Headline.co.id, Jakarta ~ Dalam rangka memperingati Hari Kartini, Wakil Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Veronica Tan, menekankan pentingnya langkah nyata untuk mewujudkan mimpi besar perempuan Indonesia agar bisa maju, setara, dan berdaya. Salah satu solusi konkret yang diusung adalah pengembangan kebun pangan perempuan sebagai sarana pemberdayaan multi-aspek.
Veronica Tan dalam keterangan KemenPPPA memperingati Hari Kartini, Selasa (21/4/2026) mengungkapkan bahwa hingga saat ini, masih banyak perempuan Indonesia yang harus menghadapi beban berlapis, mulai dari mengurus rumah tangga hingga menanggung tekanan ekonomi yang berat tanpa ruang yang cukup untuk bertumbuh. Selain itu menurutnya, persoalan ekonomi, keluarga, dan perlindungan anak adalah hal yang saling terhubung sehingga membutuhkan solusi yang terintegrasi.
Menjawab tantangan itu, Pemerintah menghadirkan program kebun pangan perempuan, yang dinilai bukan sekadar upaya pemenuhan kebutuhan pangan semata, tetapi juga dirancang untuk penguatan ekonomi perempuan sekaligus menjaga ketahanan keluarga. “Ketika perempuan berdaya secara ekonomi dan memiliki ruang untuk belajar, maka fondasi keluarga akan menjadi lebih kuat,” ujarnya.
Lebih lanjut, Veronica menekankan bahwa ketika seorang perempuan berdaya secara ekonomi dan memiliki ruang untuk belajar, maka fondasi keluarga akan menjadi lebih kuat. Hal ini secara langsung berdampak positif pada perlindungan anak dan kepastian masa depan mereka. “Ini adalah langkah penting untuk masa depan yang lebih baik,” tegasnya.
Sebagai penutup, ia mengajak seluruh perempuan Indonesia untuk terus bergerak maju dengan filosofi sederhana namun mendalam: “Perempuan berdaya, bangsa sejahtera.” Melalui kebun pangan, diharapkan perempuan Indonesia dapat membuktikan peran strategisnya dalam pembangunan bangsa yang lebih mandiri dan sejahtera.





















