Headline.co.id, Batu ~ PULANG PISAU — Pemerintah Kabupaten Pulang Pisau bersama Kodim 1011/KLK menyalurkan bantuan air bersih kepada warga terdampak kekeringan dan kebakaran hutan serta lahan (karhutla) di Kecamatan Maliku dan Kecamatan Pandih Batu, Kamis (10/9/2026). Bantuan disalurkan karena sejumlah sumber air warga mendangkal, mengering, hingga berubah menjadi payau dan asin selama musim kemarau. Kondisi tersebut membuat air tidak layak digunakan untuk memasak maupun mengonsumsi. Penyaluran dilakukan menggunakan armada mobil pemadam kebakaran yang sekaligus disiagakan untuk mengantisipasi lonjakan titik api karhutla.
Air Bersih Disalurkan ke Dua Kecamatan
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Pulang Pisau, Osa Maliki, mengatakan penyaluran air bersih menjadi perhatian serius Bupati Pulang Pisau. Menurut dia, musim kemarau berdampak pada ketersediaan sumber air warga di sejumlah wilayah.
“Untuk tahap awal, penyaluran air bersih difokuskan pada dua kecamatan, yaitu Maliku dan Pandih Batu. Bantuan ini ditujukan untuk merespons kesulitan warga yang kehilangan akses air bersih,” ujar Osa.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Penyaluran air bersih tersebut difokuskan pada warga di Kecamatan Maliku dan Kecamatan Pandih Batu. Kedua wilayah itu menjadi lokasi awal distribusi bantuan untuk merespons kesulitan masyarakat yang kehilangan akses terhadap air bersih.
Kondisi sumber air yang mendangkal, mengering, serta berubah menjadi payau dan asin membuat warga tidak dapat menggunakannya untuk kebutuhan memasak maupun konsumsi. Karena itu, bantuan air bersih disalurkan untuk membantu memenuhi kebutuhan warga selama musim kemarau.
Armada Pemadam Berfungsi Ganda
Dalam penanganan di lapangan, BPBD Kabupaten Pulang Pisau dan Kodim 1011/KLK mengerahkan satu unit armada mobil pemadam kebakaran milik Kodam XXII/Tambun Bungai. Armada tersebut ditempatkan sebagai bantuan kendali operasi (BKO) Posko Lapangan atau Poslap Kecamatan Maliku.
Armada itu memiliki fungsi ganda dalam penanganan dampak kekeringan dan karhutla. Selain digunakan untuk memasok kebutuhan air bersih warga, kendaraan tersebut disiagakan apabila sewaktu-waktu terjadi lonjakan titik api karhutla di wilayah setempat.
Dengan penempatan armada di Poslap Kecamatan Maliku, distribusi bantuan air bersih dan kesiapsiagaan terhadap karhutla dilakukan melalui dukungan operasional yang sama. Langkah tersebut menjadi bagian dari penanganan lapangan oleh BPBD dan Kodim 1011/KLK.
Permohonan Distribusi Diajukan Berjenjang
Masyarakat yang membutuhkan pasokan air bersih diminta mengajukan permohonan melalui pemerintah desa atau kecamatan masing-masing. Pengajuan dilakukan secara berjenjang agar kebutuhan warga dapat diteruskan kepada pihak yang menangani distribusi.
Permohonan yang masuk akan diteruskan ke Poslap Kecamatan Maliku. Setelah itu, distribusi armada dijadwalkan berdasarkan permohonan yang telah diterima.
Mekanisme tersebut menjadi jalur pengajuan bantuan air bersih bagi masyarakat yang terdampak kekeringan di wilayah penyaluran. Pemerintah Kabupaten Pulang Pisau bersama Kodim 1011/KLK memusatkan tahap awal bantuan di Kecamatan Maliku dan Kecamatan Pandih Batu, sementara armada yang digunakan tetap bersiaga menghadapi potensi peningkatan titik api karhutla.


















