Headline.co.id
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle
No Result
View All Result
Get Started
Headline.co.id
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle
No Result
View All Result
Headline.co.id
No Result
View All Result
Home Pendidikan

Film Dokumenter: Rekaman Realitas dan Pemicu Diskusi Publik

Dwina by Dwina
1 hour ago
in Pendidikan
Reading Time: 3 mins read
418 5
A A
0
Film Dokumenter: Rekaman Realitas dan Pemicu Diskusi Publik
Share on FacebookShare on Twitter

Headline.co.id, Jogja ~ Film dokumenter sering kali menjadi alat untuk merekam realitas dan membuka ruang diskusi. Hal ini terlihat dari film “Pesta Babi” yang tengah populer karena mengangkat sisi lain perjuangan masyarakat adat di Papua. Film ini berhasil menarik perhatian publik, memicu fenomena nonton bareng di berbagai tempat, dan menimbulkan beragam reaksi.

Dr. Budi Irawanto, S.IP, M.A., dosen Departemen Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik UGM, menyatakan bahwa film dokumenter berbeda dari dokumentasi biasa karena mampu merepresentasikan berbagai persoalan sosial, politik, dan kultural. Menurutnya, dokumenter adalah karya yang berangkat dari realitas namun tetap melibatkan perlakuan kreatif dari pembuat film. “Film dokumenter itu basisnya pada realitas atau aktualitas, tetapi juga ada perlakuan kreatif terhadap film itu. Ada editing, ditambahkan musik, dan berbagai elemen lain,” ujarnya, Jumat (5/6).

You might also like

Kunjungan Luar Negeri Presiden Prabowo Dapat Sorotan Terkait Efisiensi Anggaran

Kunjungan Luar Negeri Presiden Prabowo Dapat Sorotan Terkait Efisiensi Anggaran

6 June 2026
Riset UGM: Kerja Keras di BUMN Dapat Tingkatkan Kebahagiaan Kerja

Riset UGM: Kerja Keras di BUMN Dapat Tingkatkan Kebahagiaan Kerja

6 June 2026

Budi menjelaskan bahwa dokumenter selalu mengajukan klaim kebenaran yang didasarkan pada estetika realitas. Meskipun menggunakan berbagai teknik kreatif, isi dan muatan yang disampaikan tetap berangkat dari fakta, bukan semata-mata hasil imajinasi sutradara. “Film dokumenter memiliki kemampuan untuk mengangkat berbagai persoalan sosial politik yang selama ini tidak banyak diketahui publik atau kurang mendapat ruang dalam media arus utama,” ujarnya.

Menurut Budi, kekuatan dokumenter tidak hanya terletak pada penyampaian fakta, tetapi juga pada kemampuannya menyentuh aspek emosional penonton. Selain mengajak audiens berpikir secara rasional, dokumenter juga menghadirkan pengalaman afektif melalui gambar, suara, musik, hingga ekspresi para subjek yang ditampilkan.

Ia mencontohkan film dokumenter “Pesta Babi” tentang Papua yang menampilkan kondisi lingkungan, ekspansi proyek pembangunan dan korporasi di wilayah adat, serta kehidupan masyarakat Papua. Melalui visual dan narasi yang disusun, penonton dapat melihat langsung realitas yang jarang ditemui dalam pemberitaan sehari-hari. “Berita Papua itu tidak cukup banyak di media kita karena masih Jawa-sentris. Informasi yang dibawa film ini menjadi sesuatu yang bagi publik jarang ditemukan di media arus utama,” ujarnya.

Menurutnya, dokumenter mampu menghadirkan wajah-wajah nyata, ekspresi kekecewaan, ketakutan, dan kecemasan masyarakat yang terdampak suatu persoalan. Hal tersebut menjadi kekuatan yang sulit diperoleh melalui laporan tertulis semata. Budi menyebutkan film memiliki teknik “close up” yang membuat penonton menjadi dekat dengan subjek yang ditonton.

Budi menilai bahwa salah satu kekuatan utama film dokumenter justru muncul setelah selesai diputar. Ia menyebutkan pemutaran film dokumenter kerap diikuti diskusi untuk memaknai pesan sehingga idenya menjadi terdiseminasi. “Misal di Pesta Babi ada simbol salib merah, kenapa warnanya merah dan lain-lain. Meskipun mungkin di film itu ada, tetapi dengan adanya diskusi orang menjadi lebih tahu. Ini yang sebenarnya disebut dengan ruang publik,” pungkasnya.

Ia mengaitkan fenomena tersebut dengan konsep public sphere atau ruang publik yang diperkenalkan oleh sosiolog Jerman, Jurgen Habermas. Budi menyebutkan ruang ini membuka diskusi publik tanpa intervensi politik atau kekuasaan. Karena itu, ia memandang pembubaran pemutaran film atau intimidasi terhadap kegiatan diskusi sebagai sesuatu yang bertentangan dengan prinsip demokrasi. “Ruang publik adalah ruang di mana orang bisa mendiskusikan masalah-masalah yang menyangkut kepentingan publik tanpa intervensi kekuasaan maupun kepentingan pasar,” jelasnya.

Menurutnya, upaya pelarangan pemutaran film di era digital justru berpotensi meningkatkan rasa ingin tahu publik terhadap isu yang diangkat. Ia menilai kontrol informasi kini semakin sulit dilakukan karena masyarakat memiliki banyak saluran untuk mengakses dan menyebarkan informasi. “Pelarangan-pelarangan itu justru semakin memancing rasa keingintahuan ya sebenarnya,” ujarnya.

Lebih jauh, Budi menilai bahwa dokumenter tidak hanya berfungsi menunjukkan realitas, tetapi bisa menagih akuntabilitas dari pihak yang bertanggung jawab atas persoalan yang ditampilkan. Menurutnya, dokumenter dapat menjadi semacam peringatan atas berbagai persoalan yang sedang berlangsung di masyarakat. Jika persoalan tersebut diabaikan, dampaknya dapat semakin meluas di kemudian hari.

Budi melihat perkembangan teknologi digital telah membuka peluang yang semakin besar bagi lahirnya film-film dokumenter baru. Kini, produksi dokumenter tidak lagi bergantung pada peralatan yang mahal maupun rumah produksi besar. Selain itu, memungkinkan pembuatan dilakukan secara kolaboratif oleh berbagai pihak. “Siapapun bisa membuat dokumenter. Dengan telepon genggam saja orang bisa merekam, mengedit, dan segala macamnya,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa film dokumenter akan terus memainkan peran penting dalam kehidupan demokrasi karena kemampuannya membuka ruang percakapan publik mengenai berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat. Menurutnya, film dokumenter bisa menjadi pemantik perbincangan. Ia menyebutkan kegiatan menonton kemudian berbagi pemaknaan, berdiskusi, dan memperdebatkan berbagai perspektif merupakan bagian penting dari kehidupan demokratis. “Perdebatan, perbincangan, dan ketidaksetujuan adalah sesuatu yang melekat dalam demokrasi,” tuturnya.

Tags: Berita JogjaFilmHeadlineJogjaPesta
Dwina

Dwina

Related Stories

Kunjungan Luar Negeri Presiden Prabowo Dapat Sorotan Terkait Efisiensi Anggaran

Kunjungan Luar Negeri Presiden Prabowo Dapat Sorotan Terkait Efisiensi Anggaran

by Ari Wibowo muhammad
6 June 2026
0

Headline.co.id, Jogja ~ Perjalanan luar negeri Presiden Prabowo Subianto sepanjang tahun 2025 hingga 2026 menjadi perhatian publik. Berdasarkan data dari...

Riset UGM: Kerja Keras di BUMN Dapat Tingkatkan Kebahagiaan Kerja

Riset UGM: Kerja Keras di BUMN Dapat Tingkatkan Kebahagiaan Kerja

by Wawan
6 June 2026
0

Headline.co.id, Di Tengah Persaingan Ketat Dalam Dunia Kerja ~ organisasi dituntut untuk mencapai target kinerja tinggi tanpa mengabaikan kesejahteraan karyawan....

UGM Tingkatkan Infrastruktur TI untuk UM CBT 2026 dengan 45 Ribu Peserta

UGM Tingkatkan Infrastruktur TI untuk UM CBT 2026 dengan 45 Ribu Peserta

by masfajar
6 June 2026
0

Headline.co.id, Jakarta ~ Universitas Gadjah Mada (UGM) menggelar Ujian Masuk UGM Computer Based Test (UM UGM CBT) 2026 yang diikuti...

Hidrogen Ditemukan Sebagai Penyebab Titik Api di Seyegan

Hidrogen Ditemukan Sebagai Penyebab Titik Api di Seyegan

by wahyu
5 June 2026
0

Headline.co.id, Kemunculan Puluhan Titik Api Di Sebuah Rumah Warga Di Seyegan ~ Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, menarik perhatian para pakar...

Apakah SKS sama dengan mata kuliah

Apa Itu SKS dalam Kuliah? Ini Pengertian, Fungsi, Cara Hitung, dan Bedanya dengan KRS yang Wajib Dipahami Mahasiswa Baru

by Hendrawan
5 June 2026
0

Apa Itu SKS dalam Kuliah? Ini Pengertian, Fungsi, Cara Hitung, dan Bedanya dengan KRS yang Wajib Dipahami Mahasiswa Baru ~...

Kenapa PSK disebut ayam kampus

Apa Itu Ayam Kampus? Ini Pengertian, Modus Operasi, dan Faktor yang Melatarbelakangi Fenomena Tersebut

by Hendrawan
5 June 2026
0

Headline.co.id, Jakarta ~ Istilah ayam kampus kembali menjadi perbincangan publik karena masih banyak masyarakat yang penasaran dengan arti sebenarnya dari...

Headline Media Headline Media Headline Media

Recommended

Menteri Keuangan Sri Mulyani usai menghadiri rapat di Istana Kepresidenan Jakarta

Diisukan Mundur dari Kabinet Jokowi, Ini Jawaban dari Sri Mulyani

19 January 2024
Banda Aceh Raih Penghargaan Paritrana Award 2025 di Aceh

Banda Aceh Raih Penghargaan Paritrana Award 2025 di Aceh

23 November 2025
Contoh Khutbah Jumat Bangun Karakter Muslim yang Kuat

Text Khutbah Jumat Singkat: Wujudkan Kesalehan Sosial, Bangun Karakter Muslim yang Kuat

5 March 2025
Literasi Kripto Melonjak: Tether dan Reku Perkuat Gerakan Edukasi

Literasi Kripto Menguat: Kolaborasi Tether dan Reku Buka Gerbang Pengetahuan

8 September 2024
Pembukaan Manasik Haji Terintegrasi 1447 H/2026 M di Cilacap

Pembukaan Manasik Haji Terintegrasi 1447 H/2026 M di Cilacap

9 February 2026

PT KAI Update Informasi Terbaru Operasi Kereta Luar Biasa, Cek Selengkapnya Disini

14 May 2020
Pemko Banda Aceh Berikan Rumah Layak Huni kepada Warga Pineung

Pemko Banda Aceh Berikan Rumah Layak Huni kepada Warga Pineung

10 January 2026

Artikel Terbaru

Fakta di Balik Tato Mawar pada Video Viral “Bu Guru Bahasa Inggris dan Murid” yang Heboh di X dan TikTok

Link Video Viral ‘Bu Guru Bahasa Inggris dan Murid’ Beredar di X, TikTok, dan Telegram, Tato Mawar Jadi Sorotan

6 June 2026
Film Dokumenter: Rekaman Realitas dan Pemicu Diskusi Publik

Film Dokumenter: Rekaman Realitas dan Pemicu Diskusi Publik

6 June 2026
Kunjungan Luar Negeri Presiden Prabowo Dapat Sorotan Terkait Efisiensi Anggaran

Kunjungan Luar Negeri Presiden Prabowo Dapat Sorotan Terkait Efisiensi Anggaran

6 June 2026
Sudah Pernah Rasakan Nikmat, Kini Pemeran Pria Video Viral “Bandar Bergetar” Disikat Hukum

Skandal Bandar Bergetar Diduga Dijual di Grup Telegram VIP, Kasus Video Porno Masuki Babak Baru

6 June 2026
Pemkot Dumai Minta Bantuan Pemprov Riau untuk Program Pengendalian Banjir

Pemkot Dumai Minta Bantuan Pemprov Riau untuk Program Pengendalian Banjir

6 June 2026
PMI Salurkan 500 Paket Perlengkapan Sekolah untuk Siswa Terdampak Banjir di Tanah Datar

PMI Salurkan 500 Paket Perlengkapan Sekolah untuk Siswa Terdampak Banjir di Tanah Datar

6 June 2026
Tujuh Nagari di Tanah Datar Terima Bantuan Padat Karya Pascabencana

Tujuh Nagari di Tanah Datar Terima Bantuan Padat Karya Pascabencana

6 June 2026

Popular Story

Pemkab Tanah Datar Distribusikan Bantuan Rp1,3 Miliar untuk Korban Bencana Hidrometeorologi
Nasional

Pemkab Tanah Datar Distribusikan Bantuan Rp1,3 Miliar untuk Korban Bencana Hidrometeorologi

by Ari Wibowo muhammad
4 June 2026
0

Headline.co.id, Pemerintah Kabupaten Tanah Datar ~ Sumatra Barat, telah menyalurkan bantuan sosial...

Read moreDetails

Intel Arc G-Series Resmi Diluncurkan, Siap Tantang Dominasi AMD di Pasar Gaming Handheld Windows 11

Gempa Magnitudo 3,7 Mengguncang Lumajang, Jawa Timur

Pemerintah Pastikan Fondasi Ekonomi Indonesia Tetap Kuat

Cara Daftar PPPK Tendik Sekolah Rakyat 2026: Kemensos Buka 5.127 Formasi, Simak Syarat dan Jadwal Lengkap

Perbaikan Jalan di Pekanbaru Capai 13 Kilometer, Proyek Berlanjut

Wamen Angga Raka Prabowo Soroti Tantangan Disinformasi di Era Digital

Kemkomdigi Pastikan Konektivitas Sangihe-Sitaro Tetap Terjaga Selama Restorasi Kabel Laut

Dugaan Pelecehan Mahasiswi oleh Dosen Unkriswina Terungkap Lewat Pelacakan GPS, Polisi Selidiki Kasus

Gempa Magnitudo 4.0 Mengguncang Wilayah Nabire, Papua

Prev Next
Headline.co.id


Headline.co.id (Headline Media Indonesia) merupakan situs berita Headline menyediakan berbagai macam informasi yang update dan terpercaya. Izin Kominfo No TDPSE : 007022.01/DJAI.PSE/08/2022 PB-UMKU: 120000073262700000001

  • Kebijakan Editorial
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik
  • Koreksi Ralat
  • Redaksi
  • Pasang Iklan

© 2025 Headline.co.id - Faktual dan Aktual.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle

© 2025 Headline.co.id - Faktual dan Aktual.