Headline.co.id, Depok ~ Universitas Indonesia (UI) dan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) berkolaborasi untuk memperkuat sektor olahraga nasional melalui pendidikan tinggi. Kerja sama ini dibahas dalam pertemuan Rektor UI, Heri Hermansyah, dan Menteri Pemuda dan Olahraga, Erick Thohir, di Jakarta pada Rabu (18/3/2026).
Salah satu agenda utama dalam pertemuan tersebut adalah pembentukan Program Studi Manajemen Olahraga di UI. Program ini dirancang untuk memenuhi kebutuhan industri olahraga nasional dengan dukungan infrastruktur dan ekosistem pembelajaran yang adaptif. Rektor UI, Heri Hermansyah, menekankan pentingnya kolaborasi ini untuk memperkuat ekosistem olahraga berbasis ilmu pengetahuan dan pengembangan sumber daya manusia. “Olahraga memiliki potensi besar untuk dikembangkan secara akademik maupun profesional. Kerja sama ini diharapkan membuka peluang lebih luas bagi atlet nasional untuk melanjutkan pendidikan tinggi,” ujar Heri.
Sebagai bagian dari inisiatif ini, UI juga menyiapkan jalur prestasi bagi atlet nasional peraih medali untuk melanjutkan pendidikan. Skema ini diharapkan dapat menjadi solusi bagi tantangan keberlanjutan karier atlet setelah masa aktif di dunia olahraga. Langkah ini juga menjawab kebutuhan pembinaan atlet yang tidak hanya berorientasi pada prestasi jangka pendek, tetapi juga keberlanjutan karier di masa depan.
Kerja sama ini mencakup penguatan kapasitas sumber daya manusia di bidang olahraga. Praktisi dari Kemenpora direncanakan dapat terlibat sebagai dosen tamu di UI, memberikan mahasiswa perspektif praktis yang relevan dengan dinamika industri. Selain itu, pegawai Kemenpora juga berkesempatan melanjutkan pendidikan pada jenjang magister dan doktoral di UI sebagai bagian dari peningkatan kompetensi kelembagaan.
Menpora Erick Thohir menekankan pentingnya kehadiran negara dalam memastikan masa depan atlet, tidak hanya saat berkompetisi, tetapi juga setelah pensiun. “Banyak atlet telah memberikan prestasi luar biasa bagi bangsa. Sudah menjadi tanggung jawab kita memastikan mereka memiliki akses pendidikan dan karier yang berkelanjutan,” ujarnya.
Pertemuan ini menjadi langkah awal penguatan kolaborasi sektor pendidikan tinggi dan olahraga nasional. Melalui sinergi ini, diharapkan lahir ekosistem yang tidak hanya mendorong prestasi di arena kompetisi, tetapi juga menjamin keberlanjutan pendidikan dan kesejahteraan atlet Indonesia. Ke depan, kolaborasi ini diharapkan menjadi model pengembangan olahraga berbasis pendidikan yang mampu mencetak atlet berprestasi sekaligus sumber daya manusia unggul di bidang manajemen olahraga.





















