by

Mengenal Jenis-jenis Alat Kontrasepsi beserta Efek Sampingnya

Mengenal Jenis-jenis Alat Kontrasepsi beserta Efek Sampingnya ~ Headline.co.id. Alat kontrasepsi adalah metode yang digunakan untuk mencegah kehamilan atau memberi jarak kehamilan, kontrasepsi hormonal umumnya mengandung kombinasi dari progestin dan progesteron (Progestin merupakan hormon steroid sintesis yang berpengaruh pada siklus menstruasi perempuan, kehamilan dan embriogenesis.

Progesteron bersama dengan estrogen dihasilkan oleh kupus luteum yaitu sebuah kelenjar endoktrin yang merupakan sisa dari folikel setelah terjadinya peristiwa ovulasi).

Alat kontrasepsi ini memiliki berbagai macam jenis diantaranya

1. Pil KB

Cara pengunaan dan efek samping Pil KB
Pil KB

Pil kb termasuk dalam alat kontrasepsi yang harus dikonsumsi setiap hari dan mengandung hormon untuk mengubah cara kerja tubuh dan dapat mencegah kehamilan.

hormon adalah substansi kimia yang mengontrol dan memfungsikan organ tubuh, pil hormon ini dapat mengontrol ovarium dan uterus.

Efek Samping Pil KB:

  • Meningkatkan risiko darah tinggi dan penyakit kardiovaskular
  • Peningkatan berat badan
  • Dapat mengganggu produksi ASI
  • Pendarahan tiba-tiba di luar jadwal menstruasi
  • Rasa mual
  • Sakit kepala dan terkadang ada rasa tidak nyaman pada payudara
  • Gairah seks menurun

2. Implan / Norplant / Susuk

Suatu alat medis yang berbentuk tabung plastik kecildan fleksibel yang berukuran kecil seperti lidi berisi hormon yang dapat mencegah terjadinya proses pembuahan alat ini akan diimplankan dibagian lenganatas, dengan pemakaian yang benar sekali pemasangan KB implan dapat menunda kehamilan dalam jangka waktu 3 tahun.

Cara kerja KB implan

Susuk atau implan yang sudah dimasukkan dibagian bawah kulit akan melepas hormon progestin dengan kadar rendah untuk mencegah kehamilan, dan mencegah ovulasi (pelepasan sel telur dalam siklus bulanan) jika seorang perempuan tidak mengalami ovulasi maka untuk kehamilan pun tidak akan terjadi karena tidak ada sel telur untuk dibuahi, progestin yang dikeluarkan oleh implan tersebut dapat menebalkan lendir diarea leher rahim (serviks) hal ini dapat mencegah sperma masuki rahim dan juga progestin dapat menipiskan dinding rahim sehingga jika ada sperma yang berhasil membuahi sel telur, telur tersebut akan sulit menempel pada bagian didinding rahim untuk memulai kehamilan.

Baca Juga : Selain Manfaat Diet Buah Plum Juga Memiliki Khasiat Bagi Kesehatan

Kekurangan dari  Kb implan ini adalah tidak mampu mencegah terjadinya penyakit menular seksual.

Efek Samping implan:

  • Rasa nyeri di bagian lengan atas atau tempat implan ditanam
  • Menstruasi tidak teratur
  • Peningkatan berat badan
  • Kesulitan hamil kembali setelah implan dilepas

3. KB suntik


KB suntik

Salah satu metode kontrasepsi yang cara kerjanya mencegah terjadinya proses pembuahan dengan mencagah sel sperma dan sel telur agar tidak bertemu juga dengan cara menghentikan produksi sel telur, kb suntik ini berisi hormon progesteron yang bersifat mengentalkan lendir dimulut rahim sehingga dapat mencegah sel sperma masuk kerahim. Hormon progesteron yang disuntikkan kedalam tubuh ini sama saja dengan progesteron yang diproduksi tubuh pada saat perempuan sedang mengalami menstruasi.

Apabila menggunakan Kb suntik tersebut dapat memungkinkan tidak terjadinya masa haid atau menstruasi yang tidak teratur karena sifat dari hormon progesteron tadi dapat menghentikan produksi serta pelepasan sel telur (ovulasi) juga kondisi lapisan rahim yang menipis sehingga pada saat sel telur menempel pada dinding rahim atau berhasil dibuahi maka rahim tersebut tidak mampu mendukung dan kehamilan bisa dicegah.

Efek samping dari KB suntik :

  • Menurut data kementrian kesehatan jenis kb yang terbanyak digunakan oleh perempuan indonesia adalah KB suntik,selain efektif juga kemungkinan adalah alasan yang cukup praktis dengan berbagai alasan apa bila menggunakan kontrasepsi yang lain.
  • Bertambahnya berat badan
  • Menstruasi yang tidak teratur
  • Sakit kepala
  • Nyeri pada bagian payudara
  • Mood yang suka berubah-ubah walaupun tidak pasti muncul pada setiap pengguna kb ini.
  • Tidak cepat subur kembali
  • Tidak melindungi dari penyakit menular seksual

4. IUD /spiral


IUD /spiral

Perangkat kontrasepsi yang berukuran kecil yang berbentuk macam-macam tapi biasa yang ditemukan dalam bentuk “T” mengandung tembaga atau levonorgestrel dan non hormon yang dimasukkan kedalam rahim alatini termasuk dalam kategori kontrasepsi jangka waktu panjang reversibel yang menggunakan metode kelahiran yang paling efektif.

Bagi ibu yang sedang menyusui IUD/AKDR (alat kontrasepsi dalam rahim) ini tidak dapat mempengaruhi ASI si ibu karena itu setiap pencalon atau pemakai AKDR ini harus memperoleh informasi lebih lengkap mengenai kontrasepsi tersebut.

Cara kerja IUD ( intra uterine device) atau AKDR (alatkontrasepsi dalam rahim) :

  1. Mampu menahan sperma yang akan masuk kedalam tuba fallopi
  2. Mempengaruhi fertilisasi sebelumovum mencapai kavum uteri
  3. Mencegah sperma dan ovum bertemu
  4. Membuat sperma sulit masuk dalam alat reproduksi perempuan dan mengurangi kemampuan sperma untuk fertilisasi.
  5. Dapat mencegah implantasi telurdalam uterus.

Kekurangandari IUD

  • Posisi iud dapat bergeser
  • Tidak nyaman bagi wanita terkadang juga baginpria pada saat berhubungan karena adanya benang sisa IUD
  • Dapat menimbulkan efek samping seperti keram serta pendarahan pada saat menstruasi lebih banyak.

5. Kondom


Kondom

Metode kontrasepsi ini dapat digunakan untuk pria maupun wanita , evektivitas kondom  dalam mencegah kehamilan meningkat terutama setelah ditambahkan lubrikan spermisidadi kondom serta kondom juga mampu mencegah terjadinya penyakit menular seksual.

Kekurangan dari kondom tersebut adalah

  • Pada beberapa orang dapat menimbulkan alergi karena bahan pembuat kondom
  • Hanya dapat digunakan sekali saja
  • Pemakaian harus tepat karena dapat timbul resiko terlepas.

6. Vasektomi


Vasektomi

Merupakan prosedur medis yang melibatkan penutupan saluran vas deferens pada pria yang melibatkan prosedur operasi serta bersifat irreversible atau tidak dapat diubah lagi (permanen)

Efek samping vasektomi:

  • Bisa terdapat darah di dalam air mani
  • Memar pada testis beberapa bulan pasca operasi
  • Pendarahan atau pembekuan darah pada area testis
  • Infeksi pasca operasi
  • Perasaan tidak nyaman pasca operasi

7. Tubektomi


Tubektomi

Merupakan proses sterilisasi  pada perempuan yang melibatkan langkah pemotongan serta pengikatan saluran tuba fallopi proses ini juga melibatkan operasi yang beresiko menimbulkan infeksi serta pendarahan didalam  juga bersifat irreversible.

Sama seperti vasektomi, tindakan ini juga memerlukan operasi, tidak mempengaruhi gairah seks ataupun menopause.

Efek samping tubektomi:

  • Nyeri pada panggul atau perut
  • Infeksi pasca operasi
  • Pendarahan
  • Komplikasi
  • Beberapa orang juga dapat mengalami hamil ektopik

Setiap alat kontrasepsi ataupun tindakan pencegahan kehamilan memang memiliki kelebihan dan kekurangan sendiri. Efek sampingnya pun akan berbeda-beda setiap orang, ada orang yang mungkin akan mengalaminya, tapi ada pula yang tidak akan merasakannya.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed