Headline.co.id, Serang ~
Bidang Profesi dan Pengamanan (Bidpropam) Polda Banten menggelar panen jagung di Lingkungan Padali, Kelurahan Pabuaran, Kecamatan Walantaka, Kota Serang, untuk mendukung ketahanan dan swasembada pangan. Panen tersebut dilakukan dari lahan seluas 4 hektare pada 11 September 2026, dengan hasil sekitar 1,4 ton jagung. Kegiatan ini melibatkan Polri, pemerintah, kelompok tani, dan masyarakat setempat. Hasil panen selanjutnya akan didistribusikan kepada Perum Bulog Serang.
Panen jagung Bidpropam Polda Banten itu dihadiri Wakapolda Banten Brigjen Pol Iwan Saktiadi dan Kabidpropam Polda Banten Kombes Pol Murwoto. Sejumlah pejabat utama Polda Banten, unsur Muspika Kecamatan Walantaka, serta Pasiter Kodim 0602/Serang Kapten Inf Dodik turut hadir dalam kegiatan tersebut.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Panen Jagung dari Lahan 4 Hektare
Kabidpropam Polda Banten Kombes Pol Murwoto mengatakan, program tersebut merupakan bagian dari implementasi program prioritas pemerintah di bidang ketahanan pangan dan swasembada pangan.
Menurut Murwoto, lahan yang ditanami dalam program tersebut memiliki luas 10 hektare. Namun, panen yang dilakukan kali ini baru mencakup lahan seluas 4 hektare.
“Untuk lahan yang ditanam seluas 10 hektare. Sedangkan lahan yang dipanen kali ini seluas 4 hektare dengan hasil panen sekitar 1,4 ton jagung. Sementara sisanya estimasi hasil panen sekitar 18 ton,” kata Murwoto.
Ia menjelaskan, jagung hasil panen tersebut akan disalurkan kepada Perum Bulog Serang. Penyaluran itu menjadi bagian dari rangkaian pengelolaan hasil budidaya jagung dalam program ketahanan pangan yang dijalankan Bidpropam Polda Banten.
Budidaya jagung di lahan tersebut dilakukan melalui kolaborasi dengan kelompok tani setempat. Dua kelompok tani yang terlibat adalah Kelompok Tani Baru Mekar dan Kelompok Tani Rahayu.
Dukungan terhadap Asta Cita
Murwoto menuturkan, pelaksanaan program tersebut juga menjadi bentuk dukungan Bidpropam Polda Banten dan jajaran Divpropam Polri terhadap Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, khususnya dalam bidang ketahanan pangan.
Wakapolda Banten Brigjen Pol Iwan Saktiadi mengatakan, panen jagung tersebut menunjukkan komitmen Polri dalam mendukung program pemerintah melalui kerja sama bersama masyarakat.
“Program ini merupakan dukungan Polri kepada pemerintah yang tertuang dalam Asta Cita, khususnya ketahanan pangan dan swasembada pangan,” ujar Iwan.
Ia menyampaikan, lahan ketahanan pangan yang dikelola dalam program tersebut mencapai 10 hektare. Dari luasan itu, 4 hektare telah memasuki masa panen dan menghasilkan sekitar 1,4 ton jagung.
Hasil panen tersebut diharapkan dapat mendukung upaya pemenuhan kebutuhan pangan sekaligus memperkuat sinergi kepolisian dan kelompok tani. Kolaborasi itu dilakukan agar program ketahanan pangan dapat berjalan secara berkelanjutan.
Wakapolda Banten berharap program ketahanan pangan tidak berhenti setelah panen jagung kali ini. Menurut dia, penanaman kembali akan dilakukan setelah musim penghujan tiba.
“Saya berharap program ini tidak berhenti pada hari ini. Kita menunggu musim penghujan tiba. Saat itu, kita akan menanam secara serentak di ribuan lahan yang sudah disiapkan,” kata Iwan.
Ia juga berharap target produksi pangan dapat tercapai dan menghasilkan surplus hingga akhir tahun.
“Harapan kami target bisa tercapai, bahkan surplus sampai akhir tahun. Sampai akhir Desember bisa terlampaui atau terpenuhi,” ujarnya.
Untuk mencapai target tersebut, Iwan menilai kolaborasi Polri, pemerintah, kelompok tani, dan masyarakat perlu terus diperkuat. Kerja sama lintas unsur itu dinilai penting agar pengelolaan lahan ketahanan pangan dapat dilanjutkan secara berkelanjutan.


















