Headline.co.id, Jakarta ~ Kementerian Perhubungan Republik Indonesia telah memberangkatkan 303 peserta dalam program Mudik Gratis Ramah Anak dan Disabilitas Tahun 2026. Keberangkatan ini dilakukan dari Stasiun Pasar Senen, Jakarta, pada Kamis, 19 Maret 2026. Program ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk menyediakan layanan transportasi yang aman, nyaman, dan inklusif bagi seluruh masyarakat, terutama penyandang disabilitas dan keluarga dengan anak.
Sekretaris Jenderal Kemenhub, Arif Toha, menyatakan bahwa program ini tidak hanya memberikan fasilitas perjalanan gratis, tetapi juga memastikan pelayanan yang setara dan adil. “Kami menyadari perjalanan jauh memiliki tantangan tersendiri, terutama bagi penyandang disabilitas dan keluarga dengan anak. Karena itu, program ini menekankan pelayanan inklusif yang optimal,” ujarnya.
Tahun ini, jumlah peserta yang mengikuti program ini meningkat menjadi 303 orang, dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai 276 peserta. Para pemudik diberangkatkan menuju berbagai kota di Pulau Jawa, seperti Tegal, Semarang, Solo, Yogyakarta, Malang, dan Surabaya.
Untuk mendukung kenyamanan perjalanan, penyelenggara menyediakan berbagai fasilitas ramah disabilitas dan anak di stasiun maupun selama perjalanan. Fasilitas tersebut meliputi pendampingan khusus petugas, akses kursi roda dan guiding block, ruang laktasi, area bermain anak, serta ruang tunggu yang nyaman. Selain itu, petugas juga disiagakan untuk membantu proses naik ke gerbong secara aman bagi penumpang dengan kebutuhan khusus. “Kepada petugas, saya instruksikan untuk memberikan pelayanan terbaik dengan penuh kesabaran serta mengutamakan keselamatan hingga tiba di tujuan,” tegas Arif Toha.
Program ini terselenggara melalui kolaborasi Kemenhub, PT Bank Syariah Indonesia Tbk, dan PT Kereta Api Indonesia (Persero). Arif Toha menyampaikan apresiasi kepada seluruh mitra yang telah mendukung terselenggaranya program mudik inklusif ini. Menurutnya, kehadiran layanan seperti ini merupakan bukti nyata bahwa negara hadir untuk semua warga tanpa terkecuali.
Program Mudik Gratis Ramah Anak dan Disabilitas ini menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam mewujudkan sistem transportasi nasional yang berkeadilan dan inklusif. Melalui program ini, diharapkan seluruh masyarakat, termasuk kelompok rentan, dapat merasakan perjalanan mudik yang aman, nyaman, dan bermartabat. “Selamat sampai tujuan dan selamat berkumpul bersama keluarga di kampung halaman,” pungkas Arif Toha.




















