Ambil Mobil Mainan yang Dibuang, Pemulung Lebam di Keroyok Massa

  • Whatsapp
Pemulung yang diduga pencuri sebuah mobil mainan di Sardonoharjo, Sleman. (Foto: Istimewa)
Pemulung yang diduga pencuri sebuah mobil mainan di Sardonoharjo, Sleman. (Foto: Istimewa)

HeadLine.co.id (Sleman) – Warga Sardonoharjo, Ngaglik Sleman mendadak digegerkan dengan dugaan pencurian sebuah mobil mainanan yang dilakukan oleh dua orang pria berinisial JW (28) dan M (27) yang bekerja sebagai pemulung atau pengambil barang rongsokan. Selasa, (05/05/2020).

Video penangkapan dan interogasi pemulung tersebut oleh warga ini pun menjadi viral di sosial media Facebook. Terlihat dalam video tersebut, seorang pria berbaju biru dengan wajah memar dan lebam terduduk lemas ditanah. Ia bersama temannya diduga mengambil sebuah mobil mainan di tumpukan sampah yang berada di depan sebuah ruko di wilayah Candi III RT 02/05 Sardonoharjo, Ngaglik, Sleman.

Read More

Baca juga: Presiden Jokowi Minta Masyarakat Disiplin dan Ikuti Protokol Kesehatan Terkait PSBB

Dalam keterangan terpisah, pihak kepolisian sektor (Polsek) Ngaglik, Sleman memberikan tanggapan mengenai kejadian itu saat dihubungi Headline.co.id, bahwa mobil yang diambil oleh kedua pemulung itu merupakan mobil mainan yang sudah rusak yang telah ditumpuk ditempat sampah didepan ruko.

“Kondisi mobil tersebut sudah rusak, rusaknya kalau bisa dibilang 75% sudah rusak.” ujar Iptu Budi Karyanto Kanit Reskrim Polsek Ngaglik, Kamis (07/05/2020).

Baca juga: Gubernur Banten Instruksikan Tim Gabungan Bantu Tangani Banjir Cilegon

“Salah satu warga juga sempat menegur kedua pemulung tersebut untuk tidak mengambil barang itu, lantas keduanya menjawab ya sudah bu kalau tidak boleh diambil saya kembalikan wong saya rongsok” imbuhnya.

Sebelumnya, beredar isu ditengah warga bahwa kedua pemulung tersebut melakukan pencurian berupa sepeda motor dan sebuah mobil Pajero Sport. Hal ini membuat warga tampak geram dengan dugaan awal itu, akhirnya membuat pemulung babak belur dihajar masa yang terlanjur ramai. Kepalan tangan dan tendangan mendarat di wajah dan kepala terduga pencuri.

Baca juga: Mudik Tetap Dilarang, Kemenhub Dukung dan Tindaklanjuti SE Gugus Tugas Covid-19

Diketahui belakangan bahwa pihak yang dirugikan telah memberi klarifikasi bahwa mobil mainan tersebut telah dibuang dan permasalahan ini sudah diselesaikan dengan jalur kekeluargaan atas permintaan dukuh dan kelurahan setempat.

Dalam sebuah surat kesepakatan bersama yang dibuat oleh Sukirno Kepala Dusun Candi III RT 02/05 Sardonoharjo yang mewakili pelapor dan Ikhok Kurniawan bersama Sugiyanto yang mewakili terlapor. Hal ini menunjukkan sebuah kesalah pahaman antar warga, karena salah satu dari kedua pencuri tersebut juga merupakan warga setempat.

Baca juga: Ketua Gugus Tugas Covid-19: Mudik Dilarang, Titik!

“Kedua belah pihak sepakat untuk menyelesaikan permasalahan ini secara kekeluargaan” demikian tertulis dalam keterangan tertulis yang diterima Headline.co.id, Kamis (07/05).

Penyelesaian permasalahan ini tertuang dalam empat butir kesepakatan. Pertama permasalahan ini telah diselesaikan secara kekeluargaan antara pihak pertama pihak kedua. Kedua, pihak kedua telah meminta maaf kepada pihak pertama dan pihak pertama memaafkan.

Baca juga: Update Corona di Indonesia Kamis 07 Mei 2020: Menjadi 12.776 Kasus Positif dan 2.381 Pasien Sembuh

Ketiga, bahwa kedepannya tidak ada permasalahan antara pihak satu dengan pihak dua. Keempat, bahwa pihak satu tidak akan menuntut secara hukum pidana maupun perdata dan perkara pencurian tersebut diatas dianggap selesai.

Melihat maraknya kasus pencurian akhir-akhir ini di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) khususnya. Polsek Ngaglik menghimbau kepada masyarakat kalau menemukan pelaku dan kejadian seperti ini, lebih baik diamankan dahulu. Kemudian hubungi kantor polisi terdekat.

Baca juga: Polda DIY Amankan 5 Tersangka Jaringan Narkoba Beromset 700 Juta di Wilayah Jateng-DIY, Modusnya Pakai Kemasan Kopi!

“Polsek-polsek saat ini selalu patroli dari malam sampai subuh untuk menjaga Kamtibmas” ungkap Iptu Budi

Menyikapi kasus ini, pihak kepolisian juga memeberikan masukan kepada para pekerja yang mengumpulkan barang rongsok atau pemulung agar melakukan kegiatannya di siang hari dan jika mau meminta barang rongsokan izin sama pemilik.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *