Headline.co.id, Deli Serdang ~ Timnas Indonesia U-19 harus mengubur impian tampil di partai puncak Piala AFF U-19 2026 setelah menelan kekalahan tipis dari Australia U-19 pada laga semifinal. Bermain di Stadion Utama Sumatera Utara, Deli Serdang, Kamis (11/6/2026), Garuda Muda takluk dengan skor 0-1 akibat gol yang tercipta pada menit-menit akhir pertandingan.
Kekalahan tersebut menjadi pukulan bagi skuad Indonesia yang sepanjang laga mampu memberikan perlawanan sengit kepada Young Socceroos. Namun, satu kelengahan di penghujung pertandingan membuat langkah Garuda Muda terhenti di babak empat besar.
Berikut sejumlah fakta menarik di balik kekalahan Indonesia dari Australia pada semifinal Piala AFF U-19 2026.
1. Indonesia Tersingkir karena Gol Menit 90
Fakta paling menyakitkan dari laga ini adalah Indonesia kebobolan saat pertandingan hampir berakhir. Ketika skor imbang tanpa gol diperkirakan akan membawa duel berlanjut ke babak tambahan waktu, Australia justru memecah kebuntuan pada menit ke-90.
Gol tersebut menjadi satu-satunya gol yang tercipta dalam pertandingan dan memastikan kemenangan Australia dengan skor 1-0.
2. Pertandingan Berjalan Sangat Ketat
Sejak peluit awal dibunyikan, kedua tim memperagakan permainan dengan intensitas tinggi. Indonesia maupun Australia sama-sama kesulitan mengembangkan pola permainan terbaik karena rapatnya pertahanan lawan.
Duel keras di lapangan membuat wasit Bainazarov Alimardon harus mengeluarkan dua kartu kuning, masing-masing untuk satu pemain dari kedua tim akibat pelanggaran keras.
Ketatnya pertandingan menunjukkan bahwa kedua tim memiliki keinginan besar untuk mengamankan tiket menuju final.
3. Australia Mulai Mendominasi Sejak Pertengahan Babak Pertama
Memasuki pertengahan babak pertama, Australia perlahan mengambil alih kendali permainan. Mereka lebih sabar dalam membangun serangan dan memanfaatkan pergerakan para pemain depannya.
Amiani Tatu dan Lawrence Wong menjadi motor serangan Young Socceroos. Keduanya beberapa kali merepotkan lini pertahanan Indonesia melalui pergerakan cepat dan umpan-umpan berbahaya.
Meski demikian, hingga babak pertama berakhir, Australia tetap gagal mencetak gol.
4. Indonesia Andalkan Tendangan Jarak Jauh
Sulit menembus rapatnya pertahanan Australia membuat Indonesia mencoba alternatif lain. Garuda Muda lebih banyak mengandalkan tendangan spekulasi dari luar kotak penalti untuk menciptakan peluang.
Beberapa upaya tersebut sempat mengancam gawang lawan. Namun, ada yang melenceng dari sasaran dan sebagian lainnya berhasil diblok pemain bertahan Australia.
Strategi itu belum mampu menghasilkan gol yang dibutuhkan Indonesia.
5. Amar Brkic Memberi Warna Baru di Babak Kedua
Pada babak kedua, Indonesia berupaya meningkatkan daya serang dengan memasukkan Amar Brkic. Kehadirannya sempat memberikan harapan baru bagi Garuda Muda.
Brkic beberapa kali melakukan tusukan ke area pertahanan Australia dan membantu membuka ruang bagi rekan-rekannya.
Sayangnya, penyelesaian akhir yang belum maksimal membuat peluang-peluang tersebut gagal dikonversi menjadi gol.
6. Marcus Edward Neill Jadi Pembeda
Australia juga melakukan perubahan penting dengan memasukkan Marcus Edward Neill. Keputusan tersebut terbukti sangat efektif.
Pemain tersebut akhirnya tampil sebagai pahlawan kemenangan setelah mencetak gol pada menit ke-90.
Neill berhasil lolos dari jebakan offside sebelum melepaskan sontekan yang tak mampu dihentikan penjaga gawang Indonesia, Dafa.
7. VAR Sempat Tunda Pengesahan Gol Australia
Gol yang dicetak Marcus Edward Neill sempat memunculkan ketegangan. Wasit Bainazarov Alimardon menunda keputusan karena terdapat dugaan offside dalam proses terjadinya gol.
Setelah melakukan pengecekan melalui Video Assistant Referee (VAR), gol tersebut akhirnya dinyatakan sah.
“Setelah berkonsultasi dengan petugas VAR, wasit akhirnya resmi mengesahkan gol untuk Australia,” sebagaimana dilansir dari Detik Sport.
Keputusan itu memastikan Australia unggul 1-0.
8. Australia Melaju ke Final Hadapi Thailand
Hingga peluit panjang dibunyikan, Indonesia gagal menyamakan kedudukan. Skor 1-0 untuk Australia pun bertahan hingga akhir pertandingan.
Kemenangan tersebut membawa Young Socceroos melaju ke final Piala AFF U-19 2026. Di partai puncak, Australia akan menghadapi Thailand yang lebih dulu memastikan tiket final usai mengalahkan Kamboja dengan skor 4-0.
Sementara bagi Indonesia, kekalahan ini mengakhiri perjuangan Garuda Muda di turnamen. Meski gagal mencapai final, perlawanan sengit yang ditunjukkan sepanjang pertandingan menjadi bukti bahwa Indonesia mampu bersaing hingga menit-menit terakhir melawan salah satu tim kuat di kawasan Asia-Pasifik.
Hasil Semifinal Piala AFF U-19 2026
- Indonesia U-19 0-1 Australia U-19
- Thailand U-19 4-0 Kamboja U-19
Kekalahan dramatis akibat gol larut Australia menjadi catatan pahit bagi Timnas Indonesia U-19. Namun, pengalaman menghadapi pertandingan bertekanan tinggi seperti ini dapat menjadi bekal berharga bagi perkembangan para pemain muda Garuda di masa mendatang.






















