Headline.co.id, Jakarta ~ Para Menteri Luar Negeri ASEAN mendesak semua negara dan pihak yang terlibat konflik di Timur Tengah untuk menahan diri, menghentikan permusuhan, dan menjamin keselamatan navigasi internasional di Selat Hormuz. Pernyataan ini disampaikan dalam pertemuan ASEAN Foreign Ministers’ Meeting (AMM) ke-59 yang berlangsung di Manila, Filipina, pada Selasa (21/7/2026).
Di bawah kepemimpinan Filipina tahun 2026 dengan tema “Navigating Our Future, Together”, pertemuan ini juga melibatkan negara mitra dialog seperti Amerika Serikat, China, Rusia, Jepang, India, dan Uni Eropa. Mereka membahas tantangan keamanan regional dan global yang dihadapi saat ini.
ASEAN menyatakan keprihatinan mendalam terhadap tindakan diskriminatif atau sepihak yang dapat menghambat perlintasan kapal di selat internasional. Blok Asia Tenggara ini menegaskan pentingnya pemulihan jalur pelayaran dan penerbangan yang aman serta berkelanjutan, dan menekankan kewajiban setiap negara untuk menyelesaikan sengketa secara damai dengan menghormati kedaulatan, perlindungan warga sipil, serta hukum internasional.
“Kami menyatakan keprihatinan mendalam atas setiap tindakan diskriminatif atau sepihak yang dapat menghambat atau merintangi kapal yang melewati Selat Hormuz, atau selat mana pun yang digunakan untuk navigasi internasional, yang tidak sesuai dengan hukum internasional, sebagaimana tercermin dalam UNCLOS 1982,” demikian bunyi pernyataan resmi para Menteri Luar Negeri ASEAN.
Ketegangan meningkat setelah pasukan Amerika Serikat melakukan serangan ke Iran sejak 8 Juli 2026, sebagai tanggapan atas tindakan Iran terhadap kapal komersial di Selat Hormuz. Iran kemudian membalas dengan menyerang pangkalan-pangkalan AS di Timur Tengah, meskipun sebelumnya Washington dan Teheran telah menandatangani memorandum pengakhiran konflik pada 18 Juni 2026.
“ASEAN juga mengakui komitmen kolektif Organisasi Maritim Internasional untuk memastikan pelindungan dan peningkatan keselamatan dan kesejahteraan pelaut di kawasan ini,” kata para Menlu ASEAN.






