Headline.co.id, Seluma ~ Tais, Majelis Taklim Merah Putih (MTMP) Kabupaten Seluma menggelar pelatihan pengurusan jenazah perempuan di Gedung Daerah Serasan Seijoan, Tais, Senin (26/10/2026). Kegiatan tersebut diikuti 70 peserta dari berbagai perwakilan organisasi kemasyarakatan dan dibuka Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Hendarsyah. Pelatihan ini digelar untuk meningkatkan ketersediaan relawan terampil di tengah masyarakat yang mampu menangani jenazah perempuan sesuai koridor syariat.
Para peserta pelatihan pengurusan jenazah perempuan dibekali prosedur pemulasaraan secara terperinci, mulai dari memandikan hingga mengkafani jenazah. Pemateri keagamaan, Sri Erliana, didatangkan secara khusus untuk memberikan materi dalam kegiatan tersebut.
Diikuti 70 Peserta dari Organisasi Kemasyarakatan
Pembukaan kegiatan dilakukan langsung oleh Hendarsyah. Pelatihan itu menjadi bagian dari program pemberdayaan yang diarahkan untuk memperkuat kemampuan warga dalam menjalankan pengurusan jenazah, khususnya untuk jenazah perempuan.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Penanganan jenazah perempuan dalam kegiatan tersebut ditekankan perlu dilakukan secara presisi dan sesuai ketentuan syariat. Karena itu, peserta tidak hanya mendapatkan pembekalan umum, tetapi juga materi mengenai tahapan-tahapan pengurusan jenazah.
Kegiatan yang berlangsung di Gedung Daerah Serasan Seijoan itu mempertemukan peserta dari berbagai perwakilan organisasi kemasyarakatan. Mereka diharapkan dapat menjadi bagian dari ketersediaan relawan yang membantu masyarakat ketika diperlukan.
MTMP Seluma Dorong Kemandirian Warga
Ketua MTMP Kabupaten Seluma, dr. Mega Ayu Variza, mengatakan kemampuan mengurus jenazah merupakan bentuk kepedulian sosial yang penting dikuasai masyarakat. Menurut dia, pelatihan tersebut diharapkan dapat memperluas jumlah warga yang siap membantu pengurusan jenazah sesama umat Muslim.
“Semoga dengan adanya pelatihan ini, Kabupaten Seluma memiliki lebih banyak tenaga yang siap, mampu, dan terampil dalam membantu pengurusan jenazah sesama umat muslim, terutama bagi keluarga masing-masing,” harap dr. Mega.
Pernyataan tersebut menegaskan sasaran pelatihan, yakni membangun kemandirian warga dalam pengurusan jenazah. Kemampuan itu diharapkan dapat digunakan untuk membantu keluarga masing-masing maupun masyarakat di lingkungan sekitar.
Ditargetkan Perkuat Relawan di Lingkungan RT
Pelatihan pengurusan jenazah perempuan di Seluma tidak hanya diarahkan untuk memenuhi kewajiban hukum agama. Keterampilan yang diberikan juga diproyeksikan memperkuat ketahanan sosial masyarakat melalui ketersediaan warga yang memiliki kemampuan pemulasaraan jenazah.
Kolaborasi lintas sektor dalam kegiatan tersebut diyakini dapat mempercepat ketersediaan relawan pemulasaraan jenazah di setiap lingkungan rukun tetangga. Dengan demikian, masyarakat diharapkan memiliki lebih banyak tenaga yang siap, mampu, dan terampil ketika pengurusan jenazah diperlukan. (MC Kab. Seluma)
Dukung jurnalis Headline.co.id secara gratis Atau Berkontribusi Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media
Gambar tidak dapat dimuat.



















