Headline.co.id, Lebak ~ Banten – Menteri Pertahanan Republik Indonesia (Menhan RI) Sjafrie Sjamsoeddin meninjau Kesatriaan Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) 840/Golok Sakti (GS) di Kabupaten Lebak, Banten, Selasa (3/11/2026). Dalam kunjungan kerja tersebut, Sjafrie menekankan pentingnya pengabdian prajurit kepada rakyat serta optimalisasi peran Yonif TP dalam membantu pemerintah daerah. Ia juga meminta prajurit menjaga kesiapan tempur dan kemampuan teritorial pembangunan. Kunjungan itu dilakukan melalui rangkaian pertemuan dengan pemerintah daerah, paparan satuan, peninjauan fasilitas, serta pengarahan kepada ratusan prajurit.
Kunjungan Menhan Sjafrie ke Yonif TP 840/GS
Rangkaian kunjungan Menhan Sjafrie ke Yonif TP 840/GS diawali dengan pertemuan silaturahmi bersama Bupati Lebak M. Hasbi Jayabaya dan jajaran Pemerintah Daerah Kabupaten Lebak.
Setelah pertemuan tersebut, Menhan menerima paparan satuan dari Komandan Batalyon (Danyonif) TP 840/GS. Paparan itu membahas kesiapan pangkalan, sarana latihan, serta pengorganisasian prajurit di satuan tersebut.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Sjafrie kemudian meninjau kesatriaan, barak, serta berbagai sarana dan prasarana pangkalan Yonif TP 840/GS. Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan makan siang bersama dan pemberian pengarahan secara langsung kepada ratusan prajurit.
Dalam pengarahan itu, Menhan menegaskan bahwa keberadaan dan pembentukan Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan di seluruh Tanah Air merupakan bentuk pelaksanaan amanat konstitusi dalam menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Yonif TP 840/GS Diminta Membantu Warga
Menhan Sjafrie meminta keberadaan Yonif TP dioptimalkan untuk mendukung pemerintah daerah sekaligus membantu masyarakat di sekitar satuan. Ia mengingatkan bahwa prajurit TNI memiliki hubungan yang tidak terpisahkan dengan rakyat karena berasal dari dan dibiayai oleh rakyat.
“Kehadiran Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan di seluruh 514 Kabupaten/Kota di Indonesia harus dapat dioptimalkan untuk membantu Pemerintah Daerah dan mengatasi kesulitan warga di sekelilingmu. Sebagai prajurit TNI, kalian lahir dari rakyat dan dibiayai oleh rakyat. Oleh karena itu, sudah menjadi kewajiban mutlak bagi setiap prajurit untuk membalas jasa yang telah rakyat berikan kepada kalian!” tegas Menhan Sjafrie.
Pesan tersebut disampaikan dalam konteks peran Yonif Teritorial Pembangunan yang tidak hanya berkaitan dengan tugas pertahanan, tetapi juga dukungan terhadap pembangunan daerah dan penyelesaian kesulitan warga di sekitar satuan.
Perkuat Kualifikasi Tempur dan Teritorial
Selain menekankan pengabdian kepada rakyat, Menhan mengingatkan prajurit Yonif TP 840/GS untuk terus mengasah kualifikasi ganda yang dimiliki. Kualifikasi tersebut mencakup kemampuan tempur dasar dan kemampuan teritorial pembangunan.
Untuk kemampuan tempur dasar, prajurit diminta mahir dalam menembak, bela diri, dan patroli. Sementara itu, kemampuan teritorial pembangunan dijalankan melalui kompi fungsional yang mencakup bidang pertanian, peternakan, kesehatan, dan konstruksi.
Sjafrie juga menginstruksikan percepatan pembangunan sarana dan prasarana latihan menembak serta fasilitas pembinaan satuan. Menurut arahan tersebut, fasilitas itu diperlukan agar prajurit selalu siap melaksanakan tugas, baik dalam membantu pembangunan daerah maupun saat mendapat pergeseran tugas pengamanan di wilayah strategis, termasuk Ibu Kota Negara.
Kesiapan satuan, sarana latihan, dan fasilitas pembinaan menjadi bagian dari paparan yang diterima Menhan sebelum meninjau langsung sejumlah fasilitas di Kesatriaan Yonif TP 840/GS.
Pesan Menhan tentang Disiplin dan Persatuan
Dalam pengarahan kepada prajurit, Menhan juga meminta seluruh anggota Yonif TP 840/GS menjaga disiplin dan memperkuat persatuan tanpa membedakan suku maupun agama.
“Tetap jaga disiplin, pupuk persatuan tanpa membeda-bedakan suku dan agama, serta amalkan nilai-nilai Sapta Marga, Sumpah Prajurit, dan 8 Wajib TNI dalam kehidupan sehari-hari!” kata Menhan.
Dalam kunjungan kerja ke Yonif TP 840/GS tersebut, Menhan Sjafrie didampingi Sekretaris Jenderal Kementerian Pertahanan, Wakil Kepala Staf Angkatan Darat, serta Panglima Kodam III/Siliwangi.
Kunjungan ini mencakup peninjauan kesiapan pangkalan dan fasilitas satuan, penyampaian arahan mengenai peran Yonif Teritorial Pembangunan, serta penegasan mengenai kewajiban prajurit untuk mengabdi kepada rakyat dan menjaga kesiapan dalam menjalankan tugas.
Dukung jurnalis Headline.co.id secara gratis Atau Berkontribusi Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media
Gambar tidak dapat dimuat.

















