Headline.co.id, Padang Panjang ~ TP-PKK Kota Padang Panjang, Sumatra Barat, menyalurkan 900 butir telur kepada peserta didik di enam Sekolah Dasar (SD) dan satu PAUD di Padang Panjang, Kamis (7/8/2026). Bantuan tersebut diserahkan Ketua TP-PKK Kota Padang Panjang Maria Feronika Hendri melalui pihak sekolah. Penyaluran telur dilakukan untuk menambah asupan protein hewani anak usia dini sekaligus mendukung gerakan pencegahan stunting. Sebanyak 750 butir telur diberikan kepada peserta didik SD, sedangkan 150 butir lainnya disalurkan untuk siswa PAUD.
Program TP-PKK Padang Panjang ini diarahkan untuk mendukung tumbuh kembang fisik, perkembangan kecerdasan otak, serta daya tahan tubuh peserta didik. Pemenuhan gizi dilakukan melalui bahan pangan yang mudah diperoleh dan dapat dijangkau oleh keluarga.
900 Telur Disalurkan ke SD dan PAUD
Maria Feronika menyerahkan langsung bantuan tersebut melalui pihak sekolah. Penyaluran kepada enam SD dan satu PAUD menjadi bagian dari intervensi pemenuhan gizi anak yang melibatkan TP-PKK, sekolah, serta orang tua.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Menurut Maria, anak-anak merupakan aset dan generasi penerus bangsa yang perlu dijaga bersama. Karena itu, pemenuhan gizi anak tidak hanya menjadi tanggung jawab sekolah atau pemerintah, tetapi membutuhkan kepedulian berbagai pihak.
“Anak-anak merupakan aset sekaligus generasi penerus bangsa yang harus kita jaga bersama. Melalui kegiatan ini, kami ingin mengajak seluruh pihak untuk lebih peduli terhadap pemenuhan gizi anak. Telur merupakan sumber protein yang mudah diperoleh dan memiliki kandungan gizi yang baik untuk mendukung tumbuh kembang mereka,” ujar Maria Feronika.
Telur Dukung Asupan Protein Anak
Penambahan asupan protein hewani melalui telur ditujukan untuk membantu memenuhi kebutuhan gizi peserta didik. Dalam kegiatan tersebut, telur dipilih karena merupakan bahan pangan yang mudah diperoleh dan memiliki kandungan gizi yang dinilai baik untuk mendukung tumbuh kembang anak.
Selain pemberian bantuan, TP-PKK Padang Panjang juga mendorong edukasi mengenai gizi seimbang. Edukasi tersebut diharapkan dapat diterapkan dalam kebiasaan makan anak, baik di lingkungan sekolah maupun di rumah.
Maria menjelaskan, penerapan pola makan bergizi tidak selalu harus dilakukan dengan cara yang rumit. Keluarga dapat memulainya melalui pembiasaan konsumsi bahan pangan lokal yang kaya protein dan mudah dijangkau.
“Kami berharap bantuan ini dapat memberikan manfaat bagi anak-anak serta menjadi motivasi bagi orang tua untuk terus memperhatikan pola makan bergizi di rumah,” tuturnya.
Orang Tua Diajak Pantau Tumbuh Kembang
TP-PKK Padang Panjang menempatkan orang tua sebagai bagian penting dalam menjaga pemenuhan gizi anak. Bantuan telur yang disalurkan ke sekolah diharapkan tidak berhenti sebagai pemberian pangan, tetapi juga mendorong keluarga untuk lebih memperhatikan pola makan anak secara berkelanjutan.
Sinergi TP-PKK, sekolah, dan orang tua juga diarahkan untuk menjaga konsistensi pemantauan tumbuh kembang anak. Pemantauan tersebut menjadi bagian dari upaya mendukung terciptanya generasi muda yang sehat, cerdas, dan bebas dari stunting.
Melalui kegiatan ini, Pemko Padang Panjang terus memperkuat intervensi pemenuhan gizi anak usia dini. Penyaluran 900 butir telur menjadi salah satu langkah konkret dalam mendukung kesehatan peserta didik sekaligus memperkuat gerakan pencegahan stunting di lingkungan sekolah dan keluarga.
Dukung jurnalis Headline.co.id secara gratis Atau Berkontribusi Traktir KopiUntuk pengembangan Headline Media
Gambar tidak dapat dimuat.















