Headline.co.id, Tim Gabungan Terus Melakukan Upaya Penanganan Intensif Terhadap Dampak Banjir Bandang Yang Melanda Beberapa Wilayah Di Kabupaten Bone ~ Sulawesi Selatan, pada Sabtu (2/5/26). Aparat dari berbagai instansi seperti Basarnas, BPBD, TNI-Polri, Brimob, Satpol PP, serta relawan dikerahkan untuk membantu proses evakuasi warga dan penyaluran bantuan darurat di lokasi terdampak.
Kepala Operasional Basarnas Sulawesi Selatan, Andi Sultan, menjelaskan bahwa banjir tersebut disebabkan oleh tingginya curah hujan yang bersamaan dengan pasang air laut, sehingga air meluap ke permukiman warga. “Kondisi tersebut mengakibatkan ratusan rumah di Kecamatan Tanete Riattang dan Tanete Riattang Timur terendam dengan ketinggian air di beberapa titik mencapai dua meter,” ujarnya.
Dalam proses evakuasi, tim SAR gabungan menggunakan perahu karet untuk mengevakuasi warga yang terjebak, terutama lansia, anak-anak, dan masyarakat di kawasan dengan genangan tinggi seperti Kelurahan Bajoe dan Panyula. Beberapa warga juga dipindahkan ke lokasi yang lebih aman guna mengantisipasi banjir susulan.
Selain fokus pada penyelamatan warga, petugas juga menyalurkan bantuan logistik berupa makanan siap saji, air bersih, selimut, dan kebutuhan darurat lainnya. Posko siaga bencana didirikan untuk mempermudah koordinasi penanganan serta pendataan korban terdampak banjir.
Andi Sultan menambahkan bahwa personel gabungan masih disiagakan di sejumlah titik rawan karena kondisi cuaca belum sepenuhnya stabil. “Pemerintah daerah bersama seluruh unsur terkait terus berupaya mempercepat penanganan dampak banjir dan memastikan kebutuhan dasar masyarakat dapat terpenuhi,” tutupnya.





















