Headline.co.id, OKU Timur ~ Kecelakaan tunggal menimpa bus rombongan pengantar Jemaah Calon Haji (JCH) asal Desa Pelita Jaya, Kecamatan Belitang Madang Raya, Kabupaten OKU Timur, pada Senin (20/4/2026) sekitar pukul 14.15 WIB. Peristiwa terjadi di Jalan Raya Lintas Belitang, tepatnya di BK 8, Kecamatan Belitang, saat bus membawa 31 penumpang. Polisi menduga kecelakaan dipicu kelalaian sopir yang menggunakan telepon genggam saat berkendara hingga kehilangan kendali. Akibat insiden tersebut, delapan penumpang mengalami luka-luka dan dilarikan ke rumah sakit untuk perawatan.
Bus Putra Sulung berwarna biru dengan nomor polisi B 7050 WB yang dikemudikan Johan (42), warga Desa Tulus Ayu, dilaporkan terguling di luar badan jalan. Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) dan keterangan saksi, kendaraan sempat keluar dari jalur kiri sebelum akhirnya terguling di sisi kanan jalan.
Kasat Lantas Polres OKU Timur, AKP Panca Mega Surya SH MH, menjelaskan bahwa faktor utama kecelakaan diduga kuat akibat kelalaian pengemudi. “Akibatnya, bus keluar jalur kiri, hilang kendali, lalu terguling di sisi kanan jalan,” ujarnya.
Ia juga mengungkapkan bahwa saat kejadian, sopir diduga menggunakan ponsel. Temuan tersebut diperoleh dari hasil penyelidikan awal di lokasi kejadian serta keterangan sejumlah saksi.
Dari total penumpang, delapan orang mengalami luka-luka. Empat korban mengalami luka ringan, sementara empat lainnya mengalami luka berat. Dua korban luka berat dilaporkan mengalami patah tulang tangan, sedangkan korban lainnya mengalami luka robek di bagian pelipis dan tangan.
“Seluruh korban telah dilarikan ke RS Charitas Belitang untuk mendapatkan perawatan intensif,” kata AKP Panca Mega Surya.
Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Pengemudi bus dilaporkan selamat tanpa mengalami luka. Namun, kerugian materiil akibat kecelakaan diperkirakan mencapai Rp30 juta.
Kronologi kejadian bermula saat bus melaju dari arah Gumawang menuju Buay Madang Timur. Ketika melintas di lokasi kejadian, kendaraan keluar dari badan jalan sebelah kiri, kemudian sopir membanting setir ke kanan hingga akhirnya bus terguling.
Petugas kepolisian yang menerima laporan segera mendatangi lokasi untuk melakukan penanganan. Selain mengevakuasi korban, polisi juga mengamankan barang bukti berupa kendaraan serta meminta keterangan dari saksi, termasuk warga sekitar.
AKP Panca Mega Surya mengingatkan pentingnya keselamatan dalam berkendara, terutama bagi pengemudi angkutan umum. “Keselamatan penumpang adalah prioritas utama. Hindari penggunaan handphone saat mengemudi agar tidak terjadi kecelakaan,” tegasnya.






















