Headline.co.id, Sumenep ~ Pembangunan Koperasi Desa Merah Putih yang berlokasi di Dusun Sumur Asin, Desa Padike, Kecamatan Talango, Pulau Poteran, Kabupaten Sumenep, kini telah memasuki tahap struktur utama. Proses ini ditandai dengan pengecoran tiang balok yang menjadi penopang awal bangunan koperasi tersebut. Pembangunan ini diawasi langsung oleh Babinsa Posramil 0827/02 Talango pada Senin (5/1/2026) untuk memastikan kelancaran dan keterlibatan masyarakat setempat dalam proyek ini.
Babinsa Posramil 0827/02 Talango, Serda Andrik, menyatakan bahwa pembangunan ini mendapat dukungan penuh dari warga pesisir Pulau Poteran. Material bangunan didistribusikan secara bertahap, dan bagian dasar lantai telah diuruk serta diratakan untuk mendukung struktur lanjutan. “Pengecoran tiang balok ini menjadi penanda fase penting pembangunan gedung koperasi. Antusiasme warga terlihat jelas, mulai dari membantu proses teknis hingga menjaga material di lokasi,” ujarnya.
Menurut Serda Andrik, koperasi ini diharapkan menjadi pusat aktivitas ekonomi baru bagi masyarakat kepulauan. Sejak awal, warga dilibatkan secara aktif, mencerminkan semangat koperasi sebagai usaha bersama berbasis kebutuhan lokal. “Yang kami lihat bukan sekadar pembangunan fisik, tetapi tumbuhnya rasa memiliki. Koperasi ini benar-benar dibangun dari, oleh, dan untuk masyarakat Pulau Poteran,” tegasnya.
Komandan Koramil 0827/02 Kalianget, Kapten Inf Nanang Fadhori, menambahkan bahwa pembangunan koperasi di wilayah kepulauan memiliki tantangan tersendiri, terutama terkait distribusi material dan kondisi geografis. “Pembangunan di kepulauan membutuhkan perencanaan dan koordinasi ekstra. Namun, dengan gotong royong masyarakat, pekerjaan dapat berjalan stabil. Progres fisik yang terlihat hari ini menjadi bukti semangat warga Pulau Poteran dalam membangun pusat ekonomi mereka sendiri,” jelasnya.
Ia juga menekankan bahwa kehadiran TNI di lapangan tidak hanya untuk memastikan keamanan dan ketertiban, tetapi juga untuk mendampingi agar pembangunan koperasi berkelanjutan dan memberikan dampak ekonomi nyata bagi desa pesisir. Pembangunan Koperasi Desa Merah Putih ini melibatkan tenaga kerja lokal, mulai dari pekerja harian hingga kepala tukang setempat. Skema tersebut diharapkan tidak hanya mempercepat penyelesaian bangunan, tetapi juga menggerakkan ekonomi warga sejak tahap konstruksi, sebelum koperasi resmi beroperasi sebagai penggerak ekonomi Pulau Poteran.



















