Headline.co.id, Sleman ~ Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada (UGM) berkolaborasi dengan Yayasan Kinarya Anak Bangsa dan PT Hutama Karya (Persero) dalam program HK WASH Infra untuk menyediakan akses air bersih berkelanjutan di Padukuhan Gemawang, Kalurahan Sinduadi, Kapanewon Mlati, Kabupaten Sleman. Program ini merupakan bagian dari inisiatif “Nandur Tuk Banyu” yang bertujuan untuk mendukung konservasi sumber daya air dan meningkatkan akses air bersih bagi masyarakat setempat.
Pada 23 Juni 2026, program ini secara resmi diserahterimakan kepada masyarakat oleh Dianita Saraswati, Kepala Unit Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan PT Hutama Karya (Persero). Acara tersebut dihadiri oleh Bupati Sleman Harda Kiswaya, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sleman Junaidi, serta perwakilan dari Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai (BPDAS) Serayu Opak Progo dan pemerintah setempat. Rosita Yuwanasari Suwardi Wibawa, Founder Yayasan Kinarya Anak Bangsa, juga turut hadir dalam acara tersebut.
UGM, melalui Departemen Teknik Sipil Sekolah Vokasi, memberikan dukungan teknis dalam perencanaan dan pelaksanaan program ini. Sistem yang dikembangkan mencakup Instalasi Pemanen Air Hujan (IPAH) Gama Rain Filter yang dikombinasikan dengan teknologi Reverse Osmosis (RO) dan sinar ultraviolet (UV). Selain itu, program ini juga mengelola sumber mata air yang selama ini digunakan oleh masyarakat. Tim teknis UGM yang terlibat terdiri dari Prof. Agus Maryono, Pratama Tirza Surya Sembada, M.Sc., Hendra Agus Herlambang, serta mahasiswa yang tergabung dalam Teaching Factory (TeFa) Water Resources and Rainwater Harvesting.
Pratama Tirza Surya Sembada, M.Sc., menjelaskan bahwa program ini didasarkan pada kajian mengenai kondisi sumber daya air di Gemawang. “Masyarakat selama ini memanfaatkan sumber mata air di Sungai Code, namun saat musim kemarau panjang, debit air menurun sehingga mempengaruhi ketersediaan air,” ungkap Tirza. Ia menambahkan bahwa air yang dikelola masyarakat mengandung besi (Fe), sehingga diperlukan sumber air alternatif yang berkualitas baik, seperti air hujan. Selain itu, teknologi IPAH Gama Rain Filter dipilih karena air hujan memiliki kualitas baik jika media penangkapnya bersih, sehingga dapat mengurangi run off dan memitigasi banjir.






