Headline.co.id, Jakarta ~ Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) melalui Direktorat Jenderal Aplikasi Informatika (Ditjen Aptika) telah mengambil langkah tegas dengan mengirimkan surat teguran kepada platform YouTube. Teguran ini dikeluarkan menyusul adanya konten promosi vape yang melibatkan anak-anak dalam siaran langsung oleh seorang YouTuber, yang telah memicu kontroversi dan perhatian publik.
Surat teguran tersebut dikirimkan pada awal Agustus 2026, setelah Kominfo menerima laporan dari masyarakat mengenai video yang dianggap tidak pantas. Dalam video tersebut, seorang YouTuber terlihat mempromosikan produk vape sambil melibatkan anak-anak, yang dinilai melanggar aturan dan etika penyiaran yang berlaku di Indonesia.
Direktur Jenderal Aplikasi Informatika, Semuel Abrijani Pangerapan, menegaskan bahwa konten yang melibatkan anak-anak dalam promosi produk dewasa seperti vape sangat tidak sesuai dengan regulasi yang ada. “Kami telah meminta YouTube untuk segera menindaklanjuti laporan ini dan memastikan bahwa konten serupa tidak lagi muncul di platform mereka,” ujar Semuel dalam pernyataannya.
Kominfo menekankan pentingnya peran platform digital dalam memantau dan mengawasi konten yang diunggah oleh pengguna. Semuel menambahkan bahwa pihaknya akan terus bekerja sama dengan berbagai platform untuk memastikan bahwa konten yang beredar di ruang digital sesuai dengan peraturan yang berlaku di Indonesia. “Kami akan terus memantau dan menindak tegas pelanggaran serupa di masa mendatang,” tambahnya.
Selain itu, Kominfo mengimbau kepada para orang tua untuk lebih waspada dan mengawasi aktivitas anak-anak mereka di dunia maya. “Peran orang tua sangat penting dalam memastikan anak-anak tidak terpapar konten yang tidak sesuai dengan usia mereka,” kata Semuel. Ia menekankan bahwa pengawasan orang tua adalah kunci dalam melindungi anak-anak dari pengaruh negatif yang mungkin timbul dari konten digital.
Langkah tegas ini diambil sebagai bagian dari upaya Kominfo untuk menjaga keamanan dan kenyamanan pengguna internet di Indonesia, terutama bagi anak-anak yang rentan terhadap pengaruh negatif dari konten digital. Kominfo berkomitmen untuk terus memantau dan menindak tegas pelanggaran serupa di masa mendatang, guna menciptakan lingkungan digital yang lebih aman dan sehat bagi seluruh masyarakat Indonesia.
Dengan adanya teguran ini, diharapkan platform seperti YouTube dapat lebih berhati-hati dalam mengelola konten yang melibatkan anak-anak, serta meningkatkan pengawasan terhadap konten yang diunggah oleh para kreator. Hal ini penting untuk memastikan bahwa platform digital tetap menjadi ruang yang aman dan positif bagi semua pengguna, terutama anak-anak.




















