Headline.co.id, Jakarta ~ Kementerian Perhubungan mengumumkan bahwa antrean kendaraan di jalur menuju Pelabuhan Gilimanuk, Bali, berhasil diatasi selama periode Angkutan Lebaran 2026. Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak terkait dan masyarakat atas keberhasilan ini. Berdasarkan pemantauan hingga Rabu (18/3) pukul 16.00 WITA, antrean kendaraan telah terurai dan seluruh kendaraan tertampung di buffer zone, sehingga layanan penyeberangan kembali berjalan lancar.
“Ini merupakan hasil kerja bersama seluruh stakeholder yang bergerak cepat di lapangan. Kami sangat mengapresiasi sinergi yang terjalin, termasuk dukungan masyarakat yang tertib mematuhi arahan petugas,” ujar Menhub dalam siaran pers yang diterima , Kamis (19/3/2026).
Keberhasilan ini didukung oleh percepatan operasional, termasuk optimalisasi armada di lintasan Pelabuhan Ketapang–Gilimanuk. Sebanyak 40 kapal dioperasikan, dengan 30 kapal menerapkan sistem tiba–bongkar–berangkat (TBB) yang dipangkas menjadi 15 menit guna mempercepat proses bongkar muat. Selain itu, pengaturan lalu lintas dan distribusi kendaraan menuju pelabuhan juga diperketat untuk mencegah kepadatan kembali.
Menhub menegaskan bahwa pengawasan dan evaluasi akan terus dilakukan, terutama menjelang Hari Raya Nyepi dan puncak arus mudik Lebaran. “Kondisi yang sudah terkendali ini harus terus dijaga agar pelayanan transportasi tetap aman dan lancar,” tegasnya.
Seiring perayaan Nyepi, Kemenhub juga mengumumkan penyesuaian operasional penyeberangan. Pelabuhan Ketapang ditutup mulai Rabu (18/3) pukul 17.00 WIB hingga Jumat (20/3) pukul 05.00 WIB. Sementara Pelabuhan Gilimanuk ditutup mulai Kamis (19/3) pukul 05.00 WITA dan kembali beroperasi pada Jumat (20/3) pukul 06.00 WITA.
Kemenhub menegaskan komitmennya untuk memastikan layanan transportasi selama Angkutan Lebaran tetap selamat, aman, dan nyaman bagi masyarakat.




















