Kementerian Agama Perpanjang WFH Bagi ASN Hingga 13 Mei 2020

  • Whatsapp
Menteri Agama Fachrul Razi saat menyampaikan paparan kepada Anggota DPR RI. Foto Media Indonesia Susanto
Menteri Agama Fachrul Razi saat menyampaikan paparan kepada Anggota DPR RI. (Foto: Media Indonesia Susanto)

HeadLine.co.id (Nasional) – Kebijakan pelaksanaan tugas kedinasan dari rumah atau work from home (WFH) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) Kementerian Agama diperpanjang hingga 13 Mei 2020. Hal ini berdasarkan Surat Edaran Menteri Agama Nomor 9 Tahun 2020 tentang Penyesuaian Sistem Kerja Bagi Pegawai Kementerian Agama yang Berada di Wilayah dengan Penetapan Pembatasan Sosial Berskala Besar dan Perpanjangan Masa Pelaksanaan Tugas Kedinasan di Rumah ataupun Tempat Tinggal.

Baca juga: Kabar Mengejutkan! Stafsus Milenial Jokowi Belva Syah Devara Mengundurkan Diri, Selengkapnya Disini

Read More

“Kebijakan ini dikeluarkan, menyusul pemberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) untuk mencegah penyebaran Covid-19. Kebijakan WFH ini juga akan dievaluasi lebih lanjut sesuai dengan kebutuhan,” ujar Pelaksana Tugas Sekretaris Jenderal Kemenag Nizar, di Jakarta, Selasa (21/04) malam.

Baca juga: Pandemi Covid-19, Masjid Istiqlal Tiadakan kegiatan berjamaah selama Ramadhan 1441 H

Nizar menegaskan, meskipun bekerja dari rumah, tiap ASN Kemenag harus memperhatikan sasaran kinerjanya masing-masing.

Baca juga: Peran Ganda Perempuan di Tengah Pandemik COVID – 19 Jadi Semangat Kartini Masa Kini

“ASN Kemenag yang berada di wilayah PSBB menjalankan tugas kedinasan di rumah/tempat tinggal dengan tetap memperhatikan sasaran kinerjanya, dan tentunya disesuaikan dengan masa berlakunya PSBB pada masing-masing wilayah di mana satuan kerja atau unit pelaksana teknis berlokasi,” ungkap Nizar.

Baca juga: Resmi! Jokowi Larang Seluruh Masyarakat Mudik

Selain edaran terkait perpanjangan masa WFH, pada 20 April 2020, Menteri Agama Fachrul Razi juga mengeluarkan edaran tentang penetapan jam kerja pegawai Kementerian Agama pada Bulan Ramadan 1441H.

Baca juga: Pelindo I Dirombak Erick Thohir, Said Didu: BUMN Sebagai Tempat ‘Penampuangan

“Untuk mengoptimalkan pelaksanaan tugas selama bulan Ramadan, ada penyesuaian jam kerja bagi ASN Kementerian Agama. Selama Ramadan, jumlah jam kerja efektif minimal 32,50 jam per minggu. Ini berlaku bagi satker yang melaksanakan lima maupun enam hari kerja,” tandasnya.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *