Headline.co.id, Jakarta ~ Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkomdigi), Johnny G. Plate, menegaskan pentingnya digitalisasi dalam program perlindungan sosial (perlinsos) untuk mengurangi waktu dan biaya yang dikeluarkan masyarakat. Pernyataan ini disampaikan menyusul arahan Presiden Joko Widodo yang menekankan perlunya efisiensi dalam pelaksanaan program perlinsos. Menkomdigi menilai bahwa digitalisasi dapat menjadi solusi efektif dalam mencapai tujuan tersebut.
Dalam pernyataannya, Johnny G. Plate menyebutkan bahwa digitalisasi tidak hanya mempercepat proses administrasi, tetapi juga meningkatkan transparansi dan akurasi data penerima manfaat. “Dengan digitalisasi, kita dapat memastikan bahwa bantuan sosial tepat sasaran dan diterima oleh mereka yang benar-benar membutuhkan,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa penggunaan teknologi digital dapat memangkas birokrasi yang selama ini menjadi kendala dalam penyaluran bantuan sosial.
Menkomdigi juga mengungkapkan bahwa pemerintah tengah mengembangkan sistem digital yang terintegrasi untuk memantau dan mengevaluasi pelaksanaan program perlinsos. Sistem ini diharapkan dapat memberikan data yang akurat dan real-time, sehingga memudahkan pengambilan keputusan yang tepat. “Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan infrastruktur digital agar dapat mendukung program perlinsos secara optimal,” kata Johnny.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Sebagai langkah tindak lanjut, Menkomdigi berencana untuk berkolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah dan sektor swasta, guna mempercepat proses digitalisasi. Ia berharap bahwa dengan kerjasama yang baik, target efisiensi dalam program perlinsos dapat tercapai dalam waktu dekat. “Kami mengajak semua pihak untuk bersama-sama mewujudkan digitalisasi yang inklusif dan berkelanjutan,” tutupnya.

















