Headline.co.id
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle
No Result
View All Result
Get Started
Headline.co.id
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle
No Result
View All Result
Headline.co.id
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Education

Kopi Canaya dari Kamojang: Inovasi Geotermal Pertama di Dunia Tembus Pasar Ekspor ke Jerman dan Jepang

Hendrawan by Hendrawan
9 months ago
in Education
Reading Time: 3 mins read
420 4
A A
0
PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) bersama para petani kopi Kamojang menggelar Panen Bersama dan Ekspor Perdana Kopi Geotermal Kamojang, Jawa Barat. (Foto: PT.PG)E

PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) bersama para petani kopi Kamojang menggelar Panen Bersama dan Ekspor Perdana Kopi Geotermal Kamojang, Jawa Barat. (Foto: PT.PG)E

ADVERTISEMENT
Share on FacebookShare on Twitter

Headline.co.id (Bandung) — Di kaki Gunung Kamojang, aroma kopi khas menyambut setiap pengunjung yang datang ke kedai Ecovil di Kecamatan Ibun, Kabupaten Bandung. Dari tempat inilah lahir Kopi Canaya, karya inovatif anak muda lokal bernama Moh Ramdan Reza (34) atau akrab disapa Deden, yang berhasil mengolah kopi dengan cara tak biasa. Sejak 2018, Deden mengembangkan kopi dengan metode Geothermal Coffee Process (GCP) — sistem pengeringan menggunakan uap panas bumi yang menjadi sumber panas alternatif pertama di dunia. Inovasi ini berawal dari program CSR PT Pertamina Geothermal Energy (PGE) Area Kamojang dan kini sukses membawa kopi lokal ini ke pasar ekspor Jerman dan Jepang.

Inovasi Kopi Ramah Lingkungan dari Energi Panas Bumi

Kopi Canaya memiliki keunikan tersendiri dalam proses pengolahannya. Tidak seperti kopi lain yang dikeringkan di bawah terik matahari, Deden memanfaatkan uap panas buangan dari pembangkit listrik tenaga panas bumi PGE Kamojang untuk mengeringkan biji kopi. Proses yang biasanya memakan waktu satu bulan kini dapat diselesaikan hanya dalam delapan hingga sepuluh hari, dengan hasil rasa yang lebih konsisten.

You might also like

Para peraih penghargaan TOP Government Public Relations (GPR) Award 2025. (Foto: Istimewa)

Menag Nasaruddin Umar Raih TOP GPR Figure Award 2025, Tegaskan Pentingnya Transparansi dan Kecepatan Komunikasi Publik

6 November 2025
She-Connects 2025, Saat Perempuan Ambil Ruang dan Pengaruh di Dunia Digital. Foto : Ilustrasi

She-Connects 2025 Yogyakarta Dorong Perempuan Jadi Penggerak Inovasi Digital Nasional

6 November 2025

“Saya yang memberi nama Canaya. Belum ada kopi yang pengolahannya menggunakan metode pengeringan geotermal,” ujar Deden menjelaskan makna di balik nama produknya. Dalam bahasa Sunda, Canaya berarti belum ada, merujuk pada fakta bahwa teknologi ini memang belum ditemukan di tempat lain.

ADVERTISEMENT

Metode ini bukan hanya efisien, tetapi juga ramah lingkungan karena mengoptimalkan energi panas bumi yang terbarukan. Hal itu menjadikan Canaya sebagai pionir dalam pengolahan kopi berkelanjutan, sejalan dengan tren global menuju ekonomi hijau.

Dari Kamojang ke Dunia: Canaya di Panggung Internasional

Tahun 2025 menjadi momen penting bagi Kopi Canaya. Produk ini tampil dalam ajang bergengsi World of Coffee (WoC) Jakarta 2025, yang untuk pertama kalinya digelar di Indonesia. Dalam pameran tersebut, Canaya mencuri perhatian para pelaku bisnis internasional dari Jerman, Korea Selatan, Arab Saudi, hingga Kolombia.

Hasilnya, pebisnis asal Jerman memesan 10 ton kopi arabika Canaya, sementara Jepang meminta 5 ton kopi siap saji dengan harga mencapai Rp450 ribu per kilogram. “Permintaan dari luar negeri luar biasa, bisa sampai 50 ton. Namun kami baru mampu memenuhi sekitar 20 ton karena keterbatasan modal,” kata Deden menjelaskan tantangan produksinya.

Potensi sebenarnya jauh lebih besar. Di kawasan Kamojang saja terdapat 225 hektare lahan kopi arabika dengan hasil produksi mencapai 1.500 ton ceri kopi per tahun. Jika kapasitas pengeringan berbasis geotermal terus diperluas, maka Indonesia berpeluang memperkuat posisinya dalam industri kopi global dengan produk bernilai tambah tinggi.

Dapat Paten Nasional dan Dukungan PGE Kamojang

Keunikan teknologi pengeringan kopi geotermal ini tidak hanya diakui pasar, tetapi juga diakui secara hukum. PT PGE Area Kamojang telah mengantongi Sertifikat Paten Sederhana dari Kementerian Hukum dan HAM tahun 2024, yang menjadi dasar legal bagi pengembangan inovasi tersebut.

“Ekspor perdana kopi hasil geotermal ke Jerman dan Jepang membuktikan bahwa produk ini sudah memenuhi standar global,” ungkap Reyhana Rashellasida, Community Development Officer PGE Kamojang. Ia menegaskan, pihaknya siap terus memfasilitasi ekspor Kopi Canaya dan membantu Deden memperluas jangkauan pasar.

Reyhana menilai keberhasilan Deden merupakan contoh nyata sinergi antara inovasi lokal dan dukungan korporasi, yang dapat menciptakan dampak ekonomi bagi masyarakat sekaligus memperkuat citra Indonesia sebagai pelopor energi hijau di sektor pertanian.

Konsistensi Rasa dan Peluang Ekonomi Berkelanjutan

Deden meyakini, keunggulan Kopi Canaya terletak pada konsistensi rasa dan kontrol kualitas selama proses pengeringan. “Kalau ada pembelian berulang, berarti kopi kita enak dan konsisten,” ujarnya dengan penuh keyakinan.

Kombinasi antara teknologi pengolahan presisi dan karakter cita rasa khas Kamojang menjadikan Canaya sebagai produk unggulan yang tak hanya diminati pecinta kopi domestik, tetapi juga diapresiasi di pasar internasional.

Dengan pengembangan kapasitas dan dukungan modal yang lebih kuat, Deden optimistis Kopi Canaya akan menjadi ikon kopi ramah lingkungan Indonesia di masa depan — mengharumkan nama Kamojang sekaligus membuktikan bahwa inovasi dari desa pun bisa mendunia.

Tags: Ecovil di Kecamatan IbunKabupaten Bandungkaki Gunung KamojangKopi Canayametode Geothermal Coffee Process (GCP)uap panas buangan dari pembangkit listrik tenaga panas bumi PGE Kamojang
ADVERTISEMENT
Hendrawan

Hendrawan

Related Stories

Para peraih penghargaan TOP Government Public Relations (GPR) Award 2025. (Foto: Istimewa)

Menag Nasaruddin Umar Raih TOP GPR Figure Award 2025, Tegaskan Pentingnya Transparansi dan Kecepatan Komunikasi Publik

by Hendrawan
6 November 2025
0

Headline.co.id (Jakarta) — Menteri Agama Republik Indonesia (Menag RI) Prof. Dr. K.H. Nasaruddin Umar, M.A. meraih penghargaan TOP Government Public...

She-Connects 2025, Saat Perempuan Ambil Ruang dan Pengaruh di Dunia Digital. Foto : Ilustrasi

She-Connects 2025 Yogyakarta Dorong Perempuan Jadi Penggerak Inovasi Digital Nasional

by Hendrawan
6 November 2025
0

Headline.co.id (Yogyakarta) — Ruang digital semakin membuka peluang bagi perempuan untuk berkreasi dan berkontribusi dalam pembangunan bangsa. Untuk memperkuat kapasitas...

Pakar Iklan Sebut Klaim Sumber AMDK sebagai Air Pegunungan tidak Salah Foto : ilustrasi air di area pegunungan. Foto: Antara

Klaim Air Pegunungan Aqua Dinilai Sah, BPKN Pastikan Berdasar Fakta Lapangan

by Hendrawan
6 November 2025
0

Headline.co.id (Jakarta) – Klaim air minum dalam kemasan (AMDK) merek Aqua sebagai air pegunungan dinilai sah secara etika periklanan. Ketua...

Bunda-Bunda FYP siap ngumpul bareng Komdigi! Belajar bareng, curhat bareng, dan tumbuh bareng di dunia digital yang aman, sehat, dan penuh cinta. Yuk jadi bagian dari TunasDigital bareng Meutya Hafid, Najeela Shihab, dan Agung Karmalogy! Blok M Hub, Jakarta 1–2 November 2025 | 12.00–20.00 WIB Gratis! Cuma bawa semangat & senyum hangat, Bun!.(Foto Ilustrasi)

2.000 Bunda FYP Dukung Ruang Digital Aman Lewat Peluncuran TunasDigital.id Bersama Menkomdigi

by Hendrawan
3 November 2025
0

Headline.co.id (Jakarta) — Sebanyak 2.000 ibu dari berbagai daerah di Indonesia membuktikan bahwa dunia digital bukan hanya milik anak muda....

Kemenkes Minta Masyarakat Waspada Dampak Mikroplastik pada Air Hujan : Ilustrasi mikroplastik yang terbawa air laut. (Foto: Kemenkes)

BRIN Temukan Mikroplastik di Air Hujan Jakarta, Kemenkes Imbau Masyarakat Waspada dan Kurangi Plastik Sekali Pakai

by Hendrawan
3 November 2025
0

Headline.co.id (Jakarta) — Mikroplastik kini tak hanya ditemukan di laut atau makanan, tetapi juga di air hujan. Penelitian Badan Riset...

Dosen Komunikasi Universitas Padjadjaran Bandung, Ira Mirawati. (Foto: Juliyah/IGID-InfoPublik)

Pakar Unpad: Komunikasi Publik Pemerintah Harus Terstandar agar Pesan Lebih Kredibel

by Hendrawan
30 October 2025
0

Headline.co.id (Jakarta) — Konten komunikasi publik yang berdampak tidak muncul secara spontan, melainkan melalui proses perencanaan yang sistematis dan terukur....

Headline Media Headline Media Headline Media

Recommended

Jangan terlewat, Ternyata Ini Pentingnya Sarapan Untuk Kecukupan Gizi Anak Remaja dan Orang Dewasa

21 August 2022
Misteri MH370 Terungkap: Pesawat Ditemukan Setelah Penantian Satu Dekade

Pesawat MH370 Ditemukan Setelah Satu Dekade, Ungkap Misteri Hilangnya

28 August 2024

Wakil Ketua PDIP Jabar Tutup Usia Karena Virus Corona

28 March 2020
Menkeu Optimistis Ekonomi Indonesia Masih Bisa Tumbuh Lebih Tinggi

Menkeu Optimistis Ekonomi Indonesia Masih Bisa Tumbuh Lebih Tinggi

29 January 2026
Lesehan Ayam Goreng Pak Sholeh Tetap Eksis di Tengah Persaingan Kuliner Modern

Lesehan Ayam Goreng Pak Sholeh Tetap Eksis di Tengah Persaingan Kuliner Modern

23 February 2026

Update Terbaru Covid-19 di Indonesia Jumat 03 April 2020: Total Pasien Positif Menjadi 1.986 Kasus Hampir Tembus 2.000

3 April 2020
Balap Liar hingga Knalpot Brong Jadi Sasaran Operasi Keselamatan Progo 2026 di Bantul

Balap Liar hingga Knalpot Brong Jadi Sasaran Operasi Keselamatan Progo 2026 di Bantul

31 January 2026

Artikel Terbaru

Program edukasi seru bagi para guru untuk mengangkat pentingnya playful learning, disertai dengan sosialisasi pemanfaatan alat-alat belajar seru di “OREO Berbagi Seru” yang diharapkan dapat menunjang proses belajar kreatif dan interaktif di ruang kelas

Program OREO Berbagi Seru Jangkau 708 Siswa SD di Gunungkidul, Dukung Bocah Pinter

22 July 2026
Ganda putri Indonesia Rachel Allessya RoseFebi Setianingrum lolos ke 16 besar Tiongkok Terbuka 2026

Tiongkok Terbuka 2026: Rachel/Febi Singkirkan Unggulan Kedua

22 July 2026
Kericuhan Final Piala Dunia 2026, Roberto Ayala Terekam Diduga Memukul Dani Olmo di Tengah Lapangan

Roberto Ayala Diduga Pukul Dani Olmo, FIFA Selidiki Kericuhan Final

22 July 2026
Mengapa Roberto Ayala Bisa Diperiksa usai Kericuhan Final 2026

Mengapa Roberto Ayala Bisa Diperiksa usai Kericuhan Final 2026

22 July 2026
Foto Roberto Ayala

Siapa Roberto Ayala? Eks Bek Argentina yang Disorot usai Final 2026

22 July 2026
Rachel/Febi Tekuk Unggulan Kedua di China Open 2026

Tiongkok Terbuka 2026: Fakta Kemenangan Rachel/Febi ke 16 Besar

22 July 2026
KA Nyaris Tabrak Truk di Perlintasan Kertosono Gegara Penjaga Palang Pintu Tertidur

KA Brantas Nyaris Ditabrak Truk di Mengkreng, KAI Minta Maaf

22 July 2026

Popular Story

Pemkot Padang Panjang Siap Dukung Pembangunan Tol Sicincin-Bukittinggi
Pemerintah

Pemkot Padang Panjang Siap Dukung Pembangunan Tol Sicincin-Bukittinggi

by wahyu
17 July 2026
0

Headline.co.id, Bukittinggi ~ Pemerintah Kota Padang Panjang di Sumatra Barat menyatakan kesiapan...

Read moreDetails

Bupati Parigi Moutong Paparkan Tanggapan KUA-PPAS 2027 di DPRD

QRIS Fest 2026 Dorong Digitalisasi Ekonomi dan Penguatan Keluarga di Gorontalo

KA Brantas Nyaris Ditabrak Truk di Mengkreng, KAI Minta Maaf

Kemendikdasmen Dorong Implementasi Budaya Sekolah ASRI

Prediksi Cuaca Besok di Senin 20 Juli 2026: Denpasar, Mataram, Kupang Hujan atau Panas

Satgas PRR Dorong Pemda Segera Siapkan Lahan dan Infrastruktur Huntap

Satbrimob Polda Kaltim Laksanakan Gerakan Indonesia Asri untuk Lingkungan Kerja Bersih

Pembangunan Jembatan Karang di Sumenep Dimulai dengan Gotong Royong

Cuaca Besok Minggu 19 Juli 2026 di Ambon dan Ternate, Hujan atau Panas?

Prev Next
Headline.co.id


Headline.co.id (Headline Media Indonesia) merupakan situs berita Headline menyediakan berbagai macam informasi yang update dan terpercaya. Izin Kominfo No TDPSE : 007022.01/DJAI.PSE/08/2022 PB-UMKU: 120000073262700000001

  • Kebijakan Editorial
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik
  • Koreksi Ralat
  • Redaksi
  • Pasang Iklan

© 2025 Headline.co.id - Faktual dan Aktual.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle

© 2025 Headline.co.id - Faktual dan Aktual.