Headline.co.id, Malang ~ 10 Juni 2026 – Arema FC menegaskan komitmennya dalam menangani polemik terkait pendaftaran logo Singa Bertindik. Manajemen klub sepak bola ini telah mengambil langkah hukum dan administrasi yang diperlukan, termasuk mengajukan keberatan terhadap pendaftaran logo oleh pihak lain. Saat ini, Arema FC menunggu legalitas resmi dari pemerintah sebagai dasar hukum untuk menentukan langkah selanjutnya.
General Manager Arema FC, M. Yusrinal Fitriandi, menjelaskan bahwa sejak mengetahui adanya pendaftaran logo oleh pihak lain, manajemen segera bertindak sesuai ketentuan hukum. Menurut Yusrinal, logo Singa Bertindik bukan hanya simbol visual, tetapi juga bagian dari identitas Arema yang memiliki nilai sejarah dan keterikatan kuat dengan klub serta Aremania.
“Kami sudah menyampaikan keberatan terhadap proses yang dilakukan pihak lain terkait pendaftaran logo tersebut. Bagi Arema FC, logo Singa Bertindik bukan sekadar simbol visual, tetapi bagian dari identitas klub yang memiliki sejarah panjang dan melekat dalam perjalanan Arema. Karena itu, kami mengambil langkah yang diperlukan untuk melindungi identitas tersebut sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” ujar Yusrinal.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Selain mengajukan keberatan, Arema FC juga telah mendaftarkan logo Singa Bertindik melalui jalur resmi kepada Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI). Proses administrasi dan legal yang dibutuhkan masih berjalan sesuai tahapan yang berlaku. Yusrinal menegaskan bahwa manajemen terus berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait guna memastikan seluruh proses berjalan sesuai prosedur.
“Yang perlu dipahami publik adalah bahwa Arema FC sudah mendaftarkan logo Singa Bertindik melalui jalur resmi. Saat ini prosesnya masih berjalan dan berada pada jalur yang semestinya atau on track. Kami menghormati seluruh mekanisme yang berlaku dan memilih mengikuti setiap tahapan secara profesional,” katanya.
Fokus utama manajemen saat ini adalah menunggu terbitnya legalitas resmi atas pendaftaran yang telah diajukan. Legalitas tersebut nantinya akan menjadi dasar hukum yang kuat bagi klub untuk melangkah ke tahapan berikutnya. Yusrinal menekankan bahwa meskipun legalitas telah diterbitkan, perubahan penggunaan logo tidak dapat langsung diterapkan secara menyeluruh dalam waktu singkat.
“Setelah legalitas kami terima, bukan berarti keesokan harinya logo bisa langsung digunakan secara menyeluruh. Arema FC adalah perusahaan yang memiliki banyak kerja sama strategis dengan sponsor, vendor, mitra produksi, partner komersial, hingga berbagai pihak lain yang terlibat dalam operasional klub. Seluruh proses perubahan identitas harus dilakukan secara terukur dan melalui tahapan yang matang,” jelasnya.
Yusrinal menegaskan bahwa manajemen Arema FC akan terus mengedepankan aspek hukum, profesionalisme, dan kepentingan jangka panjang klub dalam setiap keputusan yang diambil. Ia juga mengajak seluruh Aremania untuk tetap tenang dan memberikan dukungan terhadap proses yang sedang berjalan. “Kami percaya bahwa segala sesuatu yang dilakukan melalui jalur yang benar akan menghasilkan keputusan yang baik pula bagi masa depan Arema FC,” tutup Yusrinal.
















