Headline.co.id, Pemerintah Kota Batam Bekerja Sama Dengan Pt Bank Sumut Untuk Memperluas Akses Pembiayaan Bagi Pelaku Usaha Mikro ~ kecil, dan menengah (UMKM) melalui Program Subsidi Bunga/Margin 0 Persen. Kerja sama ini ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang berlangsung di Aula Engku Hamidah, Kantor Wali Kota Batam, pada Jumat, 24 Juli 2026. Pada acara tersebut, Pemko Batam juga memberikan penghargaan kepada koperasi yang mendapatkan predikat sehat dan cukup sehat berdasarkan Penilaian Kesehatan Koperasi Tahun 2025.
Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menegaskan bahwa pembangunan daerah tidak hanya berfokus pada infrastruktur, tetapi juga pada pemberdayaan masyarakat serta peningkatan kualitas sumber daya manusia dan ekonomi kerakyatan. Menurutnya, koperasi dan UMKM memainkan peran penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Oleh karena itu, pemerintah terus berupaya memperluas akses pembiayaan yang mudah dan terjangkau bagi pelaku usaha.
Selain bekerja sama dengan perbankan, Pemko Batam juga menyalurkan pembiayaan melalui Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) Pengelolaan Dana Bergulir (PDB) dengan bunga rendah. Tingkat kredit bermasalah atau Non-Performing Loan (NPL) dari program ini tercatat sebesar 2,1 persen, yang masih berada di bawah batas aman sebesar 5 persen.
Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kota Batam, Salim, menjelaskan bahwa program subsidi bunga atau margin 0 persen ini ditujukan bagi pelaku UMKM, seperti pedagang kecil dan pelaku usaha kuliner, dengan plafon pinjaman awal hingga Rp20 juta tanpa agunan. Bank Sumut menjadi mitra perbankan ketiga dalam program ini setelah Bank BTN dan Bank Riau Kepri (BRK) Syariah. Pemko Batam juga sedang menjajaki kerja sama dengan Bank Jatim untuk memperluas jangkauan layanan pembiayaan.
Saat ini, anggaran program mencapai Rp3 miliar. Pemko Batam juga mengusulkan peningkatan plafon pinjaman menjadi Rp50 juta hingga Rp100 juta agar semakin banyak pelaku UMKM yang dapat memperoleh akses permodalan. Berdasarkan data Online Data System (ODS) per Juni 2026, terdapat 1.132 koperasi yang terdaftar di Kota Batam, dengan 375 koperasi berstatus aktif. Dari hasil penilaian kesehatan koperasi pada 2025, sebanyak 16 koperasi meraih predikat sehat dan 27 koperasi memperoleh predikat cukup sehat.
Pemimpin Divisi Kredit Konsumen PT Bank Sumut, Faisal Panggabean, menyatakan bahwa pihaknya siap mendukung pembangunan ekonomi daerah melalui pembiayaan yang inklusif, cepat, dan terjangkau bagi pelaku UMKM. Menurutnya, program subsidi bunga ini diharapkan dapat mempermudah pelaku usaha mikro dalam memperoleh akses pembiayaan sehingga mampu meningkatkan daya saing dan kesejahteraan masyarakat.
Pada akhir kegiatan, Wali Kota Batam menyerahkan penghargaan kepada koperasi berprestasi dan mengajak seluruh pengurus koperasi untuk menjaga tata kelola organisasi yang sehat, transparan, dan akuntabel melalui pelaksanaan Rapat Anggota Tahunan (RAT) secara rutin.















