Headline.co.id, Jakarta ~ Pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) jenjang SMA/SMK/MA/MAK dan sederajat pada 26–27 Oktober 2026 secara umum berjalan lancar. Namun, kendala jaringan pada sesi pertama hari kedua berdampak pada sebagian murid di berbagai wilayah. Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menyiapkan sesi khusus pada Jumat, 30 Oktober 2026, mulai pukul 07.00 WIB, bagi murid yang memerlukan penjadwalan ulang. Langkah ini ditempuh agar gangguan teknis tidak menghilangkan kesempatan murid mengikuti asesmen.
Kemendikdasmen Siapkan Sesi Susulan TKA
Sesi khusus tersebut diperuntukkan bagi murid yang mengalami kendala saat mengikuti TKA dan membutuhkan penjadwalan ulang. Pelaksanaan akan dimulai pada Jumat, 30 Oktober 2026, pukul 07.00 WIB.
Kepala Badan Kebijakan Pendidikan Dasar dan Menengah (BKPDM) Toni Toharudin mengatakan, penjadwalan sesi khusus merupakan bagian dari upaya memastikan murid terdampak tetap memperoleh kesempatan mengikuti asesmen sesuai mekanisme yang ditetapkan.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
“Bagi murid yang mengalami kendala dalam pelaksanaan TKA dan memerlukan penjadwalan ulang, Kemendikdasmen akan menyediakan sesi khusus pada Jumat, 30 Oktober 2026, mulai pukul 07.00 WIB. Langkah ini dilakukan untuk memastikan murid yang terdampak tetap memperoleh kesempatan mengikuti asesmen,” jelas Toni dalam keterangan tertulis yang diterima , Selasa (27/10/2026).
Menurut Kemendikdasmen, penanganan terhadap murid yang terdampak gangguan teknis dilakukan untuk menjaga prinsip keadilan dalam pelaksanaan asesmen. Murid tetap diberi kesempatan mengikuti TKA melalui jadwal yang telah disiapkan.
Pemantauan dan Koordinasi Berkelanjutan
Kemendikdasmen menyatakan terus berkoordinasi dengan kementerian, lembaga, dan pihak terkait untuk menangani kendala jaringan serta menjaga pelaksanaan TKA tetap sesuai prosedur.
Toni mengatakan pemantauan dilakukan secara berkelanjutan guna menjaga kualitas penyelenggaraan TKA di berbagai wilayah. Koordinasi tersebut juga diarahkan untuk memastikan setiap kendala di lapangan dapat ditangani secara tepat.
“Kami terus memantau pelaksanaan TKA dan berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait untuk memastikan setiap kendala ditangani dengan sebaik-baiknya. Kami mengapresiasi kesigapan satuan pendidikan dan seluruh petugas di lapangan dalam menjaga pelaksanaan TKA tetap berjalan. Kami optimistis, dengan kerja sama yang baik, TKA dapat terlaksana dengan tertib dan memberikan kesempatan yang adil bagi seluruh murid,” ujar Toni.
Pelaksanaan TKA jenjang SMA/SMK/MA/MAK dan sederajat berlangsung selama dua hari, yakni 26–27 Oktober 2026. Secara umum, pelaksanaan asesmen berjalan lancar meski gangguan jaringan pada sesi pertama hari kedua memengaruhi sebagian murid.
Apresiasi untuk Satuan Pendidikan dan Petugas
Kemendikdasmen menyampaikan apresiasi kepada satuan pendidikan, proktor, pengawas, dinas pendidikan, serta seluruh pihak yang mendukung pelaksanaan TKA selama dua hari.
Menurut Kemendikdasmen, penyelenggaraan TKA membutuhkan kesiapan teknis, koordinasi petugas, dan kondisi yang memungkinkan murid mengikuti asesmen secara tertib. Karena itu, pemantauan berkelanjutan menjadi bagian penting dalam memastikan proses berjalan sesuai ketentuan.
Penanganan gangguan jaringan juga diharapkan dapat menjaga kepercayaan terhadap proses asesmen. Kemendikdasmen menegaskan bahwa pelaksanaan TKA tetap mengedepankan prinsip objektivitas, kejujuran, dan keadilan bagi seluruh murid.
Imbauan bagi Murid Peserta TKA
Kemendikdasmen mengimbau murid untuk tetap tenang dan percaya pada kemampuan diri dalam mengikuti setiap tahapan TKA. Murid juga diminta menjalani asesmen dengan semangat “Jujur, Gembira”.
Dukungan dan kerja sama seluruh pihak diharapkan dapat memastikan pelaksanaan TKA berjalan baik. Sesi khusus pada 30 Oktober 2026 menjadi langkah untuk memberikan kesempatan yang setara kepada murid yang terdampak kendala teknis.
Dukung jurnalis Headline.co.id secara gratis Atau Berkontribusi Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media
Gambar tidak dapat dimuat.


















