Headline.co.id, Jantho ~ Pelatihan digital marketing bagi masyarakat di kawasan transmigrasi Kota Jantho, Kabupaten Aceh Besar, telah resmi ditutup pada Senin (13/4/2026). Pelatihan ini berlangsung selama sepekan, bertujuan untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia dan memperluas pemasaran produk lokal hingga ke pasar nasional.
Kegiatan yang dimulai sejak 7 April 2026 ini diadakan di kompleks Kantor Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Aceh Besar. Ini merupakan bagian dari upaya untuk memperkuat keterampilan masyarakat di kawasan transmigrasi. Kepala Balai Pelatihan dan Pemberdayaan Masyarakat Transmigrasi Pekanbaru, Ahmad Syahir, menekankan pentingnya peningkatan keterampilan masyarakat sebagai faktor kunci dalam mendorong kemandirian dan daya saing ekonomi kawasan.
Menurut Ahmad Syahir, pelatihan digital marketing adalah langkah strategis agar masyarakat dapat mengikuti perkembangan teknologi dan memperluas jangkauan pemasaran produk hingga tingkat nasional. “Pemanfaatan platform digital memungkinkan produk masyarakat tidak hanya dikenal secara lokal, tetapi juga dapat menembus pasar yang lebih luas,” ujarnya.
Kepala Disnakertrans Aceh Besar, Rahmawati, menyatakan bahwa kawasan Kota Jantho memiliki potensi besar, terutama di sektor pertanian dan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Namun, ia menilai bahwa aspek pemasaran dan kemasan produk masih perlu diperkuat agar lebih kompetitif dan mampu bersaing di pasar yang semakin dinamis.
Rahmawati berharap seluruh peserta dapat langsung mengimplementasikan ilmu yang diperoleh selama pelatihan, termasuk membantu memasarkan produk milik keluarga maupun masyarakat sekitar. Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi berkelanjutan dalam menghadirkan pelatihan inovatif untuk mendorong pertumbuhan ekonomi baru di Aceh Besar. Langkah ini, menurutnya, sejalan dengan upaya pemerintah daerah dalam menekan angka pengangguran yang masih berada pada kisaran 6,95 persen.
“Ke depan, pelatihan tidak hanya mencetak tenaga kerja, tetapi juga melahirkan wirausahawan baru yang mampu membuka lapangan usaha,” katanya. Pelatihan ini diikuti oleh sekitar 30 peserta yang juga dibekali dengan materi pendukung, seperti teknik fotografi produk dan desain label guna meningkatkan kualitas pemasaran digital.
Dengan berakhirnya kegiatan tersebut, para peserta diharapkan mampu menerapkan keterampilan yang diperoleh untuk mendukung pertumbuhan ekonomi di kawasan transmigrasi Kota Jantho serta memperluas pasar produk lokal.



















