Headline.co.id, Jakarta ~ Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Aceh bersama Badan Pengelola dan Pengembangan Mutu Hasil Kelautan dan Perikanan (BPPMHKP) melakukan langkah strategis untuk memperkuat pengawasan terhadap pangan segar di Banda Aceh. Langkah ini diambil untuk memastikan keamanan dan kualitas pangan yang beredar di masyarakat. Kegiatan ini berlangsung pada bulan Agustus 2026 dan melibatkan berbagai pihak terkait.
Kepala BBPOM Aceh, Dr. Zulkifli, menyatakan bahwa pengawasan ini penting untuk melindungi konsumen dari bahaya pangan yang tidak memenuhi standar kesehatan. “Kami berkomitmen untuk meningkatkan pengawasan agar masyarakat mendapatkan pangan yang aman dan berkualitas,” ujarnya. Pengawasan ini mencakup inspeksi di pasar tradisional dan modern, serta pengujian sampel pangan segar di laboratorium.
BPPMHKP juga berperan aktif dalam kegiatan ini dengan memberikan edukasi kepada para pedagang dan produsen pangan segar. Kepala BPPMHKP, Nurhayati, menekankan pentingnya pemahaman mengenai standar keamanan pangan. “Kami ingin memastikan bahwa semua pihak memahami pentingnya menjaga mutu dan keamanan pangan,” kata Nurhayati. Edukasi ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan tanggung jawab para pelaku usaha dalam menjaga kualitas produk mereka.
Konten ini adalah Iklan dari Platform MGID. Headline.co.id tidak terkait dengan materi konten ini.
Ke depan, BBPOM Aceh dan BPPMHKP berencana untuk terus melakukan pengawasan rutin dan memperluas jangkauan inspeksi. Mereka juga akan mengadakan pelatihan bagi petugas pengawas untuk meningkatkan kemampuan dalam mendeteksi pangan yang tidak memenuhi standar. Langkah-langkah ini diharapkan dapat memberikan perlindungan lebih baik bagi konsumen dan mendukung terciptanya lingkungan pangan yang sehat di Banda Aceh.
















