Headline.co.id, Rejang Lebong ~ Direktur Lalu Lintas Polda Bengkulu Kombes Pol. Mochammad Hasan mengikuti road race di kawasan Terminal Simpang Nangka, Kabupaten Rejang Lebong, pada Sabtu-Minggu, 12-13 September 2026. Keikutsertaan Hasan bersama tim BKLSPEED.COM bukan hanya untuk menyalurkan hobi, tetapi juga membawa misi menekan aksi balap liar di Provinsi Bengkulu. Ia menilai, balap resmi dapat menjadi alternatif bagi remaja untuk menyalurkan minat otomotif secara aman dan terukur. Upaya tersebut dilakukan dengan mendorong penyediaan lokasi latihan atau sirkuit serta pembinaan bagi pembalap muda.
Hasan mengatakan, potensi anak muda di bidang otomotif perlu diarahkan melalui kompetisi resmi. Menurut dia, ruang yang jelas untuk menyalurkan hobi dapat membantu mengurangi penggunaan jalan umum sebagai arena balap.
“Ini membawa misi bagaimana cara menekan angka balap liar yang terjadi di Provinsi Bengkulu. Arena balap resmi jadi alternatif bagi remaja yang selama ini menggunakan jalan umum untuk menyalurkan hobinya,” ujar Kombes Pol. Mochammad Hasan, dikutip Senin (14/9/2026).
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Balap Resmi Dinilai Jadi Alternatif Balap Liar
Menurut Hasan, penanganan balap liar tidak cukup hanya dilakukan melalui penindakan. Ia menilai, pemerintah daerah perlu menyediakan fasilitas yang dapat digunakan untuk latihan maupun perlombaan balap resmi.
“Kita harapkan semua kabupaten/kota memiliki lahan atau lokasi balap atau sirkuit, sehingga bisa tersalurkan bakat balapnya,” ucapnya.
Hasan menyebut keberadaan fasilitas balap tidak hanya berfungsi sebagai tempat perlombaan. Lokasi tersebut juga dapat dimanfaatkan untuk membina pembalap muda yang memiliki potensi di bidang olahraga otomotif.
Dengan tersedianya fasilitas itu, remaja yang memiliki minat balap dapat menyalurkan kemampuannya dalam kegiatan yang resmi. Pembinaan juga dapat dilakukan terhadap pembalap yang dinilai memiliki kemampuan untuk mengikuti kejuaraan.
Dirlantas Bengkulu Berencana Hadiri Event Balap
Selain mendorong tersedianya fasilitas, Hasan berencana lebih sering hadir dalam berbagai event balap di wilayah Bengkulu. Kehadiran itu diharapkan mempererat komunikasi dengan komunitas sekaligus memudahkan penjaringan pembalap muda berbakat.
“Kita upayakan setiap bulan keliling, kalau ada event selalu turun, sehingga balap liar bisa tidak ada lagi,” ungkapnya.
Hasan ingin kegiatan balap resmi semakin banyak sehingga anak muda memiliki ruang yang jelas untuk mengembangkan kemampuan. Ia juga menyatakan kesiapan memberikan pembinaan kepada remaja yang serius menekuni olahraga balap.
“Kalau ada remaja yang memiliki niat untuk balap, tentu akan kita bina penuh. Pembalap yang dinilai memiliki kemampuan akan dipersiapkan mengikuti berbagai kejuaraan, termasuk pada tingkat nasional,” tuturnya.
Road Race Rejang Lebong Jadi Lomba Pertama di Bengkulu
Road race di Kabupaten Rejang Lebong menjadi perlombaan pertama yang diikuti Hasan di Provinsi Bengkulu. Dalam ajang tersebut, ia turun sebagai peserta bersama tim BKLSPEED.COM.
Bagi Hasan, dunia balap bukan hobi yang baru ditekuni setelah menjadi anggota Polri. Ia mengaku telah menyukai olahraga tersebut sejak duduk di bangku SMP, sempat berhenti, kemudian kembali aktif mengikuti perlombaan.
“Memang hobi dari SMP, dari sebelum jadi polisi, sempat berhenti. Setelah jadi polisi lanjut lagi sampai sekarang,” katanya.
Keikutsertaan Hasan dalam road race Rejang Lebong sekaligus menjadi bagian dari upayanya mendorong kegiatan balap resmi di Bengkulu. Melalui event dan fasilitas yang tersedia, ia berharap bakat remaja di bidang balap dapat disalurkan sekaligus dibina menuju berbagai kejuaraan, termasuk tingkat nasional.




















