Headline.co.id, Batang ~ Pemerintah Kabupaten Batang bersama Bintang Automotif dan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industropolis Batang mengumumkan penyelenggaraan Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Sprint Rally Putaran 4 di Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB). Ajang olahraga otomotif tingkat nasional itu dijadwalkan berlangsung pada 26–27 September 2026 di Kabupaten Batang, Jawa Tengah. Pengumuman tersebut disampaikan dalam konferensi pers di halaman KEK Industropolis Batang, Jumat (11/9/2026). Pemkab Batang mendorong kegiatan ini sebagai bagian dari pengembangan pariwisata berbasis olahraga sekaligus penggerak ekonomi daerah.
Kejurnas Sprint Rally Putaran 4 di KITB menghadirkan lintasan sepanjang 5,3 kilometer. Panjang lintasan tersebut disebut menjadi rekor tersendiri karena merupakan lintasan terpanjang di Indonesia.
Selain menawarkan tantangan teknis bagi para pembalap, lintasan sprint rally itu memiliki daya tarik lain berupa pemandangan langsung ke arah laut lepas. Karakter lintasan dan panorama tersebut diharapkan dapat memperkuat potensi KITB sebagai lokasi penyelenggaraan kegiatan olahraga sekaligus tujuan wisata baru.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Kejurnas Sprint Rally Jadi Penggerak Ekonomi
Bupati Batang M. Faiz Kurniawan menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada Kabupaten Batang, khususnya kawasan KITB, untuk menjadi tuan rumah ajang berskala nasional tersebut.
“Kami berterima kasih Batang, khususnya di dalam KITB, diberikan kepercayaan untuk menjadi tuan rumah kegiatan Sprint Rally di tingkat nasional. Kita berharap ini akan menjadi daya dorong dan penggerak ekonomi baru di Kabupaten Batang,” jelasnya.
Menurut Faiz, Pemkab Batang berkomitmen mendukung keberlanjutan ajang olahraga otomotif tersebut. Dukungan lanjutan akan melihat hasil penyelenggaraan dan tingkat antusiasme masyarakat terhadap kegiatan itu.
Apabila Kejurnas Sprint Rally berjalan sukses dan ramai dikunjungi warga, pemerintah daerah membuka peluang untuk memfasilitasi pembangunan sirkuit permanen di Kabupaten Batang.
“Untuk dukungan Pemerintah sendiri ke depan, jika penyelenggaraan sukses dan ramai untuk wisata warga Kabupaten Batang, pastinya akan membantu pengadaan sirkuit permanen di Kabupaten Batang,” terangnya.
Pariwisata Ditargetkan Berkontribusi hingga 25 Persen
Faiz mengatakan, penyelenggaraan Kejurnas Sprint Rally sejalan dengan upaya Pemkab Batang memperkuat sektor sport tourism. Pengembangan pariwisata berbasis olahraga itu juga dikaitkan dengan tren pertumbuhan ekonomi Kabupaten Batang.
Berdasarkan laporan kinerja triwulan II tahun 2026, pertumbuhan ekonomi Kabupaten Batang tercatat sebesar 8,39 persen. Faiz menyebut capaian tersebut melampaui target nasional dan berada di atas rata-rata Provinsi Jawa Tengah.
Ia juga menyampaikan bahwa capaian tersebut menempatkan Batang dalam jajaran tiga besar daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di Pulau Jawa.
“Capaian tersebut melampaui target nasional, berada di atas rata-rata Provinsi Jawa Tengah, sekaligus menempatkan Batang dalam jajaran tiga besar daerah dengan pertumbuhan ekonomi tertinggi di Pulau Jawa,” tegasnya.
Selama ini, laju perekonomian Batang didorong oleh masuknya investasi, belanja pemerintah, serta konsumsi rumah tangga. Sementara itu, sektor pariwisata menyumbang sekitar 15 hingga 19 persen terhadap perekonomian daerah.
Melalui penyelenggaraan berbagai kegiatan berskala besar, termasuk Kejurnas Sprint Rally, Pemkab Batang menargetkan kontribusi sektor pariwisata meningkat menjadi 20–25 persen.
Target Pertumbuhan Ekonomi Tahun Depan
Pemkab Batang berharap penguatan kegiatan sport tourism dapat menjadi salah satu komponen penunjang pertumbuhan ekonomi daerah. Event olahraga otomotif di KITB menjadi bagian dari upaya memperbanyak kegiatan berskala besar di Kabupaten Batang.
“Dengan semakin banyak event di Kabupaten Batang, terutamanya di sektor sport tourism dan terima kasih juga didorong serta dibantu dari Provinsi Jawa Tengah kita berharap komponen penunjang economic growth dari sisi tourism bisa mencapai 20 sampai 25 persen. Sehingga pertumbuhan ekonomi kita year-on-year tahun depan bisa mencapai 8,5 sampai 9 persen,” pungkasnya.
Kejurnas Sprint Rally Putaran 4 akan berlangsung selama dua hari, yakni 26–27 September 2026, di kawasan KITB. Selain menjadi arena kompetisi nasional, kegiatan ini diarahkan untuk memperkenalkan potensi kawasan tersebut dan mendorong aktivitas ekonomi melalui sektor pariwisata.


















