Headline.co.id
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle
No Result
View All Result
Get Started
Headline.co.id
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle
No Result
View All Result
Headline.co.id
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Pendidikan

Film Dokumenter: Rekaman Realitas dan Pemicu Diskusi Publik

Dwina by Dwina
1 month ago
in Pendidikan
Reading Time: 3 mins read
420 4
A A
0
Film Dokumenter: Rekaman Realitas dan Pemicu Diskusi Publik
ADVERTISEMENT
Share on FacebookShare on Twitter

Headline.co.id, Jogja ~ Film dokumenter sering kali menjadi alat untuk merekam realitas dan membuka ruang diskusi. Hal ini terlihat dari film “Pesta Babi” yang tengah populer karena mengangkat sisi lain perjuangan masyarakat adat di Papua. Film ini berhasil menarik perhatian publik, memicu fenomena nonton bareng di berbagai tempat, dan menimbulkan beragam reaksi.

Dr. Budi Irawanto, S.IP, M.A., dosen Departemen Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik UGM, menyatakan bahwa film dokumenter berbeda dari dokumentasi biasa karena mampu merepresentasikan berbagai persoalan sosial, politik, dan kultural. Menurutnya, dokumenter adalah karya yang berangkat dari realitas namun tetap melibatkan perlakuan kreatif dari pembuat film. “Film dokumenter itu basisnya pada realitas atau aktualitas, tetapi juga ada perlakuan kreatif terhadap film itu. Ada editing, ditambahkan musik, dan berbagai elemen lain,” ujarnya, Jumat (5/6).

You might also like

Arie Sujito Dorong Siswa Hindari Kekerasan dan Penyalahgunaan Narkoba

Arie Sujito Dorong Siswa Hindari Kekerasan dan Penyalahgunaan Narkoba

20 July 2026
Tim UGM dan ITB Raih Juara Pertama di Kompetisi EcoVation 2026

Tim UGM dan ITB Raih Juara Pertama di Kompetisi EcoVation 2026

20 July 2026

Budi menjelaskan bahwa dokumenter selalu mengajukan klaim kebenaran yang didasarkan pada estetika realitas. Meskipun menggunakan berbagai teknik kreatif, isi dan muatan yang disampaikan tetap berangkat dari fakta, bukan semata-mata hasil imajinasi sutradara. “Film dokumenter memiliki kemampuan untuk mengangkat berbagai persoalan sosial politik yang selama ini tidak banyak diketahui publik atau kurang mendapat ruang dalam media arus utama,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

Menurut Budi, kekuatan dokumenter tidak hanya terletak pada penyampaian fakta, tetapi juga pada kemampuannya menyentuh aspek emosional penonton. Selain mengajak audiens berpikir secara rasional, dokumenter juga menghadirkan pengalaman afektif melalui gambar, suara, musik, hingga ekspresi para subjek yang ditampilkan.

Ia mencontohkan film dokumenter “Pesta Babi” tentang Papua yang menampilkan kondisi lingkungan, ekspansi proyek pembangunan dan korporasi di wilayah adat, serta kehidupan masyarakat Papua. Melalui visual dan narasi yang disusun, penonton dapat melihat langsung realitas yang jarang ditemui dalam pemberitaan sehari-hari. “Berita Papua itu tidak cukup banyak di media kita karena masih Jawa-sentris. Informasi yang dibawa film ini menjadi sesuatu yang bagi publik jarang ditemukan di media arus utama,” ujarnya.

Menurutnya, dokumenter mampu menghadirkan wajah-wajah nyata, ekspresi kekecewaan, ketakutan, dan kecemasan masyarakat yang terdampak suatu persoalan. Hal tersebut menjadi kekuatan yang sulit diperoleh melalui laporan tertulis semata. Budi menyebutkan film memiliki teknik “close up” yang membuat penonton menjadi dekat dengan subjek yang ditonton.

Budi menilai bahwa salah satu kekuatan utama film dokumenter justru muncul setelah selesai diputar. Ia menyebutkan pemutaran film dokumenter kerap diikuti diskusi untuk memaknai pesan sehingga idenya menjadi terdiseminasi. “Misal di Pesta Babi ada simbol salib merah, kenapa warnanya merah dan lain-lain. Meskipun mungkin di film itu ada, tetapi dengan adanya diskusi orang menjadi lebih tahu. Ini yang sebenarnya disebut dengan ruang publik,” pungkasnya.

Ia mengaitkan fenomena tersebut dengan konsep public sphere atau ruang publik yang diperkenalkan oleh sosiolog Jerman, Jurgen Habermas. Budi menyebutkan ruang ini membuka diskusi publik tanpa intervensi politik atau kekuasaan. Karena itu, ia memandang pembubaran pemutaran film atau intimidasi terhadap kegiatan diskusi sebagai sesuatu yang bertentangan dengan prinsip demokrasi. “Ruang publik adalah ruang di mana orang bisa mendiskusikan masalah-masalah yang menyangkut kepentingan publik tanpa intervensi kekuasaan maupun kepentingan pasar,” jelasnya.

Menurutnya, upaya pelarangan pemutaran film di era digital justru berpotensi meningkatkan rasa ingin tahu publik terhadap isu yang diangkat. Ia menilai kontrol informasi kini semakin sulit dilakukan karena masyarakat memiliki banyak saluran untuk mengakses dan menyebarkan informasi. “Pelarangan-pelarangan itu justru semakin memancing rasa keingintahuan ya sebenarnya,” ujarnya.

Lebih jauh, Budi menilai bahwa dokumenter tidak hanya berfungsi menunjukkan realitas, tetapi bisa menagih akuntabilitas dari pihak yang bertanggung jawab atas persoalan yang ditampilkan. Menurutnya, dokumenter dapat menjadi semacam peringatan atas berbagai persoalan yang sedang berlangsung di masyarakat. Jika persoalan tersebut diabaikan, dampaknya dapat semakin meluas di kemudian hari.

Budi melihat perkembangan teknologi digital telah membuka peluang yang semakin besar bagi lahirnya film-film dokumenter baru. Kini, produksi dokumenter tidak lagi bergantung pada peralatan yang mahal maupun rumah produksi besar. Selain itu, memungkinkan pembuatan dilakukan secara kolaboratif oleh berbagai pihak. “Siapapun bisa membuat dokumenter. Dengan telepon genggam saja orang bisa merekam, mengedit, dan segala macamnya,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa film dokumenter akan terus memainkan peran penting dalam kehidupan demokrasi karena kemampuannya membuka ruang percakapan publik mengenai berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat. Menurutnya, film dokumenter bisa menjadi pemantik perbincangan. Ia menyebutkan kegiatan menonton kemudian berbagi pemaknaan, berdiskusi, dan memperdebatkan berbagai perspektif merupakan bagian penting dari kehidupan demokratis. “Perdebatan, perbincangan, dan ketidaksetujuan adalah sesuatu yang melekat dalam demokrasi,” tuturnya.

Tags: Berita JogjaFilmHeadlineJogjaPesta
ADVERTISEMENT
Dwina

Dwina

Related Stories

Arie Sujito Dorong Siswa Hindari Kekerasan dan Penyalahgunaan Narkoba

Arie Sujito Dorong Siswa Hindari Kekerasan dan Penyalahgunaan Narkoba

by Fajar
20 July 2026
0

Headline.co.id, Jogja ~ Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menunjukkan komitmen kuat dalam mendukung pembinaan generasi muda di tengah meningkatnya kenakalan...

Tim UGM dan ITB Raih Juara Pertama di Kompetisi EcoVation 2026

Tim UGM dan ITB Raih Juara Pertama di Kompetisi EcoVation 2026

by Dwina
20 July 2026
0

Headline.co.id, Bandung ~ Mahasiswa dari Universitas Gadjah Mada (UGM) dan Institut Teknologi Bandung (ITB) berhasil meraih juara pertama dalam kompetisi...

UGM Raih Penghargaan Indonesia Solar Award 2026 untuk Pengembangan Energi Surya

UGM Raih Penghargaan Indonesia Solar Award 2026 untuk Pengembangan Energi Surya

by Fajar
20 July 2026
0

Headline.co.id, Jogja ~ Universitas Gadjah Mada (UGM) berhasil meraih penghargaan Indonesia Solar Award 2026 dalam kategori Educational Institutions/Universities Solar Award....

Perjuangan Fecia, Anak Buruh Tani dari Semanu, Mewujudkan Impian Kuliah di UGM

Perjuangan Fecia, Anak Buruh Tani dari Semanu, Mewujudkan Impian Kuliah di UGM

by masfajar
20 July 2026
0

Headline.co.id, Fecia Laura Revani ~ seorang remaja berusia 18 tahun dari Padukuhan Tunggul Barat, Semanu, Gunungkidul, Yogyakarta, berhasil mewujudkan impiannya...

UGM Selenggarakan Festival Karawitan dan Bazar Nusantara untuk Merawat Tradisi

UGM Selenggarakan Festival Karawitan dan Bazar Nusantara untuk Merawat Tradisi

by Fajar
20 July 2026
0

Headline.co.id, Jogja ~ Fakultas Filsafat Universitas Gadjah Mada (UGM) mengadakan Festival Karawitan dan Bazar Nusantara di Lapangan Fakultas Filsafat UGM...

110 Peserta Ikuti Seminar Gemini AI di Universitas Alma Ata Yogyakarta

Kolaborasi Alma Ata, Indosat, dan Google Perkuat Kesiapan Mahasiswa Hadapi Era AI

by Hendrawan
19 July 2026
0

Highlight Berita FSET Universitas Alma Ata Gandeng Indosat dan Google Gemini, 110 Mahasiswa Belajar AI: FSET Universitas Alma Ata menggelar...

Headline Media Headline Media Headline Media

Recommended

Polri Perkuat Desk Ketenagakerjaan Sesuai Arahan Presiden pada May Day 2026

Polri Perkuat Desk Ketenagakerjaan Sesuai Arahan Presiden pada May Day 2026

2 May 2026
Pemkab Lumajang Distribusikan Air Bersih di Tengah Status Darurat Kekeringan

Pemkab Lumajang Distribusikan Air Bersih di Tengah Status Darurat Kekeringan

13 July 2026
Lumajang Tingkatkan Pendampingan Desa untuk Capai Zero Stunting

Lumajang Tingkatkan Pendampingan Desa untuk Capai Zero Stunting

29 April 2026
Polda Papua Tengah Salurkan Bantuan Sosial ke Pedagang Pasar di Nabire

Polda Papua Tengah Salurkan Bantuan Sosial ke Pedagang Pasar di Nabire

13 June 2026
Midea Run to Party: Semarak Olahraga yang Menghibur

Midea Run to Party: Perpaduan Olahraga dan Hiburan yang Menggelegar

18 August 2024
Temu Bisnis UMKM dengan Mbizmarket diselenggarakan di Sleman

Digitalisasi UMKM: Temu Bisnis UMKM dengan Mbizmarket Membuka Peluang Baru di Sleman

4 November 2023
Gempa Magnitudo 3.6 Guncang Wilayah Kabupaten Bandung

Gempa Magnitudo 3.6 Guncang Wilayah Kabupaten Bandung

20 February 2026

Artikel Terbaru

Arie Sujito Dorong Siswa Hindari Kekerasan dan Penyalahgunaan Narkoba

Arie Sujito Dorong Siswa Hindari Kekerasan dan Penyalahgunaan Narkoba

20 July 2026
DJP Tegaskan PMK 37/2025 Tidak Memperkenalkan Pajak Baru untuk Pedagang Marketplace

DJP Tegaskan PMK 37/2025 Tidak Memperkenalkan Pajak Baru untuk Pedagang Marketplace

20 July 2026
Kemendag Berikan Masa Transisi NIB untuk Pedagang Marketplace

Kemendag Berikan Masa Transisi NIB untuk Pedagang Marketplace

20 July 2026
Pemprov Gorontalo Himbau Warga Hindari Konvoi Berlebihan Usai Final Piala Dunia

Pemprov Gorontalo Himbau Warga Hindari Konvoi Berlebihan Usai Final Piala Dunia

20 July 2026
Wakil Wali Kota Banda Aceh: Pramuka Kunci Pembangunan Karakter Generasi Muda

Wakil Wali Kota Banda Aceh: Pramuka Kunci Pembangunan Karakter Generasi Muda

20 July 2026
Wakil Gubernur Gorontalo Ajak Warga Rayakan Final Piala Dunia dengan Tertib

Wakil Gubernur Gorontalo Ajak Warga Rayakan Final Piala Dunia dengan Tertib

20 July 2026
Ilustrasi OTT KPK

Bupati Lombok Barat Terjaring OTT KPK, Tujuh Orang Dibawa ke Jakarta

20 July 2026

Popular Story

Head to Head Inggris vs Argentina Siapa Lebih Unggul Jelang Semifinal Piala Dunia 2026
Sepak Bola

Fakta Menarik Inggris vs Argentina: Rekor Pertemuan, Sejarah Piala Dunia, dan Debut Messi

by Pinasti
16 July 2026
0

Fakta Inggris vs Argentina mencakup rekor 14 pertemuan, lima duel Piala Dunia,...

Read moreDetails

Perayaan Hari Jadi ke-514 Bengkalis: LAMR Adakan Kenduri Adat Sepekan Penuh Budaya

Perkara Tifauzia Tyassuma Memasuki Ujian Prosedural, Ini Titik Penting Sebelum Pembuktian

Cuaca Besok Hujan atau Panas? Ini Prakiraan BMKG untuk 15 Juli 2026, Hujan Ringan hingga Sangat Lebat Ancam Sejumlah Wilayah

Kurs USD Hari Ini Dekati Rp18.000, Ini Analisis Arah Rupiah 20 Juli 2026

Prakiraan Cuaca Besok di Kalimantan: Pontianak, Palangka Raya, Banjarmasin, Samarinda dan Tanjung Selor

Amsakar Achmad Dorong RUU Kepulauan untuk Keadilan Fiskal

Pemerintah Pastikan Gizi dan Pendidikan Anak Terpenuhi Sejak Hari Pertama Sekolah

Pemkab Lumajang Fokuskan P-APBD 2026 untuk Pengentasan Kemiskinan

Pemerintah Pastikan Siaran Piala Dunia 2026 di TVRI untuk Semua Lapisan Masyarakat

Prev Next
Headline.co.id


Headline.co.id (Headline Media Indonesia) merupakan situs berita Headline menyediakan berbagai macam informasi yang update dan terpercaya. Izin Kominfo No TDPSE : 007022.01/DJAI.PSE/08/2022 PB-UMKU: 120000073262700000001

  • Kebijakan Editorial
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik
  • Koreksi Ralat
  • Redaksi
  • Pasang Iklan

© 2025 Headline.co.id - Faktual dan Aktual.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle

© 2025 Headline.co.id - Faktual dan Aktual.