Headline.co.id, Bangunan ~ Gempa bumi dengan magnitudo 3,0 mengguncang wilayah Kota Sabang, Aceh, pada Minggu (12/7/2026). Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan bahwa gempa terjadi sekitar pukul 14:11:12 WIB. Pusat gempa terletak di 5,32 Lintang Utara dan 94,68 Bujur Timur, dengan kedalaman mencapai 115 kilometer.
Menurut BMKG, gempa ini berlokasi 95 kilometer barat daya dari Kota Sabang. Meskipun memiliki kekuatan yang relatif kecil, gempa ini tetap menjadi perhatian bagi warga setempat. Hingga saat ini, belum ada laporan mengenai kerusakan atau korban akibat gempa tersebut.
BMKG terus memantau aktivitas seismik di wilayah tersebut dan mengimbau masyarakat untuk tetap tenang serta mengikuti informasi resmi dari pihak berwenang. “Kami terus memantau perkembangan dan akan memberikan informasi lebih lanjut jika diperlukan,” tulis BMKG dalam rilis resminya yang disampaikan melalui akun media sosial mereka.
Lokasi dan Kedalaman Gempa
Gempa yang mengguncang Kota Sabang ini berpusat di kedalaman 115 kilometer di bawah permukaan laut. Lokasi tepatnya berada di koordinat 5,32 Lintang Utara dan 94,68 Bujur Timur, sekitar 95 kilometer barat daya dari pusat kota. Kedalaman gempa yang cukup dalam ini membuat dampak di permukaan relatif minim.
Respons dan Imbauan BMKG
BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan tidak mudah percaya pada informasi yang tidak resmi. Mereka juga menekankan pentingnya mengikuti arahan dari pihak berwenang dan mempersiapkan diri menghadapi kemungkinan gempa susulan. “Kami mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan waspada,” ujar BMKG dalam pernyataannya.
Situasi Terkini di Kota Sabang
Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan mengenai kerusakan bangunan atau korban jiwa akibat gempa tersebut. Aktivitas masyarakat di Kota Sabang dilaporkan berjalan normal, meskipun beberapa warga sempat merasakan getaran gempa. Pihak berwenang setempat terus berkoordinasi dengan BMKG untuk memantau situasi lebih lanjut.
Gempa bumi merupakan fenomena alam yang tidak dapat diprediksi secara pasti, namun kesiapsiagaan dan informasi yang tepat dapat membantu meminimalkan dampak yang ditimbulkan. Masyarakat diimbau untuk selalu siap dan waspada terhadap potensi bencana alam di wilayah mereka.



















