Headline.co.id, Tanah Datar ~ Pemerintah Kabupaten Tanah Datar di Sumatra Barat menjalin kerja sama dengan perantau untuk mempercepat pemulihan infrastruktur pascabencana galodo dan memperkuat ekonomi masyarakat setempat. Bupati Tanah Datar, Eka Putra, mengungkapkan strategi ini saat menghadiri peringatan Milad pertama Ikatan Keluarga Tanah Datar (IKTD) Kabupaten Tegal di Gedung Yaumi, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, pada Minggu, 26 Juli 2026.
Eka Putra menjelaskan bahwa pemulihan jalan dan jembatan yang rusak akibat galodo dalam tiga tahun terakhir menjadi prioritas utama. Selain itu, Pemkab Tanah Datar juga berfokus pada program perlindungan bagi petani untuk memastikan produksi pangan daerah tetap berjalan lancar. Upaya ini termasuk layanan membajak sawah gratis, bantuan tanam padi gratis, dan pendaftaran asuransi pertanian untuk mengantisipasi risiko gagal panen.
“Langkah-langkah ini diharapkan dapat menjaga ketahanan ekonomi warga,” ujar Eka Putra. Selain fokus pada infrastruktur dan ekonomi, Pemkab Tanah Datar juga menyoroti capaian di bidang sumber daya manusia melalui program Satu Rumah Satu Hafizh/Hafizhah, yang telah melahirkan 25 ribu penghafal Al-Qur’an di Luhak Nan Tuo hingga pertengahan 2026.
Ketua IKTD Kabupaten Tegal, Hasdiwarman, menyatakan bahwa perantau siap memberikan kontribusi nyata bagi kampung halaman sesuai dengan filosofi “Dima bumi dipijak, di situ langik dijunjuang.” Organisasi perantau ini diharapkan terus menjadi sarana pengabdian dan penyambung aspirasi warga Tanah Datar di Jawa Tengah.
Acara silaturahmi tersebut juga menampilkan ceramah agama oleh Ustadz Bin Ahmad Bin Muhammad Basalamah dan dihadiri oleh Asisten Administrasi Umum Pemkab Tegal Muhammad Budi Eko, Asisten Administrasi Umum Setda Tanah Datar Sri Mulyani, serta Ketua DPP IKTD Jabodetabek Yuherman.


















