Headline.co.id, Jakarta ~ Pada Kamis, 23 Juli 2026, Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) bersama penyelenggara layanan seluler mengumumkan komitmen bersama dalam penerapan registrasi pelanggan berbasis data biometrik. Acara ini berlangsung di Garuda Spark Innovation Hub, FX Sudirman, Jakarta Pusat. Deklarasi ini menegaskan komitmen pemerintah dan industri telekomunikasi untuk memperkuat keamanan ekosistem digital nasional.
Deklarasi tersebut merupakan tindak lanjut dari komitmen para operator seluler yang tergabung dalam Asosiasi Penyelenggara Telekomunikasi Seluruh Indonesia (ATSI). Mereka berkomitmen untuk memastikan penerapan registrasi biometrik sesuai regulasi, serta memberikan perlindungan yang lebih kuat bagi pelanggan. Direktur Jenderal Ekosistem Digital Kemkomdigi, Edwin Hidayat Abdullah, menyatakan bahwa registrasi berbasis data biometrik telah diberlakukan penuh sejak 1 Juli 2026, sesuai Peraturan Menteri Komunikasi dan Digital Nomor 7 Tahun 2026.
Dalam acara tersebut, sejumlah komitmen diikrarkan oleh para operator seluler. Komitmen tersebut meliputi jaminan perlindungan data pribadi pelanggan, implementasi registrasi biometrik sesuai ketentuan perundang-undangan, menjaga kenyamanan dan kesinambungan layanan, memastikan tidak ada kartu SIM aktif sebelum proses registrasi dilakukan, serta menjaga iklim persaingan usaha yang sehat.
Acara ini dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan, termasuk pejabat Komdigi, Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), serta pimpinan operator seluler nasional seperti PT Telekomunikasi Selular, PT Indosat Tbk, dan PT XLSmart Telecom Sejahtera Tbk. Rangkaian acara dimulai dengan penyampaian laporan dari Direktorat Jenderal Ekosistem Digital, ATSI, serta para operator seluler.
Selanjutnya, Direktur Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri menyampaikan dukungan terhadap implementasi registrasi biometrik. Menteri Komunikasi dan Digital memberikan arahan strategis terkait implementasi penuh registrasi pelanggan berbasis data biometrik. Puncak kegiatan ditandai dengan prosesi simbolis deklarasi komitmen bersama untuk implementasi penuh registrasi pelanggan berbasis data biometrik, sebagai langkah memperkuat keamanan digital dan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap layanan telekomunikasi nasional.



















