Headline.co.id, Lumajang ~ Sakura Garden di Desa Sumbermujur, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, menawarkan wisata petik stroberi di tengah taman bernuansa Jepang. Destinasi yang dirintis sejak sekitar 2019 itu memungkinkan pengunjung memilih dan memetik buah secara langsung dengan biaya Rp20.000 per 100 gram. Pemilik Sakura Garden, Shila Rahma, menyampaikan informasi tersebut pada Minggu (1/11/2026). Selain menikmati stroberi segar, pengunjung dapat bersantai, berfoto, serta mengenakan pakaian bergaya Jepang di area taman.
Petik Stroberi Jadi Aktivitas Favorit
Shila mengatakan, aktivitas petik stroberi menjadi salah satu kegiatan yang paling diminati pengunjung Sakura Garden. Pengunjung dapat mengambil sendiri buah yang diinginkan, kemudian membayar berdasarkan berat stroberi yang dipetik.
“Sekarang yang paling diminati itu petik stroberi. Stroberi kita ini menjadi produk unggulan Lumajang karena berasal dari Jepang dan sudah bisa dikembangkan di negara lain,” ujar Shila.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Menurut dia, stroberi yang dibudidayakan di Sakura Garden memiliki rasa manis dengan kadar gula tinggi. Buah tersebut juga relatif rentan dan tidak dapat disimpan terlalu lama. Karena itu, pengunjung dapat menikmati stroberi dalam kondisi segar setelah memetiknya langsung dari kebun.
Sistem pembayaran berdasarkan berat memberikan keleluasaan bagi pengunjung untuk menyesuaikan jumlah buah yang dibawa dengan kebutuhan masing-masing. Tarif petik stroberi di Sakura Garden ditetapkan sebesar Rp20.000 per 100 gram.
Taman Jepang untuk Bersantai dan Berfoto
Tidak hanya menawarkan kebun stroberi, Sakura Garden juga menyediakan taman bergaya Jepang yang dapat digunakan pengunjung untuk bersantai dan berfoto. Suasana tersebut menjadi bagian dari pengalaman wisata yang ditawarkan kepada pengunjung di Desa Sumbermujur.
Pengelola turut menyewakan pakaian bergaya Jepang. Pakaian itu dapat digunakan pengunjung untuk melengkapi kegiatan berfoto dengan latar Japanese Garden. Pengelola juga membantu pengunjung mengenakan pakaian tersebut.
“Pengunjung sangat senang karena selain bisa petik stroberi, mereka juga bisa menikmati suasana Jepang. Banyak yang foto-foto menggunakan baju Jepang dengan latar Japanese Garden,” jelas Shila.
Tarif penyewaan pakaian bergaya Jepang ditetapkan sebesar Rp20.000 untuk orang dewasa dan Rp15.000 untuk anak-anak.
Rincian Tiket Masuk Sakura Garden
Sakura Garden menerapkan sistem tiket masuk menggunakan kupon yang dapat ditukarkan sesuai nominalnya. Berdasarkan keterangan pengelola, tarif untuk pengunjung dewasa sebesar Rp10.000.
Sementara itu, anak usia 7–12 tahun dikenakan tarif Rp15.000. Apabila nilai transaksi yang dilakukan pengunjung melebihi nominal kupon, pengunjung perlu membayar selisihnya.
Perpaduan kebun stroberi, aktivitas petik buah, taman bergaya Jepang, dan penyewaan pakaian menjadi daya tarik Sakura Garden. Destinasi tersebut juga menghadirkan kegiatan rekreasi sekaligus pengenalan budi daya pertanian kepada pengunjung.
Dukung jurnalis Headline.co.id secara gratis Atau Berkontribusi Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media
Gambar tidak dapat dimuat.

![[Siaran Pers] Wamen Nezar Patria: Startup Aceh Harus Ubah Posisi Selat Malaka Jadi Peluang Pasar Global](https://www.headline.co.id/wp-content/uploads/2026/11/siaran-pers-wamen-nezar-patria-startup-aceh-harus-ubah-posisi-selat-malaka-jadi-peluang-pasar-global.jpg)
![[Siaran Pers] Pembudidaya Kerapu Lamongan Go Digital, Kemkomdigi Dukung Asta Cita Presiden Prabowo untuk Swasembada Pangan](https://www.headline.co.id/wp-content/uploads/2026/11/siaran-pers-pembudidaya-kerapu-lamongan-go-digital-kemkomdigi-dukung-asta-cita-presiden-prabowo-untuk-swasemba.png)













