegas Ferry.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
IKA Unpad Luncurkan Program Beasiswa GENZI
Komitmen alumni di bidang pendidikan diwujudkan melalui grand launching Program Beasiswa GENZI dan pembinaan Quranic School of Leader di Kota Bandung. Kegiatan tersebut digelar setelah konsolidasi akbar alumni dalam Puncak Reuni “Homecoming Festival” di Jatinangor pada akhir pekan sebelumnya.
Program Beasiswa GENZI diluncurkan IKA Unpad bersama Unit Pengumpul Zakat (UPZ) dan Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Bale Aweuhan Masjid Raya Unpad. Inisiatif itu mendapat dukungan dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) dan dirancang untuk mencetak generasi muda yang unggul secara akademis serta memiliki karakter luhur.
Peluncuran program beasiswa tersebut disaksikan sejumlah pemangku kepentingan, di antaranya Wakil Rektor Unpad, Rektor Unpad periode 2015-2019, Ketua Baznas RI, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Jawa Barat, dan Direktur Utama LPDB Koperasi.
Wakil Rektor Bidang Sumber Daya dan Tata Kelola Unpad, Widya Setiabudi Sumadinata, menyambut positif dukungan IKA Unpad. Menurut dia, program beasiswa yang diarahkan secara tepat dapat memberikan dampak bagi masa depan universitas.
“Ini adalah program yang sangat mulia. Kami berkomitmen penuh mendukungnya. Pemberian beasiswa yang terarah ini diyakini akan membawa kemajuan yang jauh lebih besar bagi masa depan Unpad,” ungkap Widya.
Masjid Raya Unpad Didorong Menjadi Pelopor Koperasi
Selain dukungan terhadap pendidikan, Ferry mendorong penguatan ekonomi syariah melalui pembentukan koperasi di lingkungan tempat ibadah. Ia menyarankan Masjid Raya Unpad menjadi pelopor pendirian koperasi masjid dengan pendampingan dari IKA Unpad.
“Saya menyarankan agar Masjid Raya Unpad ini bisa menjadi pelopor berdirinya koperasi masjid. Kami di IKA Unpad siap mendampingi inisiatif tersebut,” ujar Ferry.
Gagasan tersebut menjadi bagian dari upaya pemberdayaan yang didorong IKA Unpad melalui sinergi alumni, kampus, dan lembaga terkait. Dalam agenda yang sama, IKA Unpad juga menyatakan kesiapan mengawal pembangunan infrastruktur fisik di lingkungan Unpad.
Dukungan itu mencakup rencana pembangunan Rumah Sakit Khusus Kanker yang merupakan hasil kerja sama Unpad dan PT Pertamedika IHC di kawasan Dipati Ukur, serta pembangunan auditorium berskala besar.
Reuni Alumni Dihadiri Sekitar 15 Ribu Pengunjung
Konsolidasi IKA Unpad sebelumnya terlihat dalam Puncak Reuni Akbar bertajuk “Kembali Ke Jatinangor, Kembali ke Jati Diri” pada Sabtu (19/9/2026). Acara yang dimeriahkan Dewa 19, Maliq & D’Essentials, dan Bernadya tersebut dihadiri sekitar 15 ribu pengunjung.
Kepala Kantor Kemitraan Alumni dan Dana Abadi Unpad, Prita Amalia, menilai tingginya antusiasme alumni dari berbagai daerah dapat menjadi dasar untuk menjadikan agenda silaturahmi tersebut sebagai kalender rutin kampus.
“Harapannya, setiap tahun alumni bisa kembali ke rumahnya untuk mempererat silaturahmi, sekaligus memperbarui informasi tentang almamaternya. Kolaborasi yang erat alumni dan sivitas akademika inilah yang menjadi motor penggerak kemajuan Unpad,” pungkas Prita.
Dukung jurnalis Headline.co.id secara gratis Atau Berkontribusi Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media
Gambar tidak dapat dimuat.




















