Headline.co.id, Kasongan ~ Gereja Paroki Maria Bunda Karmel Kasongan di Kabupaten Katingan resmi diberkati pada Minggu (19/7/2026). Acara ini menjadi momen bersejarah bagi umat Katolik setempat, yang melihat gereja tersebut sebagai simbol ketekunan, gotong royong, dan pengorbanan selama bertahun-tahun. Misa pemberkatan dipimpin oleh Uskup Keuskupan Palangka Raya, dihadiri ratusan umat yang memenuhi gereja.
Prosesi pemberkatan dilanjutkan dengan pemukulan gong dan penandatanganan prasasti, menandai dimulainya pelayanan di Gereja Paroki Maria Bunda Karmel Kasongan. Hadir dalam acara tersebut Bupati Katingan Saiful, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), para imam, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta umat Katolik dari berbagai wilayah.
Di balik kemegahan gereja ini, terdapat cerita perjuangan yang jarang diketahui. Seorang jemaat mengisahkan bagaimana pembangunan gereja dilakukan dengan keterbatasan, di mana seluruh umat berusaha membantu sesuai kemampuan masing-masing. Para pastor juga memberikan teladan pengorbanan. “Ini bukan hanya soal anggaran, tetapi semangat kebersamaan,” ungkap seorang jemaat.
Bupati Katingan Saiful menegaskan bahwa perjuangan membangun gereja ini mencerminkan nilai gotong royong yang harus dipertahankan. “Rumah ibadah memiliki peran strategis dalam membangun masyarakat harmonis,” kata Saiful. Ia menambahkan bahwa rumah ibadah tidak hanya menjadi tempat berdoa, tetapi juga ruang pembinaan karakter, pendidikan moral, dan penguatan nilai-nilai toleransi.
Saiful menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Katingan untuk terus mendukung kehidupan beragama yang harmonis, memastikan setiap umat memiliki kesempatan yang sama untuk beribadah sesuai keyakinannya. Bagi umat Katolik di Katingan, Gereja Maria Bunda Karmel kini lebih dari sekadar tempat ibadah. Bangunan ini menjadi pengingat bahwa cita-cita besar dapat terwujud ketika banyak orang bersedia berbagi dan bekerja bersama.
Semangat kebersamaan ini diharapkan terus hidup, tidak hanya di lingkungan gereja, tetapi juga dalam kehidupan masyarakat Kabupaten Katingan yang dikenal menjaga kerukunan di tengah keberagaman. Gereja Maria Bunda Karmel menjadi saksi bahwa toleransi, gotong royong, dan pengabdian tetap menjadi fondasi kuat dalam membangun Katingan yang damai dan sejahtera.
















