Headline.co.id ~ Headline.co.id, Siaran Pers Kementerian Komdigi
Kamis, 29 Oktober 2026
Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Nezar Patria meminta Balai Monitor Spektrum Frekuensi Radio dan Infrastruktur Digital (Balmon SFRID) memperkuat pengawasan infrastruktur digital hingga ke lapangan. Permintaan itu disampaikan dalam sesi diskusi bersama para pegawai di Balai Besar Pelatihan SDM Komdigi Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis (29/10/2026). Menurut Nezar, cakupan jaringan telekomunikasi yang mendekati 99 persen belum menjamin masyarakat memperoleh layanan yang optimal. Karena itu, pengawasan infrastruktur digital perlu memastikan menara dan jaringan yang telah dibangun benar-benar berfungsi serta mendukung kebutuhan konektivitas masyarakat.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Pengawasan Infrastruktur Digital Tak Hanya Soal Spektrum
Nezar mengatakan pengawasan infrastruktur digital harus memperhatikan kondisi nyata di lapangan. Beberapa hal yang perlu menjadi perhatian lain menara yang tidak berfungsi dan gangguan jaringan.
Pengawasan tersebut diperlukan agar pembangunan infrastruktur tidak hanya tercatat secara kuantitatif, tetapi juga memberikan layanan yang dapat digunakan masyarakat.
“Kalau kita lihat secara kuantitatif, memang sudah tergelar, tetapi belum berfungsi optimal. Masih ada kesenjangan infrastruktur yang harus kita atasi,” ujar Nezar.
Ia menegaskan, Balmon SFRID memiliki peran penting dalam mengawasi kualitas infrastruktur digital. Peran itu tidak terbatas pada pengawasan penggunaan spektrum frekuensi radio.
“Pengawasannya bukan hanya frekuensi dan spektrum, tetapi juga infrastruktur digital,” ujar Nezar.
Dengan pengawasan tersebut, infrastruktur yang telah dibangun diharapkan dapat berfungsi sesuai kebutuhan dan mendukung konektivitas masyarakat. Pemeriksaan terhadap kondisi di lapangan juga menjadi bagian penting untuk melihat apakah jaringan yang tersedia benar-benar memberikan manfaat.
Konektivitas Harus Memberi Manfaat Nyata
Nezar menyampaikan bahwa infrastruktur digital harus menghasilkan konektivitas bermakna atau meaningful connectivity. Konektivitas bermakna adalah konektivitas yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, bukan sekadar menunjukkan bahwa infrastruktur telah tersedia.
Menurut dia, jaringan telekomunikasi perlu mendukung berbagai aktivitas masyarakat. Kegiatan tersebut mencakup sektor ekonomi, pendidikan, komunikasi sosial, layanan keuangan, dan kesehatan.
Dengan demikian, ukuran keberhasilan infrastruktur digital tidak hanya dilihat dari jumlah jaringan atau cakupan layanan yang telah dibangun. Fungsi dan manfaat jaringan bagi masyarakat juga perlu menjadi perhatian dalam pengawasan.
Cakupan jaringan telekomunikasi yang mendekati 99 persen, kata Nezar, belum dengan sendirinya menjamin layanan berjalan optimal. Masih terdapat kesenjangan infrastruktur yang sudah tergelar dan infrastruktur yang benar-benar berfungsi untuk memenuhi kebutuhan konektivitas.
Pengawasan Berjalan Bersama Pengembangan Talenta
Selain pengawasan infrastruktur digital, Nezar menekankan pentingnya penguatan sumber daya manusia. Infrastruktur yang tersedia membutuhkan talenta digital agar dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan produktivitas masyarakat dan mendorong pertumbuhan ekonomi.
Kemkomdigi menargetkan pemenuhan sekitar 9 juta talenta digital pada 2030. Target tersebut diarahkan untuk mendukung pemanfaatan konektivitas dalam berbagai bidang, termasuk ekonomi, pendidikan, layanan keuangan, dan kesehatan.
Karena itu, pengawasan terhadap infrastruktur dan pengembangan talenta digital perlu berjalan beriringan. Infrastruktur yang berfungsi dengan baik harus diikuti kemampuan masyarakat untuk memanfaatkan konektivitas secara produktif.
“Kita membutuhkan sekitar 9 juta talenta digital pada 2030 untuk memanfaatkan konektivitas bagi kegiatan ekonomi, pendidikan, layanan keuangan, kesehatan, dan berbagai bidang lainnya,” pungkasnya.
Dukung jurnalis Headline.co.id secara gratis Atau Berkontribusi Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media
Gambar tidak dapat dimuat.
![[Siaran Pers] Wamen Nezar Patria Minta Balmon SFRID Awasi Kualitas Infrastruktur Digital hingga ke Lapangan](https://www.headline.co.id/wp-content/uploads/2026/10/siaran-pers-wamen-nezar-patria-minta-balmon-sfrid-awasi-kualitas-infrastruktur-digital-hingga-ke-lapangan.png)

![[Siaran Pers] Tutup Kesenjangan Talenta Digital, Anak Muda Indonesia Timur Harus Kuasai AI](https://www.headline.co.id/wp-content/uploads/2026/10/siaran-pers-tutup-kesenjangan-talenta-digital-anak-muda-indonesia-timur-harus-kuasai-ai.png)














