Headline.co.id, Gorontalo ~ Kabupaten Gorontalo memperkuat pengembangan UMKM melalui kolaborasi pemerintah, konsultan, pendamping, lembaga inkubasi bisnis, dan komunitas. Upaya tersebut dibahas dalam rapat koordinasi bersama para konsultan dan pendamping UMKM pada Sabtu (26/9/2026). Pertemuan itu digelar untuk menyelaraskan program kerja, memperkuat sinergi, serta merumuskan pengembangan dan pemberdayaan UMKM yang lebih terarah dan berkelanjutan.
Rapat tersebut melibatkan konsultan dan pendamping UMKM yang tergabung dalam Lembaga Inkubasi Bisnis METRIC, pendamping PLUT KUMKM Kabupaten Gorontalo, serta Komunitas Creative Society. Para peserta membahas kebutuhan dan tantangan yang dihadapi pelaku UMKM sekaligus mengidentifikasi peluang pengembangan program.
Kolaborasi Jadi Strategi Pengembangan UMKM
Kepala Dinas Koperasi, UKM, Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Gorontalo, Sumati Maku, mengatakan rapat koordinasi tersebut menjadi ruang untuk menyatukan langkah antarpihak yang terlibat dalam pengembangan UMKM.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
“Pertemuan ini menjadi ruang koordinasi untuk menyelaraskan program kerja, memperkuat sinergi, serta membangun kolaborasi lintas pihak dalam rangka pengembangan dan pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM),” kata Sumati Maku, Sabtu (26/9/2026).
Menurut dia, kebutuhan dan tantangan pelaku UMKM perlu dibahas bersama agar peluang pengembangan program dapat diidentifikasi secara lebih terarah. Kolaborasi lintas pihak tersebut diharapkan memperkuat ekosistem UMKM di Kabupaten Gorontalo.
Dalam rapat itu, pemerintah daerah bersama konsultan, pendamping, lembaga inkubasi bisnis, dan komunitas bertukar pandangan mengenai program yang dapat mendukung pengembangan serta pemberdayaan UMKM.
Masukan Konsultan Jadi Bahan Kebijakan
Sumanti Maku menyampaikan, pertemuan tersebut diharapkan menghasilkan gagasan dan perspektif baru yang dapat menjadi masukan bagi pemerintah daerah. Masukan dari para konsultan dan pendamping UMKM akan digunakan sebagai salah satu pondasi dalam merumuskan kebijakan dan program strategis daerah.
“Kami berharap melalui pertemuan ini bisa mendapatkan insight-insight baru dari para konsultan dan pendamping UMKM. Berbagai masukan tersebut nantinya dapat menjadi pondasi dalam merumuskan kebijakan serta program-program strategis daerah di bidang pengembangan dan pemberdayaan UMKM,” ujar Sumanti Maku.
Ia menambahkan, pengembangan UMKM membutuhkan pendekatan kolaboratif. Pemerintah, kata dia, tidak dapat menjalankan upaya tersebut sendiri sehingga diperlukan keterlibatan konsultan, pendamping, lembaga inkubasi bisnis, dan komunitas.
Rapat koordinasi itu menjadi bagian dari upaya mempertemukan berbagai pihak yang memiliki peran dalam mendukung UMKM. Selain membahas tantangan yang dihadapi pelaku usaha, forum tersebut diarahkan untuk membangun sinergi dan mengembangkan program yang berkelanjutan di Kabupaten Gorontalo.
Dukung jurnalis Headline.co.id secara gratis Atau Berkontribusi Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media
Gambar tidak dapat dimuat.

















