Headline.co.id
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle
No Result
View All Result
Get Started
Headline.co.id
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle
No Result
View All Result
Headline.co.id
No Result
View All Result
ADVERTISEMENT
Home Pemerintah

Menag Dorong Tata Kelola Pesantren Berbasis Data dan Mutu

Saddam by Saddam
48 minutes ago
in Pemerintah
Reading Time: 3 mins read
418 4
A A
0
Menag Minta Tata Kelola Pesantren Diperkuat, dari Data hingga Legalitas Ijazah

Menag Minta Tata Kelola Pesantren Diperkuat, dari Data hingga Legalitas Ijazah (Dok. Kemenag RI)

ADVERTISEMENT
Share on FacebookShare on Twitter

Headline.co.id, Jakarta ~ Menteri Agama Nasaruddin Umar mendorong penguatan tata kelola pesantren melalui sinkronisasi data, kepastian legalitas ijazah, dan klasifikasi lembaga berbasis mutu. Dorongan itu disampaikan dalam rapat rutin internal Kementerian Agama di Jakarta, Selasa (13/10/2026), yang membahas sejumlah agenda strategis, termasuk penguatan kelembagaan Direktorat Jenderal Pesantren. Menag menilai pembenahan tersebut diperlukan agar kondisi pesantren dapat dipetakan secara lebih akurat, sementara lulusan pesantren memperoleh kepastian pengakuan pendidikan.

Contents

    • 0.1. Kemenag Siapkan 25 Calon Anggota Majelis Masyayikh
    • 0.2. Rekrutmen Majelis Masyayikh Masuk Finalisasi, Ini Pesan Menag
  • 1. Data Madrasah dan Pesantren Perlu Disinkronkan
  • 2. Legalitas Ijazah Santri Jadi Perhatian
  • 3. Klasifikasi Pesantren Tidak Cukup Berdasarkan Jumlah Santri
  • 4. Sosialisasi Perbedaan Pendidikan Islam dan Pesantren

Selain itu, Nasaruddin mengingatkan pengembangan kelembagaan Kementerian Agama harus tetap disertai pelayanan yang inklusif bagi seluruh umat beragama. Ia juga menekankan keberlanjutan dukungan anggaran pemerintah daerah sebagai bagian dari perhatian terhadap tata kelola pendidikan keagamaan.

You might also like

Kemenag Siapkan 25 Calon Anggota Majelis Masyayikh untuk Perkuat Mutu Pendidikan Pesantren

Kemenag Siapkan 25 Calon Anggota Majelis Masyayikh

13 October 2026
Tugas Majelis Masyayikh, Jaga Marwah Ulama dan Tingkatkan Mutu Pendidikan Pesantren

Rekrutmen Majelis Masyayikh Masuk Finalisasi, Ini Pesan Menag

13 October 2026

Data Madrasah dan Pesantren Perlu Disinkronkan

Salah satu perhatian utama Menag adalah penyelarasan data pendidikan Islam dan pesantren. Menurut dia, karakteristik pendidikan di lingkungan pesantren memungkinkan seorang peserta didik tercatat dalam lebih dari satu sistem pendidikan.

Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.

ADVERTISEMENT

“Jangan sampai tumpang tindih angka madrasah dengan pesantren,” ujar Menag dalam rapat tersebut.

Nasaruddin menjelaskan, seorang peserta didik dapat mengikuti pendidikan madrasah pada pagi atau siang hari, kemudian menjalani aktivitas pendidikan pesantren pada sore hingga malam hari. Kondisi itu, menurut dia, memerlukan kriteria pendataan yang jelas agar tidak menimbulkan penghitungan ganda.

“Kalau kita ditanya berapa komunitas pesantren dan berapa komunitas pendidikan Islam, kadang-kadang pada pagi hari dia madrasah, sore hari dia pesantren. Atau siang hari dia siswa madrasah, tetapi malam hari dia santri pesantren,” jelasnya.

Untuk menindaklanjuti persoalan tersebut, Menag meminta Sekretaris Jenderal memfasilitasi pembahasan bersama Direktorat Jenderal Pendidikan Islam dan Direktorat Jenderal Pesantren. Pembahasan itu diarahkan untuk menyusun kriteria pendataan yang lebih terukur pendidikan Islam dan pesantren.

Sinkronisasi data dinilai penting karena akan menjadi dasar pemetaan kondisi pendidikan keagamaan. Dengan data yang lebih jelas, perbedaan peserta didik madrasah dan santri pesantren dapat dicatat sesuai karakteristik masing-masing lembaga.

Legalitas Ijazah Santri Jadi Perhatian

Selain data, Menag menggarisbawahi pentingnya pengakuan dan legalitas ijazah pendidikan pesantren. Ia meminta legalitas ijazah dikelola sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan dan nomenklatur pendidikan yang berlaku.

Kepastian legalitas tersebut diperlukan agar lulusan pesantren tidak menghadapi hambatan administratif maupun persoalan pengakuan kualifikasi pendidikan ketika melanjutkan studi atau berkiprah dalam kehidupan publik.

“Kemudian yang ketiga, ijazah ini sangat penting. Sekali lagi, sangat penting,” tegasnya.

Penekanan terhadap legalitas ijazah menjadi bagian dari penguatan tata kelola pesantren. Hal itu juga berkaitan dengan posisi pendidikan pesantren dalam sistem pendidikan serta kepastian dokumen pendidikan yang diterima oleh para santri.

Klasifikasi Pesantren Tidak Cukup Berdasarkan Jumlah Santri

Menag juga meminta agar penyusunan klasifikasi pesantren tidak hanya menggunakan jumlah peserta didik sebagai ukuran. Menurut dia, ukuran kuantitatif perlu dilengkapi indikator kualitas dan capaian lembaga pendidikan.

Ia mencontohkan usulan klasifikasi pesantren berdasarkan jumlah santri, yakni di atas atau di bawah 5.000 orang. Namun, Nasaruddin menilai pembagian tersebut belum cukup untuk menggambarkan karakteristik dan mutu sebuah pesantren.

“Apakah ada klasifikasi juga berdasarkan prestasi atau mutu?” tanyanya.

Menag membandingkan gagasan itu dengan penilaian perguruan tinggi yang tidak hanya mempertimbangkan jumlah mahasiswa. Dalam penilaian tersebut, prestasi dan capaian kualitas pendidikan juga menjadi pertimbangan.

Selain mutu, ia mengusulkan agar klasifikasi pesantren memperhatikan sarana dan prasarana, luas lingkungan pesantren, serta kemungkinan pengelompokan berdasarkan tipe lembaga. Dengan demikian, klasifikasi tidak hanya menggambarkan besar-kecilnya jumlah santri, tetapi juga karakteristik dan kapasitas masing-masing pesantren.

“Jadi, mungkin model klasifikasinya jangan hanya satu. Jangan hanya diukur dari 5.000 atau kurang dari 5.000 santri, tetapi juga mungkin ada klasifikasi dari segi mutu,” jelasnya.

Menurut Menag, penyusunan klasifikasi yang lebih komprehensif akan memudahkan pengukuran dan pemetaan kondisi pesantren. Pendekatan tersebut diharapkan dapat memberikan gambaran yang lebih utuh mengenai pesantren, baik dari sisi jumlah santri, mutu, fasilitas, luas lingkungan, maupun tipe lembaganya.

Sosialisasi Perbedaan Pendidikan Islam dan Pesantren

Sejalan dengan penguatan kelembagaan, Menag menekankan pentingnya sosialisasi kepada masyarakat mengenai perbedaan pendidikan Islam dan pesantren. Sosialisasi diperlukan terutama dalam konteks pembagian tugas masing-masing direktorat jenderal di lingkungan Kementerian Agama.

Pemahaman yang lebih jelas mengenai perbedaan tersebut diharapkan mendukung pelaksanaan tata kelola pendidikan keagamaan. Pembagian tugas Direktorat Jenderal Pendidikan Islam dan Direktorat Jenderal Pesantren juga menjadi bagian dari pembahasan yang perlu ditata, terutama terkait penyelarasan data dan penguatan kelembagaan.

Dukung jurnalis Headline.co.id secara gratis Atau Berkontribusi Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media

Add as a preferred source on Google
Gambar dukungan Headline.co.id

Gambar tidak dapat dimuat.

Tags: berita jakartaPemerintah

Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.

ADVERTISEMENT
Saddam

Saddam

Related Stories

Kemenag Siapkan 25 Calon Anggota Majelis Masyayikh untuk Perkuat Mutu Pendidikan Pesantren

Kemenag Siapkan 25 Calon Anggota Majelis Masyayikh

by Saddam
13 October 2026
0

Headline.co.id, Jakarta ~ Headline.co.id, Jakarta (Kemenag) — Kementerian Agama menyiapkan 25 calon anggota Majelis Masyayikh masa khidmat 2026–2031 untuk diajukan...

Tugas Majelis Masyayikh, Jaga Marwah Ulama dan Tingkatkan Mutu Pendidikan Pesantren

Rekrutmen Majelis Masyayikh Masuk Finalisasi, Ini Pesan Menag

by Saddam
13 October 2026
0

Headline.co.id, Jakarta ~ Menteri Agama Nasaruddin Umar menegaskan Majelis Masyayikh harus memberi dampak nyata terhadap peningkatan mutu pendidikan pesantren. Penegasan...

Sistem Penggajian Terintegrasi Kemenag Jadi Rujukan BPS

BPS Pelajari Sistem Penggajian Terintegrasi Kemenag

by Saddam
13 October 2026
0

Headline.co.id, Jakarta ~ Badan Pusat Statistik (BPS) mempelajari sistem penggajian terintegrasi Kementerian Agama (Kemenag) melalui kunjungan benchmarking pada Senin (12/10/2026)....

Finalisasi Anggota Majelis Masyayikh, Menag: Kedalaman Ilmu dan Keteladanan Jadi Perhatian Utama

Majelis Masyayikh: Menag Tekankan Ilmu dan Keteladanan

by Saddam
13 October 2026
0

Headline.co.id, Jakarta ~ Menteri Agama Nasaruddin Umar menekankan kapasitas keilmuan, kematangan spiritual, dan keteladanan sebagai pertimbangan utama dalam memilih anggota...

Dua Tantangan Penyuluh Agama Islam, Mampu Baca Kitab dan Baca Realitas Kehidupan

Penyuluh Agama Islam Diminta Baca Realitas Kehidupan

by Saddam
13 October 2026
0

Headline.co.id, Banyumas ~ Penyuluh agama Islam diminta tidak hanya menguasai ilmu agama, tetapi juga mampu membaca realitas kehidupan dan perubahan...

Menag Optimistis Pesantren Jadi Penggerak Peradaban Islam di Indonesia

Menag: Pesantren Berpotensi Jadi Penggerak Peradaban Islam

by Saddam
13 October 2026
0

Headline.co.id, Jakarta ~ Menteri Agama Nasaruddin Umar menilai pesantren memiliki potensi besar menjadi penggerak peradaban Islam di Indonesia. Keyakinan itu...

Headline Media Headline Media Headline Media

Recommended

: Menkomdigi Meutya Hafid didampingi Dirjen Ekosistem Digital Kemkomdigi, Edwin Hidayat Abdullah serta Direktur Pengembangan Ekosistem Digital, Sonny Hendra Sudaryana saat peluncuran Garuda Spark Innovation Spark serentak 10 kota di BSD, Tangerang, Banten, Rabu (26/8/20276). (Foto: Agus Siswanto/InfoPublik-IGID/KPM Kemkomdigi)

Garuda Spark Innovation Hub Capai 15.700 Talenta dan Investasi Rp429,5 Miliar dalam Waktu Singkat

26 August 2026
Gempa Magnitudo 3.1 Guncang Gayo Lues, Aceh

Gempa Magnitudo 3.1 Guncang Gayo Lues, Aceh

17 November 2025

Upaya PT KAI Cegah Penyebaran Virus Corona, Mulai Dari Pembatalan Perjalanan Hingga Menghentikan Angkutan Binatang

28 March 2020
Pengukuhan Kepengurusan Baru PMI Jatim di Benteng Van Den Bosch

Pengukuhan Kepengurusan Baru PMI Jatim di Benteng Van Den Bosch

18 December 2025
Bukan Sekadar Hobi, Dirlantas Bengkulu Turun di Road Race Demi Tekan Balap Liar

Road Race Rejang Lebong Jadi Upaya Dirlantas Bengkulu Tekan Balap Liar

14 September 2026
Gedung Merah Putih KPK

Fakta OTT Bupati Lombok Barat: Lokasi Penangkapan hingga Barang Bukti

20 July 2026
: Direktorat Jenderal Teknologi Pemerintah Digital Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) RI mencatat sebanyak 316 konsultasi dan 14 edisi Sharing Session dalam satu tahun pelaksanaan Klinik Pemerintah Digital. Program tersebut telah menjangkau, 37 provinsi dan 161 pemerintah kabupaten/kota di Indonesia. Capaian tersebut.- Foto: Mc.Jatim

Klinik Digital Komdigi Capai 316 Konsultasi dalam Waktu Singkat

27 August 2026

Artikel Terbaru

Kecelakaan di Wates Kulon Progo, Avanza Tabrak LPJU dan Patok Beton

Toyota Avanza Tabrak LPJU dan Patok Beton di Wates Kulon Progo, Pengemudi Selamat

13 October 2026
Menag Minta Tata Kelola Pesantren Diperkuat, dari Data hingga Legalitas Ijazah

Menag Dorong Tata Kelola Pesantren Berbasis Data dan Mutu

13 October 2026
Cegah Kecelakaan, Satlantas Polres OKU Timur Pasang Banner Peringatan di Belitang

Satlantas Polres OKU Timur Pasang Banner di Titik Rawan Kecelakaan Belitang, Ingatkan Bahaya Balap Liar

13 October 2026
: Wali kota Pekanbaru Agung Nugroho. - Foto: Mc.Pekanbaru

Jalan Teratai Pasar Kodim Pekanbaru Segera Di-overlay

13 October 2026
Kemenag Siapkan 25 Calon Anggota Majelis Masyayikh untuk Perkuat Mutu Pendidikan Pesantren

Kemenag Siapkan 25 Calon Anggota Majelis Masyayikh

13 October 2026
Dua Assist Kim Jeffrey Antar PSS Raih Kemenangan Perdana di Kandang

Kim Jeffrey Bawa PSS Sleman Menang 3-0 atas PSM

13 October 2026
: Bupati Sutjidra: Koperasi Harus Bertransformasi Menjadi Motor Ekonomi Modern Berbasis Digital (Dok.MC Kab.Buleleng)

Pemkab Buleleng Dorong Modernisasi 573 Koperasi

13 October 2026

Popular Story

: Wali kota Batam, Amsakar Achmad, bersama tokoh agama Bengkong, Batu Ampar, dan Lubuk Baja saat silaturahmi di Masjid Baitul Makmur, Batu Ampar, Kamis (8/10/2026). HUMAS DISKOMINFO BATAM / RUMAWI
Pemerintah

Amsakar Tegaskan Komitmen Atasi Persoalan Air Baku Batam

by Dani
9 October 2026
0

Headline.co.id, Batam ~ Wali Kota Batam Amsakar Achmad menegaskan komitmen Pemerintah Kota...

Read moreDetails

Pemko Padang Panjang Cegah Stunting dari Hulu lewat Intervensi Gizi

Muaythai Padang Raih Delapan Medali di Porprov Sumbar 2026

CKG 2026 Temukan 7,13 Juta Kasus Hipertensi, Banyak Belum Diobati

Pesan Prabowo kepada Lulusan IPDN: Berpihak kepada Rakyat

Menhan Sjafrie Tekankan Peran Yonif TP 833 di Perbatasan

Kemendikdasmen Perkuat Integritas Pendidikan lewat Pembenahan Sistem

MotoGP Indonesia: Bezzecchi Menang, Jarak Martin-Márquez 2 Poin

Ditpolairud Polda Kalteng Salurkan Air Bersih untuk Warga Terdampak Karhutla

Proyek Inovasi BKN Diuji Dua Pimpinan Pratama di LAN Sumedang

Prev Next
Headline.co.id


Headline.co.id (Headline Media Indonesia) merupakan situs berita Headline menyediakan berbagai macam informasi yang update dan terpercaya. Izin Kominfo No TDPSE : 007022.01/DJAI.PSE/08/2022 PB-UMKU: 120000073262700000001

  • Kebijakan Editorial
  • Pedoman Media Siber
  • Kode Etik
  • Koreksi Ralat
  • Redaksi
  • Pasang Iklan

© 2025 Headline.co.id - Faktual dan Aktual.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Peristiwa
    • Nasional
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Pemerintah
  • Religi
    • Doa
    • Sholat
    • Sholawat
  • Teknologi
    • Aplikasi
    • Kamera
    • Laptop
    • PC Desktop
    • Smartphone
  • Wisata & Kuliner
    • Hotel
    • Resep Makanan
    • Wisata Alam
    • Wisata Buatan
    • Wisata Budaya
    • Wisata Kuliner
  • Lainnya
    • Humaniora
    • Hukum
    • Gosip
    • Pendidikan
    • Hiburan
    • Olahraga
    • Transportasi
    • Viral
    • Suara Pembaca
    • Politik
    • Otomatif
    • Inspiration
    • Home Design
    • Lifestyle

© 2025 Headline.co.id - Faktual dan Aktual.