Headline.co.id, Jakarta ~ Polda Riau telah berhasil menyelesaikan pembangunan dan renovasi 110 Jembatan Merah Putih Presisi di berbagai kabupaten dan kota di Riau. Proyek ini bertujuan untuk meningkatkan konektivitas masyarakat, terutama dalam memudahkan akses ke sekolah, fasilitas kesehatan, tempat ibadah, dan pusat kegiatan ekonomi. Pembangunan ini dilakukan menjelang peringatan Hari Bhayangkara ke-80 sebagai bagian dari kontribusi Polri dalam mendukung pemerataan pembangunan di daerah.
Komandan Satuan Brimob Polda Riau, Komisaris Besar Polisi I Ketut Gede Adi Wibawa, menyatakan bahwa proyek ini merupakan tindak lanjut dari arahan pemerintah dan pimpinan Polri. “Pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi adalah upaya agar kehadiran negara dapat dirasakan langsung oleh masyarakat,” ujarnya pada Minggu (28/6/26).
Tahapan Pembangunan Jembatan
Pembangunan jembatan dilakukan dalam dua tahap. Tahap pertama mencakup pembangunan 27 jembatan yang telah diresmikan sebelumnya. Selanjutnya, tahap kedua melibatkan penyelesaian 83 jembatan tambahan. “Kami berharap keberadaan jembatan ini dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat serta mendukung pertumbuhan ekonomi daerah,” tambah Komisaris Besar Polisi I Ketut Gede Adi Wibawa.
Dampak Positif bagi Masyarakat
Keberadaan jembatan-jembatan ini diharapkan dapat memperlancar mobilitas masyarakat di wilayah yang sebelumnya mengalami keterbatasan akses. Dengan infrastruktur yang lebih baik, diharapkan aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat dapat berjalan lebih lancar, sehingga meningkatkan kualitas hidup mereka.
Proyek ini menunjukkan komitmen Polri dalam mendukung pembangunan infrastruktur yang bermanfaat bagi masyarakat luas. Dengan selesainya pembangunan 110 Jembatan Merah Putih Presisi, diharapkan dapat tercipta akses yang lebih baik dan merata di seluruh wilayah Riau.






















